• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Jumat, 9 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Dua Aktivis Pendidikan Soroti Ketimpangan dan Mendesak Reformasi Tata Kelola

Admin by Admin
25/11/2025
in DAERAH
0
Dua Aktivis Pendidikan bersama Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (25/11/2025). (Dok.yola)

Dua Aktivis Pendidikan bersama Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (25/11/2025). (Dok.yola)

PostTweetShareScan

JT.COM  – Momentum Hari Guru Nasional tahun ini dimanfaatkan dua aktivis pendidikan, Ridoan P. Hutasuhut(mantan Presiden Mahasiswa Universitas Bengkulu) dan Redhowan Ahlim Abadi (mantan Presma Universitas Hazairin), untuk memaparkan hasil kajian mereka mengenai kondisi pendidikan di Bengkulu dan persoalan tata kelola Pendidikan Profesi Guru (PPG) di tingkat nasional.

Keduanya menilai dunia pendidikan tengah menghadapi ketimpangan serius yang membutuhkan langkah cepat dan terukur dari pemerintah.

Baca juga

Polri Bersama Masyarakat, Wakapolri Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme dan Jaga Dunia Usaha

08/10/2026

Wakapolri: Polri Perkuat Kehadiran di Wilayah Rawan Konflik

08/10/2026

Empat Tersangka Kasus KM Virgo Ditahan, Termasuk Tiga Pihak Perusahaan

08/10/2026

Gubernur Al Haris Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Ikut Dikerahkan ke Lapangan

08/10/2026

BPN Bengkulu Tengah Evaluasi Kinerja dan Pelayanan

08/10/2026

Kapolresta Bengkulu Hadiri FGD Sinergitas Forkopimda Cegah Intoleransi dan Radikalisme

08/10/2026

Ridhoan mengungkap kondisi lapangan yang menurutnya “mengiris nurani”, terutama di daerah terpencil.

Ia menemukan guru honorer masih menerima upah hanya sekitar Rp 12.000 per jam, dan dana tersebut bahkan berasal dari sumbangan orang tua siswa. Ia menilai situasi ini mencerminkan kegagalan negara dalam menjamin martabat profesi guru.

“Guru-guru itu tetap mengajar karena peduli terhadap masa depan anak-anak. Mereka ingin mencegah putus sekolah dan mencegah pernikahan dini, bukan karena mendapat penghargaan yang layak,” ujar Ridhoan, Selasa (25/11/2025).

Ia juga menyoroti ketimpangan infrastruktur pendidikan. Puluhan sekolah di Kabupaten Mukomuko belum mendapat suplai listrik memadai dari PLN.

Sementara itu, akses internet yang lemah di sejumlah desa membuat kurikulum modern seperti Kurikulum Merdeka tidak berjalan optimal.

Sementara itu, Redhowan menyoroti persoalan menjalar di tingkat nasional, terutama terkait tata kelola PPG Prajabatan dan proses seleksi ASN PPPK guru.

Ia menyebut negara telah menginvestasikan anggaran besar untuk mencetak guru profesional melalui proses pendidikan, praktik lapangan, dan seleksi ketat.

Namun, banyak lulusan PPG Prajabatan justru mengalami penolakan administratif ketika mendaftar ASN PPPK. Menurutnya, beberapa pemerintah daerah menetapkan persyaratan yang bertentangan dengan ketentuan pusat, sehingga lulusan PPG Prajabatan tersingkir tanpa kesempatan bersaing.

“Fenomena pengangguran tersertifikasi harus menjadi alarm keras. Guru profesional sudah disiapkan oleh negara, tetapi mereka gagal ditempatkan karena kekacauan regulasi dan kepentingan lokal,” tegas Redhowan.

Kedua aktivis tersebut menyimpulkan bahwa pendidikan di Indonesia tengah terjebak dalam ketimpangan struktural.

Guru honorer hidup dalam eksploitasi, lulusan PPG Prajabatan berada dalam ketidakpastian, dan sekolah di wilayah tertinggal masih jauh dari standar layanan pendidikan yang layak.

