• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Kamis, 15 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

OJK Matangkan Pengawasan dan Inovasi Digital melalui Kerja Sama dengan OECD dan FSC Korea

Redaksi by Redaksi
02/12/2025
in EKBIS, NASIONAL
0
Para peserta OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 mengikuti sesi diskusi hari kedua yang digelar OJK bersama OECD di Bali, Selasa (2/12/2025). (Dok. Humas OJK)

Para peserta OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 mengikuti sesi diskusi hari kedua yang digelar OJK bersama OECD di Bali, Selasa (2/12/2025). (Dok. Humas OJK)

PostTweetShareScan

JT.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola dan inovasi keuangan digital yang bertanggung jawab melalui pengembangan kerangka tokenisasi aset yang adaptif dan inklusif.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara, pada hari kedua pelaksanaan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 yang digelar di Bali, Selasa (2/12/2025).

Baca juga

Polda Bengkulu Ungkap Dugaan Korupsi Anggaran Dinas Parpora Kepahiang, Kerugian Negara Rp1,6 Miliar

14/10/2026

Resmi Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Jossy Kusumo Dorong Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat

14/10/2026

Jalan Santai HUT ke 27 Tanjabtim Ditunda, Kualitas Udara Buruk

14/10/2026

BPN Benteng Bahas Neraca Penatagunaan Tanah

14/10/2026

BPN Bengkulu Tengah Inventarisasi Hak Atas Tanah yang Kedaluwarsa

14/10/2026

Polres Seluma Tingkatkan Patroli Malam, Pamapta dan Piket Fungsi Sambangi Alun-alun dan Simpang 6 Tais

14/10/2026

Dalam sambutannya, Mirza menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis OJK dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), yang telah terjalin melalui dialog kebijakan, kajian, hingga program pengembangan kapasitas, termasuk penempatan pegawai OJK ke OECD pada topik keuangan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut kini diperluas untuk sektor keuangan digital, seperti kecerdasan artifisial dan aset digital.

“Perkembangan teknologi, termasuk AI dan tokenisasi, bukan lagi wacana masa depan, melainkan realitas saat ini yang membentuk arsitektur pasar keuangan global,” ujar Mirza dalam keterangan tertulisnya.

Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan forum bersama ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama OJK dengan Financial Services Commission (FSC) Korea yang telah diformalisasi sejak 2016.

Agenda diskusi hari kedua berfokus pada lanskap baru keuangan digital di Asia, khususnya pemanfaatan Distributed Ledger Technology (DLT), tokenisasi, serta perkembangan central bank digital currency (CBDC). Berdasarkan data internasional, pasar tokenisasi global diproyeksikan tumbuh dari 0,6 triliun dolar AS menjadi 18,9 triliun dolar AS pada 2033. Asia Pasifik disebut menjadi pusat pertumbuhan dengan laju tahunan mencapai lebih dari 21 persen.

Di tengah perkembangan tersebut, Asia juga tercatat memiliki tingkat adopsi tertinggi terhadap layanan keuangan digital, termasuk aset kripto, stablecoin, dan decentralized finance (DeFi).

OJK, melalui regulatory sandbox, telah menguji berbagai model bisnis tokenisasi aset nyata seperti emas, properti, dan surat berharga negara. Sejumlah model bisnis yang lulus sandbox pada 2025 menunjukkan tingginya minat pasar terhadap kepemilikan fraksional dan batas investasi yang lebih terjangkau.

Kepala Eksekutif Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD), Hasan Fawzi, menegaskan pentingnya forum ini untuk memperkuat sinergi dan berbagi praktik terbaik dalam pengembangan tokenisasi di tingkat regional maupun global.

“Kita perlu terus mendorong inovasi yang bertanggung jawab dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, pelindungan konsumen, integritas pasar, dan stabilitas sistem keuangan,” kata Hasan.

Forum yang menghadirkan lebih dari 40 perwakilan regulator internasional, pelaku industri global, dan pakar keuangan digital ini secara resmi ditutup oleh Head of Financial Markets OECD, Fatos Koc, bersama Hasan Fawzi. OJK menekankan bahwa kolaborasi lintas negara menjadi kunci dalam membangun masa depan ekosistem keuangan digital yang inklusif dan tangguh di tengah tantangan global. (*/Stp)

 

Previous Post

FMJ Gelar Aksi Penggalangan Dana untuk Korban Bencana Sumatera di Bundaran Tugu Keris

Next Post

Hari Bakti PU ke-80, TKPSDA Sungai Pengabuan Lagan Resmi Dikukuhkan

Artikel lainnya

NASIONAL

Suharto Buktikan Keterbatasan Anggaran Bukan Penghalang Pembinaan Atlet Bengkulu

by Admin
14/10/2026
EKBIS

BRIEF 2026 Buka Peluang Investasi Bengkulu ke Pasar Global

by Admin
12/10/2026
EKBIS

Bengcoolen Fest 2026 Diserbu 20 Ribu Pengunjung, Transaksi Tembus Rp1,29 Miliar

by Admin
12/10/2026
EKBIS

Talk Show BI Bengkulu: Pembukuan Rapi Buka Peluang Kredit UMKM

by Admin
11/10/2026
EKBIS

Bukan Sekadar Festival, Bencoolen Fest Jadi Penggerak Ekonomi Bengkulu

by Admin
09/10/2026
EKBIS

Bencoolen Fest 2026, UMKM Bengkulu Unjuk Produk Lokal

by Admin
08/10/2026
Next Post
Upacara dan pengukuhan TKPSDA Wilayah Sungai Pengabuan Lagan periode 2025–2030, yang digelar bertepatan dengan Hari Bakti PU ke-80 di halaman Kantor Gubernur Jambi, Rabu (3/12/2025). (Dok.Stepanus)

Hari Bakti PU ke-80, TKPSDA Sungai Pengabuan Lagan Resmi Dikukuhkan

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hesti Haris menyampaikan materi dalam sosialisasi Gerakan 30 Menit Bisa Baca Al-Qur’an kepada siswa SMA Adhyaksa 1 Kota Jambi. (Dok. Daus)

Hesti Haris Tegaskan Penguatan Pendidikan Keagamaan Lewat Gerakan 30 Menit Baca Al-Qur’an

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menyampaikan sambutan dalam kegiatan Polda Jambi Peduli Disabilitas yang digelar di SLB Negeri Prof. Dr. Sri Soedewi Masjchun Sofwan, Kota Jambi, Rabu (3/12/2025). (Dok. Nahar)

Kapolda Jambi: Penyandang Disabilitas Adalah Generasi Masa Depan yang Punya Potensi

Para penerima penghargaan berpose bersama usai penyerahan Anugerah Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam (PAI) 2025 pada Grand Final Olimpiade PAI dan Malam Anugerah PAI di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta (Dok. Erit - Kominfo).

Kemenag Anugerahi Jambi Tanda Cinta PAI 2025, Masuk 4 Besar Provinsi Terbaik

Dapat Apresiasi dari Kemenag, Jambi Mantapkan Program Penguatan Pendidikan Agama Islam

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN