JT.COM – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY, melakukan kunjungan kerja ke Polres Mukomuko, Kamis (5/11/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolda meresmikan Gedung Samapta 38 Setia, meninjau kesiapan personel, hingga memberikan sejumlah arahan tegas terkait profesionalisme anggota Polri.
Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu, yakni Karo SDM, Dirlantas, dan Dirkrimsus Polda Bengkulu beserta rombongan. Kedatangan mereka disambut Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., bersama pejabat utama dan personel Polres Mukomuko.
Kunjungan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan kinerja jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan Markas Komando (Mako) Polres Mukomuko. Kapolda meninjau langsung kondisi fasilitas dan lingkungan kerja untuk memastikan kesiapan sarana pendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Selanjutnya, Kapolda meresmikan Gedung Samapta 38 Setia Polres Mukomuko. Gedung tersebut diharapkan dapat menunjang kesiapan operasional serta meningkatkan efektivitas personel Samapta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolda juga menunjukkan dukungan terhadap program ketahanan pangan melalui penanaman jagung di lahan produktif milik Polres Mukomuko. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Agenda berikutnya diisi dengan laporan satuan Kapolres Mukomuko kepada Kapolda. Laporan tersebut mencakup situasi kamtibmas, kondisi wilayah, pelaksanaan tugas, capaian kinerja, serta program Polres Mukomuko dan Polsek jajaran.
Kapolda Minta Pelayanan Maksimal, Kualitas SIM Jadi Perhatian
Dalam arahannya kepada personel Polres Mukomuko, Polsek jajaran, dan Bhabinkamtibmas, Kapolda menegaskan bahwa setiap anggota harus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman secara maksimal.
Ia menyadari jumlah personel yang tersedia belum sepenuhnya ideal untuk menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko. Namun, keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan.
Kapolda meminta seluruh personel memperkuat kekompakan, meningkatkan kerja sama, serta membangun sinergi dengan masyarakat.
Selain pelayanan kepolisian, Kapolda menyoroti angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa di wilayah hukum Polres Mukomuko. Ia meminta Satuan Lalu Lintas lebih memperhatikan kompetensi calon pengendara dalam proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Menurutnya, setiap pemohon SIM harus memenuhi persyaratan pengetahuan teori dan keterampilan praktik berkendara. Penerbitan SIM harus benar-benar mempertimbangkan kemampuan serta kesiapan seseorang dalam berlalu lintas.
“Saya paham kecelakaan ini disebabkan banyak faktor. Jalan bagus juga bisa jadi faktor, pengendaranya ngebut-ngebutan. Untuk menghindari itu, maka berikan SIM kepada orang yang memang pantas,” tegas Yudhi saat memberikan arahan kepada Kasat Lantas.
Kapolda menekankan bahwa kepemilikan SIM harus mencerminkan kemampuan dan tanggung jawab pengendara, bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi.
Tegas! Anggota Polri Dilarang Bekingi Perkebunan dan Tambang Ilegal
Perhatian khusus juga diberikan Kapolda terhadap potensi sumber daya alam Kabupaten Mukomuko, terutama sektor perkebunan dan pertambangan.
Kapolda mengingatkan seluruh anggota agar tidak menjadi beking atau pelindung aktivitas perkebunan dan pertambangan ilegal.
Ia menegaskan anggota Polri tetap boleh menjalankan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, termasuk di bidang perkebunan. Namun, usaha tersebut harus berjalan sesuai hukum dan tidak boleh mengganggu tugas maupun mencederai integritas sebagai anggota kepolisian.
“Kalau anggota mau berusaha bidang perkebunan, ya silakan. Tapi dengan cara baik, legal dan sewajarnya untuk kesejahteraan keluarga. Tapi, tidak mencederai tugas-tugas sebagai anggota Polri,” tegasnya.
Kapolda juga meminta seluruh perwira meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap anggota. Menurutnya, seorang pimpinan tidak cukup hanya memberikan perintah, tetapi harus menunjukkan keteladanan melalui sikap, perilaku, disiplin, dan tanggung jawab.
“Perwiranya tolong diarahkan anggotanya. Memberikan arahan bukan sekadar dengan perintah, tapi juga dengan perilaku. Perwira harus menjadi contoh baik bagi anggotanya,” pesannya.
Kapolda Berikan Hadiah Umrah Gratis kepada Personel
Di sela kunjungan kerja tersebut, Kapolda Bengkulu juga memberikan hadiah umrah gratis kepada personel Polres Mukomuko dan Polsek jajaran.
Pemberian hadiah ini menjadi bentuk apresiasi pimpinan terhadap personel sekaligus motivasi untuk meningkatkan semangat pengabdian.
Apresiasi tersebut diharapkan mendorong anggota terus bekerja dengan ikhlas, disiplin, dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Seluruh rangkaian kunjungan kerja Kapolda Bengkulu di Polres Mukomuko berlangsung sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan organisasi.
Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., bersama seluruh jajaran menyatakan kesiapan menindaklanjuti arahan pimpinan melalui peningkatan disiplin, profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan.
Polres Mukomuko juga berkomitmen memperkuat kehadiran personel di tengah masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat kinerja kepolisian serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. (Dd)














Discussion about this post