JT.COM – Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat mengingatkan masyarakat agar mewaspadai judi online dan berbagai modus penipuan yang dapat merugikan ekonomi keluarga.
Imbauan itu disampaikan saat kegiatan Polisi Kumpul Bersama Masyarakat di Pasar Ikan Baru Koto, Jalan Tongkol, Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Rabu (28/10/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 09.50 WIB tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan warga. Polisi mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Rahmad hadir bersama Kasat Binmas Polresta Bengkulu AKP Nurlaila, S.Sos., Kapolsek Teluk Segara AKP Nofrizal, S.H., M.H., pejabat utama Polresta Bengkulu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Malabero, tokoh masyarakat, dan sekitar 25 warga.
Dalam dialog tersebut, Rahmad mengingatkan warga agar tidak mudah tergiur janji keuntungan instan dari perjudian daring. Praktik ini berisiko menimbulkan kerugian finansial, menambah beban utang, hingga memicu konflik dalam keluarga.
“Kami ingin Polri selalu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, maupun masukan dari warga. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat membangun komunikasi yang baik dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar Rahmad.
Ia mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan teknologi digital dan menjauhi aktivitas perjudian yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun keluarga.
Selain judi online, Rahmad meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan. Masyarakat perlu memeriksa kebenaran informasi sebelum melakukan transaksi, mentransfer uang, atau menanggapi tawaran yang tidak masuk akal.
Warga juga diingatkan untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi, kata sandi, kode OTP, maupun informasi rahasia kepada pihak lain.
Persoalan ketertiban lalu lintas turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Rahmad menegaskan bahwa penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar dan menimbulkan kebisingan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Ia mengimbau pengendara menggunakan knalpot sesuai standar pabrikan dan mematuhi peraturan lalu lintas.
“Kenyamanan masyarakat harus kita jaga bersama. Kami mengimbau para pengendara agar menggunakan knalpot sesuai standar pabrikan dan tidak melakukan aktivitas yang menimbulkan kebisingan maupun keresahan. Kepatuhan terhadap aturan merupakan bagian dari tanggung jawab kita untuk menciptakan ketertiban di lingkungan sekitar,” lanjutnya.
Kapolresta juga menyoroti potensi kenakalan remaja dan aksi geng motor. Ia meminta jajaran kepolisian meningkatkan penyuluhan kepada generasi muda serta mengajak orang tua memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka di lingkungan keluarga dan pengarahan terhadap kegiatan positif dapat membantu mencegah remaja terlibat dalam perilaku yang melanggar hukum.
Dalam kesempatan itu, Rahmad menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110. Layanan ini dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan gangguan keamanan maupun meminta bantuan kepolisian.
Ia mengajak warga memanfaatkan saluran tersebut ketika membutuhkan bantuan atau mengetahui kejadian yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Rahmad juga mendorong masyarakat mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling), terutama di kawasan Pasar Barukoto dan sekitarnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk kembali mengaktifkan Satkamling dan memperkuat kepedulian antarwarga. Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat kita cegah sejak dini,” tutupnya.
Kegiatan Polisi Kumpul Bersama Masyarakat berakhir sekitar pukul 09.50 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.
Melalui pendekatan dialogis dan humanis, Polresta Bengkulu berupaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap persoalan yang berkembang di lingkungan warga.
Polresta Bengkulu berharap kerja sama antara polisi dan masyarakat semakin kuat untuk mencegah kejahatan, menjaga ketertiban, dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman. (Yl)















Discussion about this post