JT.COM – Ajang balap lurus paling bergengsi, Drag Race & Drag Bike 2025, siap digelar di Sirkuit Non Permanen Kotabaru, Kota Jambi, pada Sabtu–Minggu, 6–7 September 2025.
Kejuaraan ini merupakan bagian dari Andalas Drag Series Round 3 yang masuk dalam kalender otomotif nasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jambi, Erwandi, mengatakan ajang ini mempertandingkan 30 kelas dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.
“Ada 15 kelas Drag Race dan 15 kelas Drag Bike. Pendaftarannya sudah dibuka sejak 1 September 2025, dan sampai saat ini ada sekitar 500 peserta yang akan ikut serta,” kata Erwandi, Kamis malam (4/9/2025).
Peserta yang ambil bagian bukan hanya dari Jambi, tetapi juga dari berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran mereka membuat kejuaraan ini semakin kompetitif sekaligus menjadi magnet bagi pecinta otomotif.
Kejuaraan akan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Jambi, Maulana,. Pemerintah Kota Jambi berharap gelaran ini dapat menjadi hiburan gratis bagi masyarakat sekaligus mendorong konsep sport tourism.
“Event seperti ini selain memberi ruang bagi atlet dan komunitas otomotif, juga menghadirkan multiplier effect bagi sektor ekonomi, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif di Jambi,” jelas Erwandi.
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemkot Jambi bersama kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar area lomba. Penutupan dan pengalihan arus berlaku pada Sabtu–Minggu, 6–7 September 2025, mulai pukul 06.00–18.00 WIB.
Untuk mendukung kelancaran ajang Drag Race & Drag Bike 2025, Pemkot Jambi bersama kepolisian akan melakukan penutupan dan pengalihan arus di sejumlah ruas jalan sekitar area perlombaan.
Rekayasa lalu lintas ini berlaku pada Sabtu dan Minggu, 6–7 September 2025, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Sejumlah titik yang terdampak penutupan meliputi Jalan Jenderal Basuki Rahmat tepatnya di depan RS Mitra, Jalan Zainir Haviz di depan Gedung PTSP, Jalan Agus Salim di depan pintu masuk GOR, serta Jalan Basuki Rahmat di Simpang Perumnas.
Pemkot mengimbau masyarakat agar memilih jalur alternatif dan mematuhi arahan petugas lalu lintas di lapangan demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama. (Stp)
















Discussion about this post