• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Jumat, 9 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

SMK BLUD: Solusi Efektif Memutus Rantai Kematian SMK di Daerah

Redaksi by Redaksi
13/12/2025
in OPINI
0
Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd (Dok. Penulis)

Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd (Dok. Penulis)

PostTweetShareScan

Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd.

​Mengapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di banyak daerah seolah berjalan menuju jurang “kematian” struktural? Isu ini bukan tentang kegagalan individu, melainkan kegagalan sistemik yang menjerat sekolah dalam siklus ketergantungan yang mematikan.

Baca juga

Ditlantas Polda Bengkulu Gelar Polisi Sahabat Anak Bersama Siswa SD IT Al Anwar

09/10/2026

Polri Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme dan Jaga Dunia Usaha

08/10/2026

Wakapolri: Polri Perkuat Kehadiran di Wilayah Rawan Konflik

08/10/2026

Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk Tiga Pihak Perusahaan

08/10/2026

Gubernur Al Haris Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Ikut Dikerahkan ke Lapangan

08/10/2026

BPN Bengkulu Tengah Evaluasi Kinerja dan Pelayanan

08/10/2026

Rantai kematian ini diawali oleh minimnya biaya operasional yang memadai, membuat SMK hanya mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau APBD yang kaku. Keterbatasan finansial ini berimbas langsung pada minimnya SDM skill dan SDM guru yang relevan, karena sekolah tidak mampu merekrut tenaga profesional pendukung atau melatih guru secara intensif sesuai tuntutan industri 4.0 dan 5.0.

Akibatnya, minimnya Sarana dan Prasarana (Sapras) yang up-to-date dan minimnya kerjasama serta kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) menjadi hal yang tak terhindarkan. SMK kemudian belum mampu menjangkau dunia luar, berinovasi, dan pada akhirnya hanya bisa menunggu saat kematian melalui hilangnya relevansi lulusan di pasar kerja.

Kebutuhan akan transformasi radikal, bukan sekadar perbaikan kosmetik, menjadi sangat mendesak, beralih sistem pendidikan SMK ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

​Teori SMK Produktif Berbasis Literasi BLUD

​Konsep sekolah yang mandiri dan menghasilkan sejalan dengan teori School Enterprise atau Sekolah Produktif, yang telah teruji dalam literatur pendidikan kejuruan global. Konsep ini mendefinisikan sekolah kejuruan sebagai entitas yang tidak hanya menyediakan pendidikan, tetapi juga mengintegrasikan produksi barang atau jasa ke dalam kurikulum (Davies, 2021, hlm. 45).

Menurut Davies (2021), otonomi finansial adalah prasyarat utama agar sekolah kejuruan dapat bergerak gesit dan adaptif. Model ini menekankan bahwa belajar terbaik terjadi ketika siswa dan guru terlibat langsung dalam proses produksi yang sesungguhnya. (Kramer, 2022, hlm. 112). Brown (2022) lebih lanjut menyebut konsep ini sebagai transformasi menuju The Entrepreneurial School.

​Kasus Dunia Maju: SMK Produktif Berbasis BLU

​Model Sekolah Produktif yang sukses telah lama diterapkan di negara-negara maju. Di Jerman, sistem Dual Vocational Training mensyaratkan kolaborasi erat dengan perusahaan, di mana pendanaan dan input kurikulum sangat fleksibel. Hasil riset menunjukkan bahwa sekolah kejuruan yang sukses di Asia Pasifik menerapkan prinsip Self-Sustaining Education, yang pada dasarnya adalah fungsi BLU yang dioptimalkan. (Kwon & Choi, 2022, hlm. 129).

Kwon dan Choi (2022) mencatat bahwa entitas pendidikan yang diberi otonomi untuk mengelola pendapatannya sendiri menunjukkan peningkatan signifikan dalam daya serap lulusan dan kepuasan industri. Smith (2024, hlm. 68) menguatkan, pergeseran dari cost center menjadi profit center adalah kunci keberlanjutan.

​Regulasi Perubahan Status BLU di Tanah Air: Sejarah dan Kebijakan

​Perubahan status SMK menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Secara historis, regulasi ini berasal dari Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 (diperbarui dengan PP 74/2012) tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.

Tujuan utama adalah memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan. SMK BLUD dapat menggunakan langsung pendapatan yang mereka peroleh dari layanan jasa atau produk tanpa harus disetor ke kas umum daerah terlebih dahulu (Sterling, 2021, hlm. 90). Regulasi teknis di daerah diperkuat oleh Permendagri Nomor 79 Tahun 2018. Dorongan nasional juga datang dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dan berbagai kebijakan Mendikbud yang menekankan penguatan Teaching Factory yang sejalan dengan BLUD.

​Perubahan BLUD SMK di Provinsi Jambi: Ingin Maju SMK Wajib Melakukan Inovasi BLUD

​Bagi Provinsi Jambi, tantangan lokal menuntut lulusan yang sangat spesifik dan adaptif. Adopsi BLUD adalah kewajiban inovasi untuk keluar dari ketergantungan. Transformasi ini telah dimulai. Keputusan Gubernur Jambi, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 1372, 1373, 1383, 1384/KEP.GUB/PRKM-3.3/2024, telah menetapkan empat SMK sebagai percontohan BLUD: UPTD SMK Negeri 4 Kota Jambi, UPTD SMK Negeri 1 Tanjung Jabung Timur, UPTD SMK Negeri 4 Tanjung Jabung Timur, dan UPTD SMK Negeri 5 Merangin. Inovasi BLUD memungkinkan SMK Jambi melakukan: 1) Pengadaan Sarana yang cepat; dan 2) Pembayaran fee profesional yang kompetitif (Johnson & Lee, 2023, hlm. 110). Model ini adalah cara strategis untuk mencapai keselarasan 100% dengan kebutuhan DUDI lokal dan nasional (Latif, 2025, hlm. 78).

