• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Minggu, 4 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

PETI Skala Besar di Rimbo Janduang Diduga Terorganisir, Warga Teriak Minta Keadilan

Admin by Admin
05/02/2026
in DAERAH
0
PETI Skala Besar di Rimbo Janduang Diduga Terorganisir, Warga Teriak Minta Keadilan. (Dok/Dd)

PETI Skala Besar di Rimbo Janduang Diduga Terorganisir, Warga Teriak Minta Keadilan. (Dok/Dd)

PostTweetShareScan

JT.COM — Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Rimbo Janduang, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, kian mengkhawatirkan.

Di tengah kawasan perbukitan yang dahulu hijau dan menjadi sumber kehidupan masyarakat, kini berdiri lubang-lubang tambang menganga, suara mesin dompeng meraung tanpa henti, serta aliran sungai berubah keruh kecokelatan.

Baca juga

M. Lisman Puja Kesuma Berpulang, H. Suharto Sampaikan Duka

03/10/2026

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

03/10/2026

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

03/10/2026

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

03/10/2026

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

03/10/2026

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

03/10/2026

Hasil penelusuran lapangan selama beberapa pekan terakhir menunjukkan, PETI di Rimbo Janduang bukan lagi aktivitas sembunyi-sembunyi.

Operasi tambang ilegal ini berjalan terbuka, terstruktur, dan diduga melibatkan modal besar. Alat berat keluar-masuk lokasi tanpa hambatan, sementara aktivitas penambangan berlangsung siang dan malam.

“Kondisi ini sudah lama terjadi. Mesin bekerja terus, sungai rusak, tapi tidak pernah ada tindakan nyata,” ungkap seorang warga Rimbo Janduang yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (5/2/2026).

Dampak PETI kini dirasakan langsung oleh masyarakat. Sungai yang selama puluhan tahun menjadi sumber air minum dan irigasi berubah menjadi aliran lumpur pekat.

Lahan pertanian mulai kehilangan kesuburan, sementara risiko longsor dan banjir meningkat akibat hancurnya struktur tanah dan akar pepohonan.

“Air sudah tidak bisa kami pakai. Sawah kami ikut rusak. Kalau hujan deras, kami takut longsor,” kata warga lainnya dengan nada kecewa.

Warga menyebut telah berulang kali melaporkan aktivitas PETI ke tingkat kecamatan hingga aparat penegak hukum. Namun laporan tersebut dinilai tidak pernah ditindaklanjuti secara serius.

“Kami hanya dapat janji. Tidak ada penertiban. Alat berat tetap bekerja seolah kebal hukum,” tegasnya.

Skala aktivitas PETI di Rimbo Janduang menimbulkan dugaan kuat adanya jaringan tambang ilegal yang terorganisir.

Aktivitas ini tidak lagi mencerminkan penambangan rakyat tradisional, melainkan operasi besar dengan sistem distribusi hasil tambang yang rapi.

Tokoh pemuda Rimbo Janduang menilai lemahnya pengawasan menjadi celah bagi para pelaku untuk terus merusak lingkungan.

“Ini bukan kebetulan. Kalau tidak ada pembiaran, tidak mungkin alat berat bisa bebas beroperasi. Kami menduga ada pihak-pihak yang bermain,” ujar Ketua Forum Pemuda Rimbo Janduang dalam pernyataan bersama.

Sejumlah tokoh adat dan pemuda kini mulai bersatu mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk bertindak tegas.

Mereka menuntut penutupan total seluruh lokasi PETI serta penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap para pelaku dan pihak yang terlibat.

“Negara tidak boleh diam. Kalau ini terus dibiarkan, Rimbo Janduang hanya akan mewariskan kerusakan untuk anak cucu kami,” tegas perwakilan tokoh adat.

Mereka juga menyatakan siap melakukan langkah-langkah sosial secara damai jika tidak ada tindakan konkret dari pemerintah dan aparat.

Ketika senja jatuh di Rimbo Janduang dan bayangan alat berat memanjang di bekas galian tambang ilegal, satu pertanyaan besar terus menggema di tengah masyarakat: sampai kapan eksploitasi ilegal ini dibiarkan, dan di mana peran negara saat alam serta kehidupan warga perlahan dihancurkan. (Dd)

Previous Post

Taruna Akpol Latsitardanus di Aceh Tamiang, Bersihkan Lumpur Pasar hingga Santuni Korban Hanyut

Next Post

Temukan Tapak Bangunan Lama di GOR Kota Baru, Anggota DPRD Provinsi Jambi Dorong Pembangunan Dojo Karate

Artikel lainnya

DAERAH

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

by Admin
03/10/2026
DAERAH

PBSI Bengkulu Dukung Kejuaraan Badminton di Bengkulu Utara

by Admin
02/10/2026
Next Post
Abun Yani bersama sejumlah pihak meninjau lahan kosong di kawasan GOR Kota Baru, Kota Jambi (Dok. Daus)

Temukan Tapak Bangunan Lama di GOR Kota Baru, Anggota DPRD Provinsi Jambi Dorong Pembangunan Dojo Karate

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si.  mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (5/2/2026). (Dok/yola)

Kapolda Bengkulu Dorong Personel Menjalankan Tugas dengan Hati yang Bersyukur

Suasana penyerahan penghargaan pada ajang Honda DBL. Kompetisi basket antarpelajar Honda DBL 2026 Jambi dijadwalkan berlangsung pada 6–13 Februari 2026 di GOR Kota Baru, Kota Jambi. (Dok. Sinsen)

Honda DBL 2026 Jambi Digelar Sepekan, Dukung Sportivitas Generasi Muda

Audiensi Bareng MUI, Kapolri Tekankan Perkuat Sinergitas Jaga NKRI-Wujudkan Indonesia Emas. (Dok/Yola)

Audiensi Bareng MUI, Kapolri Tekankan Perkuat Sinergitas Jaga NKRI-Wujudkan Indonesia Emas

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin langsung prosesi pelepasan Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim melalui tradisi pedang pora di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Kamis (5/2/2026) (Dok. Humas)

Brigjen Pol M Mustaqim Resmi Pamit dari Polda Jambi, Ini Pesan Kapolda

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN