JT.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu menyalurkan santunan kepada dua keluarga korban kebakaran di Desa Tebat Tenong Dalam, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (6/11/2026).
Masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp20 juta. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp40 juta untuk membantu korban membangun kembali rumah mereka setelah kebakaran.
Musibah tersebut terjadi pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Api menghanguskan rumah Batul (75) dan merusak sebagian rumah Madin (70).
Peristiwa itu juga merenggut nyawa Utima (71), istri Batul, yang meninggal dunia di dalam rumah saat kebakaran terjadi.
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd. Ia didampingi Wakil Ketua IV H. Adi Sukmono, S.Pd., serta anggota DPRD dari daerah pemilihan Curup Utara–Bermani Ulu, Titin Sumarni.
Dalam kesempatan itu, Yulkamra menyampaikan salam dari Gubernur Bengkulu yang belum dapat hadir secara langsung untuk menemui keluarga korban.
“Kami hadir untuk meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat membantu mereka membangun kembali rumahnya,” ujar Yulkamra.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para ASN Pemerintah Provinsi Bengkulu serta para muzaki yang menitipkan amanah melalui BAZNAS.
“Bantuan ini merupakan amanah dari para ASN dan muzaki yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS. Kami menyalurkannya kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Setiap keluarga menerima bantuan dengan rincian Rp17,5 juta dalam bentuk bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya upah tukang.
Dengan skema tersebut, bantuan diharapkan dapat digunakan sesuai kebutuhan pembangunan rumah, sehingga keluarga korban bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Kepala Desa Tebat Tenong Dalam, Samsul Ahmadi, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Bengkulu, BAZNAS Provinsi Bengkulu, dan masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap warganya.
Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga korban yang sedang menghadapi masa sulit setelah kehilangan rumah dan anggota keluarga.
“Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Tebat Tenong Dalam, kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bengkulu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu beserta jajaran, serta seluruh masyarakat yang telah membantu warga kami,” ujarnya.
Samsul juga menyampaikan bahwa kebakaran yang terjadi pada 26 Oktober 2026 tidak hanya mengakibatkan dua rumah terbakar, tetapi juga merenggut nyawa Utima, istri Batul.
“Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga korban untuk bangkit kembali setelah musibah. Semoga seluruh kebaikan ini dibalas Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda,” ucapnya.
Penyerahan bantuan turut dihadiri perangkat desa dan masyarakat setempat. Kehadiran BAZNAS di tengah keluarga korban menjadi bentuk penyaluran amanah para muzaki sekaligus kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan setelah tertimpa musibah. (Yl)
















Discussion about this post