Melalui kajian ini, mereka mendesak pemerintah mengambil langkah korektif konkret. Beberapa poin yang mereka tekankan antara lain:

  1. Menghentikan praktik pembayaran guru honorer dari sumbangan orang tua dan menetapkan standar gaji minimum yang layak.
  2. Mempercepat pemenuhan akses listrik dan internet di wilayah 3T agar kurikulum dapat berjalan setara.
  3. Mereformasi mekanisme seleksi ASN PPPK guru agar lulusan PPG Prajabatan tidak dirugikan persyaratan diskriminatif.
  4. Mempercepat distribusi guru profesional ke daerah-daerah yang kekurangan tenaga pendidik.

Bagi mereka, Hari Guru bukan sekadar peringatan, melainkan momentum untuk menantang ketidakadilan yang masih membelenggu para pendidik.

“Pendidikan hanya bisa kuat jika negara menghargai guru, mendukung mereka, dan menempatkan keadilan sebagai fondasi,” tulis keduanya dalam pernyataan resmi.

Press release ini menjadi seruan agar pemerintah melangkah lebih berani dan jujur dalam membenahi dunia pendidikan menuju 2025 dan seterusnya. (Yl)

Previous Post

Sasar Sektor Logistik, Satgas Preemtif Operasi Zebra Edukasi Sopir Truk Indofood

Next Post

Dukung Penguatan SDM, Jasa Raharja Ikut Sukseskan Program Pemagangan Kemenaker

Artikel lainnya

ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Ikut Dikerahkan ke Lapangan

by Redaksi
08/10/2026
DAERAH

BPN Bengkulu Tengah Evaluasi Kinerja dan Pelayanan

by Admin
08/10/2026
DAERAH

Kapolresta Bengkulu Hadiri FGD Sinergitas Forkopimda Cegah Intoleransi dan Radikalisme

by Admin
08/10/2026
DAERAH

Polres Mukomuko Gelar Commander Wish, Pastikan Aktivitas Pagi Masyarakat Aman dan Lancar

by Admin
08/10/2026
ADVERTORIAL

Barantin dan Pemprov Jambi Kembangkan Kampung Pangan Terpadu di Buluran Kenali

by Redaksi
07/10/2026
ADVERTORIAL

Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Perkuat Perlindungan Jamsostek bagi Pekerja Rentan

by Redaksi
07/10/2026
Next Post
Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja, Rubi Handojo, berjabat tangan dengan salah satu peserta pada pembukaan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Tahun 2025 di Kantor Pusat Jasa Raharja, Senin (24/11/2025). (Dok. Humas JR Jambi)

Dukung Penguatan SDM, Jasa Raharja Ikut Sukseskan Program Pemagangan Kemenaker

Peserta pengajian bersama Ditpolairud Polda Jambi dan GERAMI berfoto bersama di Rumah Baca Bhayangkara Bahari, Kampung Pulau Pandan, Kota Jambi. (Dok. Nahar)

Perkuat Pembinaan Keagamaan, Ditpolairud dan GERAMI Adakan Pengajian di Pulau Pandan

Forkopimda Kota Jambi menghadiri rapat percepatan pengadaan tanah proyek Drainase Utama Sungai Asam di Ruang Rapat Wali Kota Jambi, Selasa (25/11/2025). (Dok, Nahar)

Revitalisasi Drainase Sungai Asam Dimulai, Polresta Jambi Siap Pastikan Keamanan Proyek

Para pejabat pemerintah, unsur Forkopimda, dan perwakilan Pelindo Regional 2 Jambi berfoto bersama saat pelepasan ekspor 36 ton pinang ke Bangladesh di Pelabuhan Talang Duku, Muaro Jambi, Selasa (25/11/2025). (Dok. Stepanus)

Ekspor Komoditas Unggulan, 36 Ton Pinang Jambi Dikirim ke Bangladesh

Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd (Dok. Penulis)

80 Tahun Guru Indonesia: Bagaimana Nasibmu Kini?

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN