JT.COM – Keterbatasan anggaran tidak menghentikan PBSI Provinsi Bengkulu menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Bengkulu 2026. Organisasi bulu tangkis ini tetap berupaya menjalankan pembinaan atlet dan menyiapkan pemain potensial untuk bersaing di tingkat nasional.
Kejurprov PBSI Bengkulu 2026 berlangsung di GOR Badminton 55, Kota Bengkulu, Kamis (15/10/2026). Kejuaraan ini menjadi bagian dari agenda pembinaan sekaligus ajang menjaring atlet yang berpeluang mewakili Bengkulu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI.
Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, H.Suharto,SE.,MBA., yang diwakilkan langsung oleh Ketua Panitia Pelaksana, Edy Sujatmiko, S.Sos., mengatakan panitia bersama PBSI Provinsi Bengkulu berupaya menyelenggarakan kejuaraan di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, komitmen dan kreativitas organisasi menjadi faktor penting agar agenda pembinaan tetap berjalan.
“PBSI Provinsi Bengkulu tetap berupaya menjalankan Kejurprov dengan sebaik-baiknya meskipun menghadapi keterbatasan anggaran. Kami berusaha memaksimalkan kemampuan dan sumber daya yang ada agar pembinaan atlet tetap berjalan,” ujar Edy.
Keterbatasan dukungan anggaran juga perlu dilihat dalam konteks kebijakan efisiensi pemerintah. Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 mengatur efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Kebijakan tersebut menjadi salah satu konteks yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan anggaran kegiatan, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan keputusan anggaran yang berlaku.
Meski demikian, pembinaan atlet membutuhkan kesinambungan. PBSI Provinsi Bengkulu berharap pemerintah daerah, KONI, dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat dukungan terhadap pengembangan olahraga bulu tangkis, mulai dari kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja, taruna, hingga dewasa.
Kejurprov PBSI Provinsi Bengkulu 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi antar atlet daerah. Hasil kejuaraan ini juga menjadi modal untuk mempersiapkan atlet yang akan berlaga di tingkat nasional.
Edymiko menjelaskan, para juara Kejurprov Bengkulu direncanakan mengikuti Kejurnas PBSI pada Desember 2026. Berdasarkan informasi yang diterima panitia, Sulawesi Tengah menjadi lokasi yang direncanakan sebagai tuan rumah. Namun, kepastian lokasi masih perlu menunggu informasi resmi.
“Para juara Kejurprov Bengkulu akan kami persiapkan untuk mengikuti Kejurnas. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan atlet untuk menunjukkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding melawan pemain dari berbagai daerah,” kata Edy.
Keikutsertaan di Kejurnas diharapkan dapat membantu atlet Bengkulu mengukur kemampuan, meningkatkan pengalaman, dan memperluas peluang meraih prestasi. Persaingan di tingkat nasional juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet.

Sekretaris Umum PBSI Provinsi Bengkulu, Ahmad Saihoni, menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan agar pembinaan atlet dapat berlangsung secara konsisten. Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan daerah menjadi salah satu tahapan untuk menemukan dan mengembangkan bibit atlet potensial.
“Pembinaan tidak bisa berhenti pada satu kejuaraan. Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah, KONI, dan berbagai pihak agar atlet Bengkulu memiliki kesempatan berlatih, bertanding, dan berkembang hingga tingkat nasional,” ujar Ahmad Saihoni.
Ia berharap atlet yang menunjukkan prestasi di tingkat nasional dapat memperoleh kesempatan mengikuti pembinaan lanjutan, termasuk peluang masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) sesuai mekanisme dan penilaian PBSI.
Sebagai bagian dari pelaporan organisasi, hasil Kejurprov juga akan disampaikan kepada Pengurus Besar PBSI. Langkah ini diharapkan mendukung koordinasi pembinaan antara tingkat provinsi dan nasional.
Di tengah keterbatasan anggaran, penyelenggaraan kejuaraan ini diharapkan tetap membuka ruang bagi atlet daerah untuk menunjukkan kemampuan dan mengejar prestasi.
PBSI Provinsi Bengkulu berharap kejuaraan tersebut melahirkan lebih banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus membawa nama Provinsi Bengkulu dalam olahraga bulu tangkis Indonesia. (Yl)












Discussion about this post