• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Senin, 5 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Arogansi Kekuasaan di Arena Demokrasi Mahasiswa

Admin by Admin
28/02/2026
in OPINI
0
Julius Nainggolan (Dok. Penulis)

Julius Nainggolan (Dok. Penulis)

PostTweetShareScan

Baca juga

SANS Kota Bengkulu menggelar aksi sosial dengan mengunjungi Panti Asuhan Bumi Raflesia di Jalan Kesehatan I, Kelurahan Anggut Atas, Rabu (11/3/2026). (Foto:Yl)

SANS Bengkulu Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti

12/03/2026
Presiden Mahasiswa BEM KBM UNIB M. Ghifar Alfariszy. (Foto:Yl)

Presiden Mahasiswa UNIB Kecam OTT Bupati Rejang Lebong

11/03/2026

Kelvin Aldo: Razia Moral Satpol PP Berpotensi Melampaui Batas

09/03/2026

BEM Unihaz Soroti Polemik Porsi MBG, Minta Transparansi SPPG Bengkulu

08/03/2026

Menang Telak! Ghifar–Faizah Kantongi 3.225 Suara di PEMIRA UNIB 2026

04/03/2026

Kuasa Tanpa Etika di Ruang Privat

04/03/2026

Oleh: Julius Nainggolan

Pemilihan Raya (Pemira) di Universitas Dehasen Bengkulu (Unived) memicu kegaduhan lintas kampus dan organisasi mahasiswa. Arena demokrasi yang seharusnya menjadi ruang adu gagasan justru berubah menjadi ajang saling tuding dan ketegangan.

Penulis menilai, Pemira Unived menjadi panggung pertarungan terbuka di tengah dinamika organisasi mahasiswa se-Bengkulu.

“Pemira seharusnya menjadi ruang pendidikan politik. Bukan pelampiasan hasrat kekuasaan,” tulis Julius, Sabtu (28/2/2026).

Pemira Kampus Lain Minim Gejolak

Ia membandingkan dengan kampus lain di Bengkulu. Pemira di Universitas Bengkulu (UNIB) dilakukan secara daring. Universitas Hazairin (UNIHAZ) memilih musyawarah. UIN Fatmawati Sukarno relatif tertutup dari intervensi eksternal. Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) bahkan tidak menggelar Pemira.

Sorotan publik pun tertuju ke Unived karena ruang kompetisi terbuka lebar.

OKP Ekstra Kampus dan Dalih Solidaritas

Kehadiran organisasi kepemudaan (OKP) ekstra kampus dalam dinamika pemilihan BEM memunculkan perdebatan. Konstitusi melalui Pasal 28 UUD 1945 menjamin kebebasan berserikat dan berkumpul.

Menurut Julius, selama tidak melanggar aturan kampus atau melakukan intimidasi, kehadiran mereka bisa dipandang sebagai ekspresi politik mahasiswa.

“Ibarat warga yang menyaksikan rapat umum terbuka. Kehadiran tidak otomatis berarti penguasaan forum,” tulisnya.

Ia juga menyebut pengamat eksternal bisa diposisikan sebagai kontrol moral agar proses berjalan transparan, layaknya pemantau independen dalam pemilu nasional.

Dugaan Kekerasan dan Batas Otoritas Dosen

Namun polemik memuncak setelah muncul dugaan penganiayaan oleh petinggi kampus terhadap mahasiswa. Julius menegaskan, kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam ruang publik.

“Tidak ada alasan yang membenarkan penganiayaan. Jika dalihnya menjaga ketertiban, tindakan tetap harus proporsional,” tegasnya.

Ia mengingatkan, KUHP hanya membenarkan pembelaan terpaksa (noodweer) dengan syarat sangat ketat. Dosen memiliki otoritas akademik, bukan otoritas represif.

“Guru tidak berubah menjadi aparat penegak hukum hanya karena melihat pelanggaran,” tulis Julius.

Ia menambahkan, pendidik terikat kode etik profesional. Kekerasan terhadap mahasiswa, apalagi di luar konteks akademik, merupakan pelanggaran moral serius.

Demokrasi Tak Boleh Dibalas Kekerasan

Julius menegaskan, keberatan atas kehadiran pihak tertentu dalam Pemira harus diselesaikan melalui dialog dan mekanisme aturan, bukan tindakan fisik.

“Dinamika demokrasi kampus tidak boleh dibalas dengan kekerasan. Jika ini dibiarkan, etika akademik akan runtuh,” tulisnya.

Ia mengingatkan, kampus adalah ruang intelektual dan pembelajaran nilai demokrasi. Ketika kekerasan menjadi respons atas perbedaan, maka pendidikan kehilangan ruhnya.

Opini ini menjadi pengingat bahwa demokrasi mahasiswa membutuhkan kedewasaan, bukan arogansi kekuasaan. (Yl)

Tags: Bengkulu
Previous Post

Honda DBL 2026 Jambi Berakhir, SMK Unggul Sakti dan Suria Harapan Rebut Gelar Juara

Next Post

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Bandara Sultan Thaha: Upaya Membuka Langit Jambi, Membuka Masa Depan

by Redaksi
17/06/2026
Ir. Syahrasaddin, M.Si. (Dok. Penulis)
OPINI

MBG Jambi :  Dari Piring Anak Menuju Penguatan Ekonomi Desa

by Redaksi
17/06/2026
Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. (dok. Penulis)
OPINI

Perspektif Hukum: Dasar Hukum Hibah Aset Daerah dalam Sistem Pemerintahan Indonesia

by Redaksi
07/06/2026
Syahrasaddin (Dok. Penulis)
OPINI

Strategi Pemerintah Daerah Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat

by Redaksi
05/06/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

SDM sebagai Fondasi Hilirisasi di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur

by Redaksi
04/06/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Migas, Kelapa, Sawit, hingga Kekuatan Maritim Masa Depan

by Redaksi
04/06/2026
Next Post
Gubernur Jambi Al Haris bersama Bupati Merangin M. Syukur dan jajaran Forkopimda foto bersama usai Safari Ramadhan 1446 H di Masjid Jami’ Al-Mu’minin, Kelurahan Pasar Pamenang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Sabtu (28/2/2026) malam. (Dok. Erit)

Safari Ramadhan di Pamenang, Gubernur Al Haris Ajak Perkuat Akhlak dan Peran Keluarga

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata berdialog dengan Bupati Kabupaten Bungo Dedy Putra (Dok. Humas)

Ivan Wirata: Perbaikan Jalan dan Bandara Muara Bungo Penting untuk Konektivitas Wilayah Barat Jambi

Dugaan Skandal Kades Bunga Tanjung, Bupati Mukomuko Bungkam

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Ichsan Nur. (Dok/yl)

Respons Cepat, Ditresnarkoba Polda Bengkulu Bongkar Dugaan Transaksi Sabu

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026). (Dok/yl)

Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN