• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Jumat, 9 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Batik Jambi: Mampukah Menjadi Kompetitor Estetik Dunia di Era Digital?

Redaksi by Redaksi
19/10/2025
in OPINI
0
Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd. (Dok. Penulis)

Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd. (Dok. Penulis)

PostTweetShareScan

Oleh : Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd.

​Tren Batik di Dunia Global

Baca juga

Polri Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme dan Jaga Dunia Usaha

08/10/2026

Wakapolri: Polri Perkuat Kehadiran di Wilayah Rawan Konflik

08/10/2026

Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk Tiga Pihak Perusahaan

08/10/2026

Gubernur Al Haris Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Ikut Dikerahkan ke Lapangan

08/10/2026

BPN Bengkulu Tengah Evaluasi Kinerja dan Pelayanan

08/10/2026

Kapolresta Bengkulu Hadiri FGD Sinergitas Forkopimda Cegah Intoleransi dan Radikalisme

08/10/2026

​Elevasi Batik dari kerajinan regional menjadi tren tekstil global telah dipercepat secara signifikan di era digital. Diakui UNESCO sebagai Mahakarya Warisan Budaya Lisan dan Tak Benda Kemanusiaan, Batik kini menempati posisi unik dalam fesyen global, menjembatani high couture dengan gerakan pengadaan etis.

Tren global saat ini ditandai oleh tingginya permintaan untuk narasi tekstil (textile narratives), produk yang menawarkan konteks sejarah mendalam dan otentisitas yang dapat diverifikasi, sangat kontras dengan anonimitas barang yang diproduksi massal (Miller, 2023, hlm. 45).

​Era digital berfungsi bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai medium disruptif, memungkinkan estetika regional mendapatkan paparan global secara instan. Pergeseran ini menuntut Batik, untuk tetap kompetitif, harus memanfaatkan platform digital untuk mengomunikasikan bahasa visualnya yang kompleks dan integritas produksinya, menarik bagi keinginan konsumen modern akan cerita slow-fashion yang unik (Gere, 2024, hlm. 112).

Konsep Batik Dunia: Sejarah, Makna, dan Karakter Motif

​Secara konseptual, “batik dunia” sering digunakan secara luas untuk menggambarkan teknik resist dyeing (pewarnaan tahan-celup) di Asia dan Afrika. Namun, tradisi Indonesia tetap menjadi standar estetika dan teknis global berkat proses canting dan malam (lilin) yang rumit serta makna filosofisnya yang mendalam (Peacock, 2022, hlm. 15).

Setiap motif tradisional Jawa, seperti Kawung atau Sido Mukti, pada dasarnya adalah kode visual atau sistem semiotik yang mendikte tatanan kosmologis dan status sosial.

​Kombinasi unik dari kompleksitas teknis dan kedalaman simbolis ini mengangkat Batik Indonesia melampaui sekadar pembuatan pola menjadi bentuk seni terapan tingkat tinggi.

Karakter khas dari motif-motif ini, sering diilhami oleh sinkretisme Jawa, kosmologi, dan alam adalah pembeda estetika inti yang menetapkan nilai tingginya di pasar internasional (Barnes & Eicher, 2023, hlm. 305). Apresiasi global saat ini bukan hanya untuk keindahan motif tetapi untuk otentisitas budaya yang tertanam dalam setiap garis lilin (Picard, 2021, hlm. 77).

Hakikat Batik di Indonesia

​Hakikat Batik di Indonesia secara inheren terikat pada ritual budaya dan warisan spiritual, berfungsi sebagai simbol perjalanan hidup dan kesinambungan sosial. Peranannya mencakup pakaian seremonial hingga ekspresi identitas pribadi. Hakikat ini terwujud melalui:

​Kerja Manual (Manual Labor): Proses hand-drawn yang teliti mencontohkan kesabaran, presisi, dan tautan meditatif antara pembatik (perajin) dan kain, memberikan nilai spiritual pada kain (Hobsbawm & Ranger, 2021, hlm. 89).

​Warna Kosmik: Penggunaan pewarna alami, seperti nila dan cokelat soga, secara tradisional dikaitkan dengan konsep metafisik dan keseimbangan unsur-unsur alam (Ingersoll & Kligman, 2024, hlm. 55).

​Identitas Kultural: Batik bertindak sebagai dialek visual, segera mengidentifikasi asal regio nal pemakainya dan status sosial, sebuah fungsi budaya yang harus dipertahankan saat bertransformasi secara digital dan global (Schein, 2023, hlm. 18).

​Mempertahankan hakikat ini, keterkaitan asli dengan ritual, proses, dan makna adalah hal yang terpenting, karena otentisitas adalah komoditas paling berharga dalam domain digital yang sangat kompetitif (Gere, 2024, hlm. 180).

Peluang Batik Jambi: Kompetitor Estetik Dunia

Batik Jambi menyajikan kasus yang menarik sebagai calon kompetitor estetik global, menawarkan narasi tandingan yang kuat terhadap gaya Jawa yang dominan. Keunggulan kompetitifnya terletak pada tiga faktor: narasi Melayu yang unik, palet warna yang cerah, dan motif naturalis yang khas (Fox, 2024, hlm. 11).

