BLITAR, BITNews.id – Gelaran Cakrapalah Sport Fest 2026 resmi mencapai puncaknya di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar, Sabtu (24/10/2026) malam. Mengusung tema “She’s Got Power: Women Sport Vibes”, festival yang berlangsung sejak 17 Oktober 2026 ini menjadi ruang pemberdayaan perempuan, kreativitas generasi muda, sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.
Malam puncak festival berlangsung meriah dengan penampilan grup musik nasional Letto yang menghibur ribuan pengunjung. Kehadiran grup musik tersebut menambah semarak penutupan sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan yang memadukan olahraga, seni, budaya, dan kepedulian sosial.
Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Anggia Ermarini, menegaskan bahwa Cakrapalah Sport Fest tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga. Menurutnya, kegiatan ini dirancang sebagai ruang inklusif bagi perempuan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan di tengah masyarakat.
“Melalui Cakrapalah Sport Fest, perempuan diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi, mengasah kemampuan, serta memperkuat tali silaturahmi dan kebersamaan berbasis aktivitas positif,” kata Anggia di sela acara.
Dukungan terhadap penyelenggaraan festival juga disampaikan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria. Ia menilai keterlibatan perempuan dan generasi muda dalam berbagai kegiatan menunjukkan besarnya potensi sumber daya manusia di Kabupaten Blitar apabila mendapatkan ruang pengembangan yang tepat.
Selama sepekan, festival menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari lomba senam, permainan tradisional gobak sodor, olahraga padel, hingga turnamen bola voli antarpelajar dan kategori umum. Selain itu, Parade Batik yang diinisiasi Blitar Youth Forum bersama Asosiasi Batik Kabupaten Blitar turut menjadi upaya mengenalkan warisan budaya daerah kepada generasi muda.
Pada penutupan acara, Anggia Ermarini juga menyerahkan donasi sebesar Rp20 juta melalui NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Blitar untuk disalurkan kepada warga Nahdliyin yang membutuhkan. Perpaduan olahraga, kreativitas, budaya, dan aksi sosial tersebut diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan perempuan sekaligus mendorong kemajuan sosial masyarakat Kabupaten Blitar.(*)















Discussion about this post