• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Selasa, 13 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Aliansi Petani Tuntut Evaluasi Satgas PKH, Pemprov Jambi Bentuk Tim Internal

Redaksi by Redaksi
04/08/2025
in DAERAH
0
Asisten I Setda Provinsi Jambi Arief Munandar (tengah berbaju krem) bersama pejabat Pemprov dan DPRD Jambi berdialog dengan perwakilan massa Aliansi Petani Menggugat di Aula Kantor Gubernur Jambi, Senin (4/8/2025). (Dok. Stepanus)

Asisten I Setda Provinsi Jambi Arief Munandar (tengah berbaju krem) bersama pejabat Pemprov dan DPRD Jambi berdialog dengan perwakilan massa Aliansi Petani Menggugat di Aula Kantor Gubernur Jambi, Senin (4/8/2025). (Dok. Stepanus)

PostTweetShareScan

JT.COM – Aksi ratusan petani yang tergabung dalam Aliansi Petani Menggugat di depan Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Jambi, Senin (4/8/2025), membuahkan respons dari Pemerintah Provinsi dan DPRD Jambi.

Pemprov Jambi menyatakan akan membentuk Tim Internal Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di tingkat provinsi serta menyampaikan aspirasi massa ke pemerintah pusat.

Baca juga

Polri Resmikan Logo dan Posko Polisi Bersama Masyarakat, Perkuat Arah Pelayanan Publik

13/10/2026

Al Haris Minta RSUD Raden Mattaher Tingkatkan Layanan, Targetkan Waktu Penanganan IGD di Bawah 6 Jam

13/10/2026

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Subbid Penmas Polda Bengkulu Edukasi Siswa SMP Negeri 08

13/10/2026

Polres Mukomuko Gelar Commander Wish Pengaturan Pagi, Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman dan Kondusif

13/10/2026

Polri Gencarkan Pemberantasan Narkoba, Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba

13/10/2026

Gubernur Al Haris Apresiasi Sekolah Rakyat Sarolangun, Anggaran Rp 400 Miliar untuk 2.550 Siswa

13/10/2026

Kesimpulan itu disampaikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Jambi, Arief Munandar.

“Akan dibentuk Tim Internal Satgas PKH di Provinsi Jambi yang melibatkan unsur perwakilan dari aliansi petani. Pemprov juga akan mendorong Satgas PKH pusat untuk melakukan sosialisasi kejelasan program,” ujar Arief Munandar dalam rapat bersama perwakilan massa aksi.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Johansyah, menambahkan bahwa pemerintah daerah mendukung keberadaan Satgas PKH, namun tetap berpihak pada kepentingan masyarakat bila muncul keresahan di lapangan.

“Kami wajib memfasilitasi aspirasi masyarakat. Kami akan sampaikan ke Satgas PKH pusat, bahkan siap memediasi melalui pertemuan daring jika diperlukan,” kata Johansyah.

Menurutnya, Satgas PKH merupakan kewenangan pemerintah pusat, sehingga penanganan di daerah membutuhkan dukungan data yang akurat dari masyarakat.

“Jika itu lahan milik pribadi warga, tentu harus ada validasi. Pemerintah akan bantu memfasilitasi agar tidak terjadi kesalahan penertiban,” lanjut Johansyah.

Anggota DPRD Provinsi Jambi, Achmad Sarwani, turut menemui massa aksi dan menyampaikan dukungannya. Ia meminta agar Satgas PKH pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah sebelum melakukan tindakan di lapangan.

“Lahan yang turun-temurun dan kurang dari lima hektare seharusnya dipertimbangkan. Ini bagian dari pengentasan kemiskinan sebagaimana amanat konstitusi,” ujar Sarwani, politisi Partai Gerindra.

Ratusan petani dari berbagai wilayah di Jambi turun ke jalan menyuarakan keresahan terhadap aktivitas Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) yang dinilai mengancam keberadaan masyarakat adat dan petani kecil.

Aliansi ini terdiri dari berbagai organisasi seperti Walhi Jambi, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Jambi, Yayasan CAPPA, Perkumpulan Hijau, AJI Kota Jambi, serta Serikat Petani Tebo.

Dalam orasinya, perwakilan massa menyatakan tidak menolak keberadaan Satgas PKH, namun menentang tindakan yang dianggap menyasar masyarakat kecil alih-alih korporasi besar.

“Kami sepakat adanya Satgas PKH, tapi jangan sampai menggusur masyarakat adat dan petani yang sudah mengelola lahan sejak ratusan tahun,” kata salah satu orator.

Massa aksi juga menuding Satgas PKH lebih menyasar lahan masyarakat dibandingkan perusahaan besar yang justru mengelola kawasan hutan secara ilegal.

“Kenapa perusahaan bisa mengelola lahan kawasan hutan, bahkan dikerjasamakan dengan BUMN? Ini tidak adil,” kata seorang peserta aksi dari Serikat Petani Tebo.

Ia menyebutkan bahwa plang penertiban telah dipasang di wilayah seperti Lubuk Mendarsah dan Bukit Bakar, memicu stres di kalangan petani lokal.

Dalam aksi tersebut, Aliansi Petani Menggugat menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat, khususnya terkait pelaksanaan kebijakan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Provinsi Jambi. Mereka meminta Presiden Republik Indonesia untuk mengevaluasi keberadaan dan kinerja Satgas PKH, khususnya di wilayah Jambi, yang dinilai menimbulkan keresahan di kalangan petani dan masyarakat adat.

Massa juga menuntut agar segala bentuk kriminalisasi dan intimidasi terhadap petani serta pejuang agraria segera dihentikan. Mereka menilai tindakan represif justru memperburuk konflik agraria dan melemahkan posisi masyarakat dalam mempertahankan hak atas tanah yang telah dikelola secara turun-temurun.

Lebih lanjut, aliansi menegaskan bahwa Satgas PKH seharusnya memprioritaskan penertiban terhadap korporasi besar dan tuan tanah yang terbukti menguasai kawasan hutan secara ilegal, bukan menyasar masyarakat kecil.

Dalam pelaksanaannya, aliansi meminta agar proses penertiban dilakukan secara transparan, adil, dan berdasarkan data yang valid, serta melibatkan partisipasi masyarakat yang terdampak secara langsung.

Selain itu, mereka juga mendesak agar upaya pemulihan ekosistem difokuskan pada kawasan yang telah rusak akibat aktivitas korporasi, bukan justru menambah beban sosial dan ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada lahan pertanian. (Stp)

 

Previous Post

Camat Siulak Berang, Banyak Kades dan Perangkat Desa Absen saat Apel Gabungan

Next Post

Ruang Fiskal Menyempit, DPRD Tekankan Reformasi Pajak Daerah di Jambi

Artikel lainnya

ADVERTORIAL

Al Haris Minta RSUD Raden Mattaher Tingkatkan Layanan, Targetkan Waktu Penanganan IGD di Bawah 6 Jam

by Redaksi
13/10/2026
DAERAH

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Subbid Penmas Polda Bengkulu Edukasi Siswa SMP Negeri 08

by Admin
13/10/2026
DAERAH

Polres Mukomuko Gelar Commander Wish Pengaturan Pagi, Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman dan Kondusif

by Admin
13/10/2026
ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Apresiasi Sekolah Rakyat Sarolangun, Anggaran Rp 400 Miliar untuk 2.550 Siswa

by Redaksi
13/10/2026
ADVERTORIAL

HUT ke-27 Sarolangun, Gubernur Al Haris Tekankan Hari Jadi Sebagai Momentum Evaluasi dan Perkuat Sinergi Pembangunan

by Redaksi
12/10/2026
DAERAH

Ditpolairud Polda Bengkulu Patroli dan Sambangi Nelayan di Perairan Muara Dua

by Admin
12/10/2026
Next Post

Ruang Fiskal Menyempit, DPRD Tekankan Reformasi Pajak Daerah di Jambi

Poster resmi Lomba Karya Jurnalistik dan Lomba Foto dalam Berita PWI Kota Jambi 2025 bertema “Peran Jurnalis dalam Membangun Bangsa yang Merdeka”, dengan pendaftaran dibuka 3–20 Agustus 2025 dan total hadiah jutaan rupiah. (Dok. PWI)

Peringati HUT RI ke-80, PWI Kota Jambi Gelar Lomba Jurnalistik dan Foto Berita

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, mengukuhkan Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Jambi periode 2023–2028 di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (4/8/2025). (Dok. Yola)

Tantangan Stunting dan Kematian Ibu, IBI Jambi Diminta Perkuat Layanan Dasar

Personel Ditpolairud Polda Jambi mengikuti pemeriksaan rutin oleh Provos terkait keterlibatan dalam praktik judi daring, di Mako Ditpolairud Polda Jambi, Senin (4/8/2025). (Dok. Nahar)

Bangun Integritas, Ditpolairud Jambi Gencarkan Pemeriksaan Disiplin Internal

Tumpukan sampah plastik, kemasan makanan, dan limbah rumah tangga mencemari anak sungai di kawasan Nipah Panjang, Tanjab Timur, Senin (4/8/2025). (Dok. Daus)

Sampah Cemari Anak Sungai di Tanjab Timur, Pemerintah Didesak Bertindak Cepat

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN