• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Selasa, 13 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

BLUD untuk SMK: Transformasi Vokasi dari Jambi Menuju Kemandirian dan Relevansi

Redaksi by Redaksi
29/07/2025
in OPINI
0
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok.Penulis)

Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok.Penulis)

PostTweetShareScan

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP

Pendidikan vokasi di Indonesia menghadapi tantangan besar, rendahnya relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, minimnya kemandirian sekolah dalam pengelolaan anggaran, serta terbatasnya ruang inovasi dalam proses pembelajaran.

Baca juga

Gubernur Al Haris Apresiasi Sekolah Rakyat Sarolangun, Anggaran Rp 400 Miliar untuk 2.550 Siswa

13/10/2026

BRIEF 2026 Buka Peluang Investasi Bengkulu ke Pasar Global

12/10/2026

HUT ke-27 Sarolangun, Gubernur Al Haris Tekankan Hari Jadi Sebagai Momentum Evaluasi dan Perkuat Sinergi Pembangunan

12/10/2026

Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda di Mabes Polri

12/10/2026

Melesat di Tengah Persaingan Ketat, Bintang dan Resky Naik Podium Moto4 Asia Cup

12/10/2026

Ditpolairud Polda Bengkulu Patroli dan Sambangi Nelayan di Perairan Muara Dua

12/10/2026

Data dari World Bank (2020) mencatat bahwa hanya sekitar 48% lulusan SMK yang berhasil terserap ke dunia kerja dalam enam bulan pertama pasca kelulusan.

Sementara itu, laporan BPS (2024) menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) lulusan SMK masih tertinggi dibanding jenjang pendidikan lain, yakni sebesar 8,79%.

Menyadari urgensi itu, Provinsi Jambi mengambil langkah strategis dengan menetapkan sejumlah SMK sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Langkah ini menandai transformasi penting dalam pengelolaan pendidikan vokasi yang tidak hanya bertujuan menciptakan kemandirian kelembagaan, tetapi juga memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan nyata di dunia kerja dan potensi lokal.

Langkah konkret ini sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong penguatan pendidikan vokasi melalui reformasi kelembagaan di tingkat daerah.

Di tengah kenyataan bahwa pendidikan vokasi masih menghadapi tantangan serius, mulai dari rendahnya relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri, rendahnya daya serap lulusan, hingga terbatasnya kemandirian dalam pengelolaan kelembagaan.

Kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menetapkan sejumlah SMK di Provinsi Jambi sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) merupakan langkah terobosan yang strategis dan tepat waktu.

Pada tanggal 24 Juli 2025, empat SMK di Jambi resmi menyandang status BLUD, yakni SMK Negeri 4 Kota Jambi, SMK Negeri 1 Tanjab Timur, SMK Negeri 4 Tanjab Timur, dan SMK Negeri 5 Merangin.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian sekolah dalam pengelolaan anggaran dan layanan pendidikan berbasis kebutuhan dunia kerja (vokasi.kemendikdasmen.go.id.).
Dengan status tersebut, sekolah-sekolah dimaksud memperoleh otonomi dalam pengelolaan keuangan dan pelaksanaan layanan pendidikan yang berbasis prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas publik.

Kebijakan ini membuka ruang inovasi yang lebih luas bagi satuan pendidikan untuk mengembangkan teaching factory, memperkuat jejaring kemitraan industri, serta merancang program pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja.

Hal ini menjadi sangat relevan mengingat Provinsi Jambi memiliki potensi besar di sektor perkebunan, pertanian, jasa pariwisata, dan ekonomi kreatif yang membutuhkan tenaga kerja terampil dan siap pakai.

Sebagai provinsi yang sedang giat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui program Jambi Mantap, kehadiran SMK dengan status BLUD menjadi pengungkit strategis dalam menciptakan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha.

Lulusan SMK yang kompeten tidak hanya akan memperkuat daya saing tenaga kerja lokal, tetapi juga berpotensi menciptakan wirausaha muda yang mampu mengelola potensi daerah secara berkelanjutan.

Masih dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Jambi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga turut meresmikan SMK Muhammadiyah Kota Jambi sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasi, termasuk yang dikelola oleh masyarakat.

Langkah ini menjadi simbol pengakuan terhadap peran strategis lembaga pendidikan non-negeri dalam mencetak tenaga kerja terampil, memperluas akses layanan pendidikan bermutu, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis kompetensi
BLUD: Instrumen Manajerial untuk Daya Saing SMK
Status BLUD pada satuan pendidikan vokasi bukan sekadar perubahan administratif, melainkan transformasi mendasar dalam manajemen kelembagaan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2018 tentang BLUD, lembaga pendidikan yang menyandang status BLUD diperkenankan mengelola pendapatan dari jasa layanan pendidikan, hasil produksi unit usaha, hingga dana hibah, tanpa harus bergantung pada mekanisme anggaran murni (APBD/APBN).

Dalam praktiknya, ini berarti sekolah memiliki kelonggaran untuk membentuk teaching factory, menggandeng mitra industri, hingga menjual produk hasil karya siswa secara legal. SMK Negeri 4 Kota Jambi, misalnya, telah menjalin kerja sama dengan sektor perhotelan, tata boga, dan pastry & bakery.

Model pembelajaran berbasis produksi ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis siswa, tetapi juga melatih mereka dalam ekosistem bisnis yang riil. Penyiapan lulusan yang kompeten dan adaptif ini sejalan dengan arah kebijakan link and match yang digaungkan oleh Kemendikbudristek sejak 2019.

Mewujudkan Ekosistem Pendidikan yang Kontekstual dan Berbasis Lokal
Lebih jauh, pendekatan BLUD memberikan peluang bagi sekolah untuk merancang program pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan daerah.

Seperti disampaikan Menteri Abdul Mu’ti, SMK tidak boleh tercerabut dari akar budaya dan potensi lokal. Hal ini selaras dengan temuan Bappenas (2023) yang menyebut bahwa pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal seperti pertanian, perikanan, dan kerajinan rakyat akan tumbuh signifikan jika didukung oleh pendidikan vokasi yang kontekstual dan aplikatif.

Dalam konteks Jambi, yang memiliki kekayaan hayati dan budaya Melayu yang kental, penguatan SMK berbasis kearifan lokal dapat menjadi jalan tengah antara modernisasi dan pelestarian budaya.

Program pembelajaran yang melibatkan alam dan komunitas tidak hanya memperkuat identitas siswa, tetapi juga membuka peluang ekonomi alternatif yang inklusif.

Relevansi SMK dengan Visi Ekonomi Masa Depan

Pemerintah telah menetapkan target Indonesia Emas 2045, di mana 70% angkatan kerja ditargetkan berasal dari lulusan pendidikan vokasi dan politeknik.

Agar target ini tercapai, transformasi kelembagaan SMK harus menjadi prioritas. Penetapan BLUD adalah langkah awal menuju perubahan sistemik yang memungkinkan SMK menjadi pilar pembangunan ekonomi berbasis inovasi, produktivitas, dan kewirausahaan.

Dengan status BLUD, SMK memiliki ruang untuk berinovasi, berekspansi, dan menyusun strategi jangka panjang. Namun demikian, keberhasilan kebijakan ini sangat ditentukan oleh kapasitas manajemen sekolah, pelatihan guru, dan dukungan regulasi daerah. Oleh karena itu, perlu sinergi lintas sector, pemerintah, industri, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, penerapan skema BLUD pada satuan pendidikan vokasi di Provinsi Jambi merupakan langkah strategis dalam mendekatkan institusi pendidikan dengan dinamika kebutuhan dunia kerja dan potensi ekonomi lokal.

Transformasi ini tidak hanya berdampak pada aspek kelembagaan dan tata kelola, tetapi juga memberikan fondasi yang lebih kokoh bagi penguatan kapasitas lulusan SMK dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan masa depan.

Untuk memastikan keberlanjutan kebijakan ini, diperlukan konsistensi regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat satuan pendidikan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Dengan dukungan yang tepat, SMK berstatus BLUD dapat menjadi instrumen pembangunan daerah yang efektif, sekaligus kontributor utama dalam pencapaian visi pembangunan nasional berbasis vokasi yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing.

Penulis adalah Akademisi UIN STS Jambi

Previous Post

Polda Jambi Jadi Lokasi Riset Akpol untuk Perbaikan Sistem Jarlatsuh

Next Post

Skutik Petualang Yamaha X-Ride 125 Dapat Sentuhan Warna dan Fitur Baru

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Bandara Sultan Thaha: Upaya Membuka Langit Jambi, Membuka Masa Depan

by Redaksi
17/06/2026
Ir. Syahrasaddin, M.Si. (Dok. Penulis)
OPINI

MBG Jambi :  Dari Piring Anak Menuju Penguatan Ekonomi Desa

by Redaksi
17/06/2026
Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. (dok. Penulis)
OPINI

Perspektif Hukum: Dasar Hukum Hibah Aset Daerah dalam Sistem Pemerintahan Indonesia

by Redaksi
07/06/2026
Syahrasaddin (Dok. Penulis)
OPINI

Strategi Pemerintah Daerah Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat

by Redaksi
05/06/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

SDM sebagai Fondasi Hilirisasi di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur

by Redaksi
04/06/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Migas, Kelapa, Sawit, hingga Kekuatan Maritim Masa Depan

by Redaksi
04/06/2026
Next Post
Tampilan terbaru Yamaha X-Ride 125 warna Blue dengan desain agresif dan grafis ikonik “X”, siap menemani petualangan generasi muda. (Dok. Yamaha Indonesia)

Skutik Petualang Yamaha X-Ride 125 Dapat Sentuhan Warna dan Fitur Baru

Musri Nauli (Dok Istimewa)

Jambi dan Pertumbuhan Ekonomi (2

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar (tengah) didampingi Tim Supervisi Ditbinmas Polda Jambi memberikan paparan dalam kegiatan supervisi fungsi Binmas di Aula Manginti Polresta Jambi, Selasa (29/7/2025).(dok.humas)

Tingkatkan Efektivitas Binmas, Ditbinmas Polda Jambi Supervisi Polresta Jambi

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rakernis Gabungan Fungsi TIK dan Bidkum Polda Jambi Tahun Anggaran 2025 di Aula Gedung Siginjai, Selasa (29/7/2025). (Dok. Humas)

Kapolda Jambi Buka Rakernis Gabungan TIK dan Bidkum Polda Jambi Tahun 2025

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris (tengah) berfoto bersama pengurus Dekranasda Jambi masa bakti 2025–2030 usai pelantikan di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (29/7/2025). (Dok.erit - kominfo)

Dekranasda dan Pokja Bunda PAUD Jambi Resmi Dilantik, Ini Harapan Hesti Haris

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN