JT.COM – Prestasi di lintasan resmi menjadi bukti bahwa hobi balap motor bisa mengantarkan seseorang meraih juara.
Pesan inilah yang disampaikan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bengkulu, Kombes Pol. Mochammad Hasan, setelah meraih sejumlah podium dalam ajang balap motor.
Hasan mencatatkan tiga podium pertama, serta masing-masing podium kedua dan ketiga di sejumlah kelas yang diikutinya.
Prestasi tersebut sejalan dengan semangat Kapolda Cup Road Race Championship 2026 yang berakhir di sirkuit nonpermanen depan Polresta Bengkulu, Minggu (25/10/2026).
Kejuaraan ini menarik perhatian besar pencinta otomotif. Sebanyak 780 starter ambil bagian, sekaligus mencatat rekor jumlah peserta tertinggi dalam penyelenggaraan event balap motor di Bengkulu.
Capaian Hasan menjadi pesan bahwa olahraga otomotif dapat menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, menguji keterampilan, dan meraih prestasi melalui kompetisi yang sportif.
Hasan berharap tingginya antusiasme peserta Kapolda Cup 2026 mendorong semakin banyak generasi muda Bengkulu menekuni olahraga balap motor secara positif.
Menurutnya, pembalap muda membutuhkan wadah yang tepat untuk mengembangkan bakat. Kejuaraan resmi dapat menjadi tempat untuk berlatih, mengukur kemampuan, dan membangun prestasi tanpa membahayakan pengguna jalan.
“Generasi muda yang memiliki minat dan bakat di dunia otomotif hendaknya menyalurkannya melalui ajang balap resmi. Dengan begitu, kemampuan mereka bisa berkembang, prestasi dapat diraih, dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” ujar Hasan.
Ia menegaskan, balap liar di jalan raya bukan pilihan yang tepat untuk menyalurkan adrenalin. Aksi tersebut berisiko menyebabkan kecelakaan dan membahayakan pelaku, pengendara lain, serta masyarakat.
Karena itu, Hasan mendorong anak muda memanfaatkan sirkuit resmi sebagai tempat menyalurkan hobi sekaligus mengejar prestasi.
Kapolda Cup Road Race Championship 2026 menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga otomotif di Bengkulu. Jumlah peserta yang mencapai 780 starter menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap balap motor.
Antusiasme tersebut perlu diikuti dengan pembinaan berkelanjutan, mulai dari penyediaan kompetisi resmi hingga pengembangan kemampuan pembalap lokal.
Dengan dukungan yang tepat, pembalap Bengkulu berpeluang meningkatkan prestasi dan bersaing di tingkat nasional.
Kejuaraan ini juga membawa pesan penting tentang keselamatan berlalu lintas. Penyaluran hobi melalui kompetisi resmi dapat membantu mengarahkan energi generasi muda ke kegiatan yang lebih terukur dan bertanggung jawab.
Hasan berharap semangat Kapolda Cup tidak berhenti setelah perlombaan berakhir. Ia ingin semakin banyak anak muda mengembangkan bakat otomotif melalui jalur prestasi, bukan aksi berbahaya di jalan raya.
Salurkan adrenalin di sirkuit, raih prestasi tanpa membahayakan pengguna jalan. (Yl)















Discussion about this post