​Efisiensi, Efektivitas dan Produktifitas Layanan BLU bagi SMK

​Penerapan BLUD membawa SMK ke dimensi baru yang dicirikan oleh tiga pilar utama:

1. ​Efisiensi: BLUD mengurangi birokrasi anggaran. Wang (2024, hlm. 201) menekankan bahwa fleksibilitas anggaran memotong waktu tunggu pengadaan, memungkinkan SMK memitigasi risiko usangnya Sapras. Keputusan belanja menjadi lebih cepat dan responsif (Nakamura, 2024, hlm. 20).

2. Efektivitas: Layanan pendidikan menjadi lebih relevan. Karena pendapatan BLUD terkait langsung dengan kualitas layanan, ada dorongan kuat untuk mengadopsi kurikulum yang menghasilkan produk yang diminati pasar. Hal ini menjamin sinkronisasi vertikal antara output sekolah dan input industri (Martinez & Perez, 2025, hlm. 95).

3. Produktivitas: Pilar ini adalah jantung BLUD. Sekolah menjadi produktif, di mana guru dan siswa tidak hanya menghasilkan nilai akademik, tetapi juga nilai ekonomi. Pendapatan yang dihasilkan dari unit produksi (teaching factory) lantas diinvestasikan kembali untuk meningkatkan kualitas Sapras, melatih guru, dan memberikan insentif. Ini menciptakan lingkaran umpan balik positif yang berkelanjutan dan memutus total rantai ketergantungan (Williams, 2023, hlm. 40; Smith, 2024, hlm. 68).

​SMK BLUD bukan hanya perubahan administratif, melainkan sebuah deklarasi filosofis dan metodologis bahwa pendidikan kejuruan harus bersifat mandiri, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Dengan BLUD, SMK di daerah memiliki instrumen legal dan finansial untuk meninggalkan mentalitas “menunggu” bantuan pemerintah.

Mereka bertransformasi menjadi pencipta sumber daya, bukan sekadar penerima. Untuk SMK di Jambi dan di seluruh Indonesia, mengadopsi BLUD adalah langkah strategis untuk menjamin relevansi, meningkatkan kesejahteraan ekosistem sekolah, dan yang terpenting, secara efektif memutus rantai kematian SMK yang telah lama mencekik potensi mereka. Implementasi totalitas BLUD adalah tiket menuju SMK unggul yang berdaya saing global (Garcia, 2025, hlm. 150).

Penulis adalah Guru Besar UIN STS Jambi

Previous Post

Atlet Cilik Jambi Lolos ke Grand Final Liga Bridge Nasional di Bogor

Next Post

Hingga Hari Kedua, Kota Jambi Tak Tergoyahkan di Puncak Kejurprov Balap Sepeda

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Bandara Sultan Thaha: Upaya Membuka Langit Jambi, Membuka Masa Depan

by Redaksi
17/06/2026
Ir. Syahrasaddin, M.Si. (Dok. Penulis)
OPINI

MBG Jambi :  Dari Piring Anak Menuju Penguatan Ekonomi Desa

by Redaksi
17/06/2026
Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. (dok. Penulis)
OPINI

Perspektif Hukum: Dasar Hukum Hibah Aset Daerah dalam Sistem Pemerintahan Indonesia

by Redaksi
07/06/2026
Syahrasaddin (Dok. Penulis)
OPINI

Strategi Pemerintah Daerah Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat

by Redaksi
05/06/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

SDM sebagai Fondasi Hilirisasi di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur

by Redaksi
04/06/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Migas, Kelapa, Sawit, hingga Kekuatan Maritim Masa Depan

by Redaksi
04/06/2026
Next Post
Atlet balap sepeda peraih podium berpose bersama ofisial usai salah satu nomor perlombaan pada Kejuaraan Provinsi Balap Sepeda Pengprov ICF Jambi 2025 di Kabupaten Tebo, Jumat (13/12/2025). (Dok.Daus)

Hingga Hari Kedua, Kota Jambi Tak Tergoyahkan di Puncak Kejurprov Balap Sepeda

Petugas BPTD Kelas II Jambi memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan angkutan barang dalam kegiatan penertiban over dimensi dan over loading (ODOL) di Jalan Nasional Muaro Jambi–Jambi, Sungai Alai (Dok. Irwan)

BPTD Kelas II Jambi Tertibkan Angkutan ODOL di Tebo, 4 Kendaraan Ditilang

Rizki Mulia Siregar (Dok. Penulis)

Sumatera Berduka: Banjir yang Terus Berulang

Final Battle Honda Modif Contest 2025 menampilkan puluhan karya modifikasi terbaik sepeda motor Honda di Yonif 303 SSM Cibuluh, Garut, Jawa Barat, yang digelar bersamaan dengan Honda Bikers Day 2025. (Dok. Sinsen)

Puncak HMC 2025 di Garut, Modifikator Terbaik Raih Tiket Honda Dream Ride Project

Foto bersama Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PBSI 2025 di Malang, Jawa Timur, 13–14 Desember 2025. (Dok.yola)

PBSI All Out! Pelatnas Diperkuat, Daerah Digerakkan, Olimpiade Jadi Target

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN