Blitar,Jabungtoday.com – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tawangsari 2 yang berlokasi di Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, hingga kini belum kembali beroperasi setelah masa libur.
Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap puluhan relawan yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas dapur serta ribuan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemilik dapur SPPG Tawangsari 2, Muslikah, mengungkapkan bahwa operasional dapur masih terhenti karena persoalan yang belum terselesaikan. Akibatnya, proses produksi dan distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat belum dapat dilakukan.
Menurut Muslikah, sedikitnya terdapat 50 relawan yang selama ini bekerja di dapur tersebut. Mereka kini harus menunggu kepastian kapan dapur dapat kembali beroperasi seperti biasa.
“Harapan kami permasalahan ini bisa segera selesai sehingga dapur dapat kembali beroperasi dan para relawan bisa kembali bekerja,” ujarnya. Selasa (4/8/2026).
Tidak hanya berdampak terhadap tenaga kerja, penghentian sementara operasional dapur juga memengaruhi penyaluran Program Makan Bergizi Gratis kepada sekitar 2.400 penerima manfaat yang sebelumnya rutin menerima distribusi makanan dari SPPG Tawangsari 2.
Muslikah berharap seluruh pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut dapat segera menemukan solusi terbaik agar pelayanan kepada masyarakat tidak terus tertunda. Menurutnya, keberlangsungan operasional dapur tidak hanya menyangkut aktivitas produksi, tetapi juga menyangkut kebutuhan para penerima manfaat serta mata pencaharian puluhan relawan.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya. Karena itu, kelancaran operasional setiap dapur SPPG dinilai memiliki peran penting dalam memastikan distribusi makanan bergizi berjalan sesuai jadwal.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala SPPG Tawangsari 2 belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp juga belum memperoleh respons.
Dengan belum adanya kepastian mengenai penyelesaian persoalan tersebut, aktivitas dapur masih berhenti total. Para relawan berharap operasional dapat segera dipulihkan sehingga pelayanan kepada ribuan penerima Program Makan Bergizi Gratis kembali berjalan normal dan mereka dapat kembali menjalankan pekerjaan seperti sebelumnya.(Ed)
















Discussion about this post