• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Kamis, 8 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Barantin dan Pemprov Jambi Kembangkan Kampung Pangan Terpadu di Buluran Kenali

Redaksi by Redaksi
07/10/2026
in ADVERTORIAL, DAERAH, PEMERINTAHAN
0
PostTweetShareScan

JT.COM – Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Pemerintah Provinsi Jambi dan sejumlah pemangku kepentingan mengembangkan Kampung Pangan Terpadu di Kelurahan Buluran Kenali, Kota Jambi.

Pengembangan kawasan tersebut ditandai dengan pencanangan agrowisata tanaman kacang koro serta penyerahan 50 kilogram benih kacang koro, 30.000 ekor benih ikan nila, dan 360 bibit pohon, Rabu (7/10/2026).

Baca juga

Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Perkuat Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Rentan

07/10/2026

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

07/10/2026

Polresta Bengkulu Terima Kunjungan Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Bengkulu Tahap II

07/10/2026

Polsek Ipuh Tingkatkan KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kecelakaan Lalu Lintas

07/10/2026

Panen Cabai Smart Farming, Kepahiang Mulai Bertani dengan IoT

06/10/2026

Hendra Taufik Tekankan Transparansi, Ini 6 Misinya

06/10/2026

Program Kampung Pangan Terpadu diarahkan untuk mengembangkan potensi pangan lokal sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.

Sekretaris Utama Badan Karantina Indonesia Shahandra Hanitiyo mengatakan, Kampung Pangan Terpadu tidak hanya ditujukan sebagai kawasan produksi, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pengembangan inovasi pangan.

“Hari ini kita tidak hanya mencanangkan sebuah kawasan, tetapi juga mencanangkan sebuah harapan untuk memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan potensi daerah, dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Shahandra.

Benih ikan nila dalam kegiatan tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam. Sementara 360 bibit pohon didukung Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Batanghari.

Seluruh bantuan tersebut telah melalui pemeriksaan dan pengujian laboratorium karantina serta dinyatakan bebas dari hama dan penyakit ikan maupun tumbuhan sehingga dapat dikembangkan di kawasan tersebut.

Shahandra mengatakan, konsep Kampung Pangan Terpadu menggabungkan berbagai unsur dalam satu kawasan, mulai dari tanaman, ikan, ternak, lingkungan, hingga keterlibatan masyarakat.

“Kami berharap kawasan ini dapat menjadi ruang produksi sekaligus edukasi dan inovasi pangan bagi masyarakat dan generasi muda,” katanya.

Pengembangan kacang koro menjadi salah satu bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan komoditas pangan lokal.

Dalam pengembangan kawasan tersebut, Barantin menggandeng Pemerintah Provinsi Jambi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), PAPTAKI, kelompok tani, serta sejumlah pihak lainnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pengembangan Kampung Pangan Terpadu sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal di tengah masyarakat.

Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia berharap kawasan pangan terpadu dapat mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dukungan serupa disampaikan HKTI Jambi dan PAPTAKI, terutama dalam mendorong pengembangan kacang koro sebagai salah satu alternatif komoditas pangan lokal.

Pencanangan kawasan tersebut ditutup dengan penanaman bersama sebagai simbol komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju Hari Karantina Indonesia ke-149 dan HUT ke-3 Badan Karantina Indonesia.

Melalui kolaborasi tersebut, Barantin mendorong agar fungsi perlindungan sumber daya hayati berjalan beriringan dengan pengembangan potensi ekonomi daerah.

Kampung Pangan Terpadu diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga berkembang menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat dan generasi muda mengenai produksi pangan, budidaya, lingkungan, serta pemanfaatan komoditas lokal secara berkelanjutan. (Adv)

Previous Post

Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Perkuat Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Rentan

Artikel lainnya

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Perkuat Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Rentan

by Redaksi
07/10/2026
DAERAH

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

by Redaksi
07/10/2026
DAERAH

Polresta Bengkulu Terima Kunjungan Tim Audit Kinerja Itwasda Polda Bengkulu Tahap II

by Admin
07/10/2026
DAERAH

Polsek Ipuh Tingkatkan KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kecelakaan Lalu Lintas

by Admin
07/10/2026
DAERAH

Hendra Taufik Tekankan Transparansi, Ini 6 Misinya

by Admin
06/10/2026
ADVERTORIAL

Buka Rapat Timpora Tingkat Provinsi Jambi, Wagub Sani: Perketat Pengawasan Orang Asing

by Redaksi
06/10/2026

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN