JT.COM – Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi menyalurkan bantuan air bersih melalui mobil tangki gratis bagi pelanggan di wilayah terdampak gangguan distribusi.
Gangguan terjadi akibat pekerjaan perbaikan unit clariflocculator di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Broni 1 yang berlangsung pada 25 April hingga 2 Mei 2026.
Selama masa perbaikan, terjadi pengurangan debit air dan penyesuaian jam pengaliran ke sejumlah wilayah layanan. Untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih masyarakat, Perumdam Tirta Mayang menyediakan layanan distribusi air menggunakan mobil tangki secara gratis.
Layanan mobil tangki dapat diakses pelanggan melalui nomor telepon 0821-2121-9894.
Penyaluran air dilakukan secara terjadwal mulai pukul 07.30 hingga 00.00 WIB. Masyarakat juga dapat berkoordinasi melalui ketua RT setempat agar distribusi air berjalan tertib dan merata.
Humas Perumdam Tirta Mayang, Rendi, mengatakan pihaknya berupaya memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami menyiapkan mobil tangki untuk membantu pelanggan di wilayah terdampak. Layanan ini diberikan secara gratis sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rendi, Selasa (28/04/2026).
Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan pemantauan secara intensif di lapangan guna menyesuaikan distribusi air sesuai kondisi aktual.
“Tim kami terus melakukan monitoring di berbagai titik untuk mengetahui kondisi aliran air. Data tersebut menjadi dasar dalam pengaturan distribusi agar pelayanan tetap optimal,” katanya.
Selain penyaluran bantuan, Perumdam Tirta Mayang melakukan pemantauan rutin di berbagai titik layanan yang terdampak. Monitoring dilakukan pada pagi, siang, malam, hingga dini hari untuk mengetahui kondisi distribusi air di lapangan.
Hasil pemantauan digunakan sebagai dasar pengambilan langkah teknis dalam pengaturan jaringan distribusi, termasuk mengidentifikasi wilayah yang masih menerima aliran normal, aliran kecil, hingga yang mengalami penghentian sementara.
Perumdam Tirta Mayang mengimbau pelanggan untuk menampung air sebagai langkah antisipasi selama proses perbaikan berlangsung. (Ert)
















Discussion about this post