JT.COM – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu sekaligus Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, H. Suharto, S.E., MBA, dan AKBP Banyu Erni Juarsih, Kasubdit Satpam Polda Bengkulu, menyiapkan pesta pernikahan putrinya, dr. Intan Rahma Safitry, MARS dengan Aditya Putra, S.E, secara meriah dan penuh nuansa budaya.
Pernikahan yang digelar pada 22 Mei 2026 itu mengusung kolaborasi adat Bengkulu dan Jawa.
Persiapan acara pun disebut sudah mencapai sekitar 90 persen.
“Alhamdulillah, dekorasi, tenda, hingga seluruh konsep acara sudah hampir selesai. Tinggal penyempurnaan saja,” ujar Suharto, Rabu (20/5/2026).
Nuansa adat Bengkulu dipadukan dengan budaya Jawa dalam berbagai ornamen dan prosesi.
Salah satunya menghadirkan kembar mayang serta pertunjukan seni tradisional Jawa yang jarang ditampilkan di Bengkulu.
“Saya orang Jawa, tetapi tetap menggunakan adat Bengkulu. Ini bentuk kolaborasi budaya agar tradisi daerah tetap lestari dan tidak hilang,” katanya.
Tak tanggung-tanggung, pesta resepsi nanti juga akan menghadirkan sinden nasional Dr. Elisa bersama sejumlah seniman ternama.
Selain itu, tamu undangan akan disuguhkan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk yang dipandu dalang asal Jawa Timur dan seniman lokal Bengkulu.
“Beliau bukan asli putri Jawa, tetapi sangat menguasai seni budaya Jawa. Ini menjadi inspirasi bagi generasi muda agar tetap mencintai budaya daerah,” ungkap Suharto.
Acara resepsi dijadwalkan berlangsung di Gedung Horizon pada Sabtu malam.
Selain hiburan tradisional, sejumlah penyanyi dengan berbagai genre musik juga akan tampil memeriahkan suasana.
Dalam kesempatan itu, Suharto juga mengajak rekan-rekan jurnalis di Kota Bengkulu untuk turut hadir dan meramaikan resepsi pernikahan putrinya.
“Kami mengundang sahabat-sahabat media yang ada di Bengkulu untuk hadir, sekaligus mendoakan putra-putri kami agar menjadi keluarga sakinah dan bahagia,” ucapnya.
Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman, dan menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga serta tokoh masyarakat di Bengkulu. (hln)
















Discussion about this post