• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Minggu, 4 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

PETI di Tebo Kian Marak, DPRD Jambi Dorong Penetapan WPR

Redaksi by Redaksi
15/07/2026
in ADVERTORIAL, DAERAH, PARLEMEN
0
PostTweetShareScan

JT.COM  – Maraknya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di sejumlah wilayah Jambi kembali menjadi perhatian. DPRD Provinsi Jambi mendorong pemerintah daerah segera menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai langkah untuk menata aktivitas pertambangan sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Anggota DPRD Provinsi Jambi, Ansori mengatakan, pemerintah perlu mengambil langkah konkret agar aktivitas pertambangan yang selama ini berlangsung di luar ketentuan tidak terus berkembang tanpa pengawasan.

Baca juga

M. Lisman Puja Kesuma Berpulang, H. Suharto Sampaikan Duka

03/10/2026

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

03/10/2026

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

03/10/2026

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

03/10/2026

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

03/10/2026

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

03/10/2026

Menurutnya, penetapan WPR dapat menjadi salah satu opsi untuk menata kegiatan pertambangan rakyat sekaligus mencegah persoalan sosial dan lingkungan yang lebih luas.

“Kita minta pemerintah daerah secepatnya mencarikan solusi, salah satunya menetapkan WPR agar tidak menjadi bom waktu,” kata Ansori di Kota Jambi, Rabu (15/7/2026).

Ansori mencontohkan aktivitas PETI di Desa Teluk Langkap, Kabupaten Tebo. Di wilayah tersebut, kegiatan penambangan emas menggunakan mesin diesel atau dompeng berlangsung di aliran Sungai Batanghari dan disebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Aktivitas tersebut bahkan mendapat penolakan dari warga setempat karena dinilai mengganggu kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat di sekitar sungai.

Ansori mengatakan, penetapan WPR tidak hanya berkaitan dengan aspek legalitas, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemerintah untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan pertambangan rakyat.

Selain memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, pertambangan yang dikelola melalui mekanisme resmi juga dinilai berpotensi memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara maupun daerah.

“Kalau mau dilarang, larang semua. Jika tidak, buat aturan agar legal sehingga negara mendapat masukan dan masyarakat terbantu,” ujarnya.

Di sisi lain, akademisi Universitas Jambi Tedjo Sukmono mengingatkan adanya dampak ekologis dari aktivitas PETI terhadap Sungai Batanghari, terutama akibat penggunaan mesin dompeng untuk mengambil material dari dasar sungai.

Dosen Biologi tersebut mengatakan, persoalan PETI di Kabupaten Tebo bukan fenomena baru. Aktivitas tersebut telah menjadi persoalan yang berlangsung selama bertahun-tahun dan terus berkembang sejak 2012.

Menurut Tedjo, metode penambangan yang digunakan tidak hanya berupa teknik lubang jarum. Penggunaan mesin dompeng juga menjadi salah satu metode yang dilakukan dalam aktivitas penambangan di sungai.

Mesin tersebut bekerja dengan menyedot sekaligus mengaduk material di dasar sungai. Kondisi itu, menurut Tedjo, dapat mengganggu habitat alami berbagai organisme yang hidup di ekosistem perairan.

“Pertambangan menggunakan mesin dompeng di Sungai Batanghari tentu sangat mengancam habitat ikan karena menyedot dasar sungai secara langsung,” kata Tedjo.

Ia juga menyoroti tingkat kecerahan air Sungai Batanghari yang mengalami penurunan. Saat ini, cahaya matahari disebut hanya mampu menembus kedalaman air kurang dari 15 sentimeter.

Kondisi tersebut berbeda dengan sekitar tiga tahun sebelumnya, ketika penetrasi cahaya matahari ke dalam air masih mencapai sekitar 30 sentimeter.

Tedjo menilai perubahan kondisi perairan tersebut perlu menjadi perhatian karena berkaitan dengan keberlangsungan ekosistem sungai, termasuk habitat dan populasi ikan.

Berdasarkan data yang disampaikannya, pada periode 1986–1994 tercatat sekitar 300 spesies ikan di Sungai Batanghari. Kini, jumlah tersebut disebut tinggal sekitar 135 spesies.

Penurunan jumlah spesies ikan tersebut menjadi salah satu indikator yang disoroti dalam melihat perubahan kondisi ekosistem Sungai Batanghari di tengah berlangsungnya berbagai aktivitas di sepanjang aliran sungai. (Adv)

Previous Post

Festival Pantai Panjang 2026 Siap Digelar, Expo UMKM Pesisir 2,3 Km Jadi Magnet Wisata Bengkulu

Next Post

Kapolda Bengkulu Cek Pelayanan Publik Polresta, Tekankan Profesionalisme Personel

Artikel lainnya

DAERAH

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

by Admin
03/10/2026
DAERAH

PBSI Bengkulu Dukung Kejuaraan Badminton di Bengkulu Utara

by Admin
02/10/2026
Next Post

Kapolda Bengkulu Cek Pelayanan Publik Polresta, Tekankan Profesionalisme Personel

Polres Bengkulu Selatan Optimalkan Pengaturan Lalin Pagi di Simpang Hotel Ayu

Resmi Dibuka, TMMD 129 Bojonegoro Jadi Motor Pembangunan Diwilayah Pedesaan

Bazar Pangan Murah Persit Kodim Bojonegoro Meriahkan Pembukaan TMMD 129 di Kesongo Kedungadem

TMMD 129 Dimulai, Sinergi TNI-Warga Tuai Apresiasi Anggota DPRD Bojonegoro

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN