JT.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui Bencoolen Fest 2026. Kegiatan yang berlangsung di Bencoolen Mall pada 9–11 Oktober 2026 ini menjadi ruang promosi produk lokal sekaligus memperluas pasar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A. Denny, S.H., M.M., membuka kegiatan tersebut mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Jumat (9/10/2026).
Dalam sambutannya, Denny mengapresiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu dan seluruh mitra yang berkolaborasi menyelenggarakan Bencoolen Fest 2026.
Menurutnya, festival ini bukan sekadar agenda satu lembaga. Bencoolen Fest mempertemukan UMKM binaan BI, pelaku usaha binaan pemerintah daerah, perbankan, komunitas, serta pelaku usaha mandiri dalam satu ruang promosi.
“Bencoolen Fest telah tumbuh menjadi agenda bersama. Di dalamnya terdapat UMKM binaan Bank Indonesia, UMKM binaan pemerintah daerah, perbankan, komunitas, dan pelaku usaha yang berkembang secara mandiri. Inilah wajah ekonomi Bengkulu yang sebenarnya,” ujar Denny.
Denny menegaskan, kegiatan seperti Bencoolen Fest perlu terus berlanjut karena dapat menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Ia berharap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati festival, tetapi juga membeli produk yang dipasarkan pelaku UMKM.
Ia juga menyinggung program Semarak Merah Putih yang digagas Gubernur Helmi Hasan dan digelar di berbagai kabupaten dan kota di Bengkulu. Program tersebut membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk, menjangkau konsumen baru, dan meningkatkan pendapatan.

Denny mencontohkan kegiatan Tabut yang, menurutnya, mampu menghasilkan perputaran uang hingga sekitar Rp26 miliar. Capaian tersebut menunjukkan potensi kegiatan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi daerah.
“Alhamdulillah, inilah yang diharapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Kegiatan-kegiatan ekonomi seperti ini perlu terus kita lakukan dan berlanjut ke depannya,” katanya.
Selain memperluas pasar, Denny menilai dukungan perbankan berperan penting dalam memperkuat usaha masyarakat. Akses pembiayaan dan pendampingan usaha dapat membantu UMKM berkembang secara berkelanjutan.
Karena itu, ia mendorong sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dan pelaku usaha. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu.
“Harapan kita, ketika ekonomi tumbuh, masyarakat juga semakin sejahtera,” ujarnya.
Denny mengajak masyarakat mengunjungi Bencoolen Fest 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 9–11 Oktober, di Bencoolen Mall. Ia berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat, mencoba, dan membeli berbagai produk unggulan daerah.
Menurutnya, dukungan konsumen terhadap produk lokal dapat membantu pelaku usaha memperluas pasar dan menjaga keberlangsungan bisnis mereka.
“Bencoolen Fest 2026 diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi UMKM, pelaku usaha, petani, pengrajin, dan masyarakat Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.
Denny kemudian secara resmi membuka Bencoolen Fest 2026.
“Bismillahirrahmanirrahim, Bencoolen Fest 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya. (Yl)












Discussion about this post