Motif seperti Kapal Karam, Durian Pecah, dan ikon Angso Duo (Angsa Kembar) diilhami oleh kekayaan flora, fauna, dan dinamika sejarah Kerajaan Melayu Jambi kuno (Wong, 2025, hlm. 32).

​Berbeda dari motif filosofis geometris Jawa Tengah yang cenderung tertahan, Batik Jambi lebih ekspresif, naturalis, dan berani secara visual, merefleksikan lingkungan tropis dan budaya perdagangan pesisir yang historis (Lim, 224, hlm. 58). Untuk berhasil bersaing secara global, Batik Jambi harus menerapkan strategi digital multi-aspek:

​Penceritaan Digital Otentik: Membuat konten digital berkualitas tinggi, mudah dicerna, yang menghubungkan motif Angso Duo langsung ke legenda Kerajaan Jambi, memberikan kedalaman naratif yang diminati konsumen global.

​Kolaborasi Estetika (Crossover): Melakukan kolaborasi strategis dengan desainer internasional untuk memperkenalkan estetika berani Jambi ke dalam lini fesyen kontemporer, menjaga keseimbangan antara tradisi (motif) dan inovasi (potongan) (Wilson, 2023, hlm. 98).

​Transparansi dan Keberlanjutan: Menekankan sumber etis kerajinan dan penggunaan pewarna alami melalui transparansi digital, memanfaatkan permintaan global untuk pakaian warisan yang berkelanjutan (Clark, 2024, hlm. 15).

​Peluang Batik Jambi terletak pada kemampuannya untuk menawarkan alternatif Melayu yang estetis terdeferensiasi, bersemangat, dan kaya sejarah, mendisrupsi pasar saat ini yang didominasi oleh klasikisme Jawa.

​Batik Jambi memiliki modal budaya dan keunikan estetika yang diperlukan untuk berhasil sebagai kompetitor di pasar global digital. Langkah yang diperlukan adalah menerjemahkan narasi spiritual dan alamiah yang terlokalisasi ini secara strategis menjadi aset digital yang menarik.

Dengan storytelling yang kuat dan presentasi visual yang menawan, Batik Jambi tidak hanya akan bersaing, tetapi juga memperkaya khazanah estetika dunia.

Penulis adalah Tenaga ahli Gubernur Jambi – Guru Besar UIN STS Jambi

Previous Post

Lewat Program Pro Jambi Tangguh, Al Haris Bantu Warga Bungo dengan Bedah Rumah

Next Post

Gubernur Jambi Al Haris Kunjungi Misba, Anak Difabel di Bungo yang Butuh Uluran Tangan

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Bandara Sultan Thaha: Upaya Membuka Langit Jambi, Membuka Masa Depan

by Redaksi
17/06/2026
Ir. Syahrasaddin, M.Si. (Dok. Penulis)
OPINI

MBG Jambi :  Dari Piring Anak Menuju Penguatan Ekonomi Desa

by Redaksi
17/06/2026
Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. (dok. Penulis)
OPINI

Perspektif Hukum: Dasar Hukum Hibah Aset Daerah dalam Sistem Pemerintahan Indonesia

by Redaksi
07/06/2026
Syahrasaddin (Dok. Penulis)
OPINI

Strategi Pemerintah Daerah Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat

by Redaksi
05/06/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

SDM sebagai Fondasi Hilirisasi di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur

by Redaksi
04/06/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Migas, Kelapa, Sawit, hingga Kekuatan Maritim Masa Depan

by Redaksi
04/06/2026
Next Post
Gubernur Jambi Al Haris berbincang dengan Misba, seorang anak penyandang disabilitas di Kabupaten Bungo, usai menyerahkan kursi roda dan bantuan sembako, Minggu (19/10/2025). (Foto: Diskominfo - Erict Sutriedi)

Gubernur Jambi Al Haris Kunjungi Misba, Anak Difabel di Bungo yang Butuh Uluran Tangan

Pesilat putri Jambi, Andhini Ayu Puspita Dewi (sabuk biru), bertarung melawan Indri Bulqis dari NTB pada babak perempat final cabang pencak silat PON Bela Diri di GOR Djarum, Kudus, Minggu (19/10/2025). (Dok. Koni Jambi)

Andhini Ayu Kalahkan Wakil NTB, Jambi Pastikan Satu Tiket ke Semifinal PON Bela Diri

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi, H. Cek Endra (tengah), memimpin apel kehormatan dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Satria Bhakti, Kota Jambi, dalam rangka memperingati HUT ke-61 Partai Golkar, Senin (20/10/2025). (Foto: Stepanus)

Peringati HUT ke-61, Golkar Jambi Gelar Apel Kehormatan dan Tabur Bunga di TMP Satria Bhakti

Gubernur Jambi Al Haris menerima Sertifikat Akreditasi Kearsipan Tahun 2024 dengan nilai 90,56 dari Kepala ANRI Dr. Mego Pinandito, M.Eng., di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025). (Dok. Erit - Kominfo)

Pemprov Jambi Masuk 10 Besar Nasional Pengelolaan Arsip Terbaik Tahun 2024

Bripka Rahmada Akbari, Anggota Brimob Polda Jambi dengan Seribu Talenta

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN