JT.COM – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), mengapresiasi keberadaan Gerai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik Dekranasda Kota Jambi.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Dekranasda Kota Jambi Masa Bakti 2025–2030 di Ballroom Griya Mayang, Kantor Wali Kota Jambi, Selasa (12/8/2025).
“Gerai UMKM ini bukan hanya tempat memajang produk, tetapi bukti nyata kemajuan Kota Jambi sebagai barometer perkembangan Provinsi Jambi. Kota ini memiliki sumber daya manusia melimpah, transportasi memadai, dan dinamika ekonomi yang terus berkembang. Semua ini modal penting untuk mendorong kerajinan dan UMKM semakin maju,” kata Hesti Haris.
Hesti menekankan pentingnya peran Dekranasda dalam mengembangkan kerajinan khas daerah, seperti kerajinan purun dari Tanjung Jabung Timur yang menggabungkan nilai seni dan kearifan lokal. Menurutnya, kekayaan budaya tersebut perlu dilestarikan sekaligus dikembangkan menjadi produk bernilai jual tinggi.
Ia juga memuji sinergi Ketua Dekranasda Kota Jambi, Dr. dr. Nadiyah, Sp.Og., dan Wakil Ketua, Marsha, yang dinilainya saling melengkapi meski berasal dari latar belakang berbeda.
Kolaborasi tersebut dinilai berhasil melahirkan karya unggulan seperti songket, motif ikan suluang, dan sulam benang emas yang kini menjadi ciri khas daerah.
Hesti mendorong pengurus Dekranasda untuk mendaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi karya unggulan, termasuk Batik Besurek.
“Upaya ini penting untuk melindungi keaslian dan nilai budaya produk, sekaligus meningkatkan daya saing di pasar nasional dan internasional,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, SE., MA., turut memberikan apresiasi kepada pengurus Dekranasda yang baru dilantik. Menurutnya, Dekranasda memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan UMKM dan industri kerajinan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat.
Ketua Dekranasda Kota Jambi, dr. Nadiyah, menyampaikan bahwa lebih dari 50 persen kepengurusan baru diisi oleh pelaku langsung di bidang kriya dan wastra.
“Mereka diharapkan menjadi pembina yang memahami kebutuhan perajin, membimbing perajin pemula agar tumbuh, berdaya saing, dan menghasilkan produk berkualitas,” katanya.
Ia menambahkan, kepengurusan baru juga melibatkan generasi muda agar lahir ide-ide segar, kreativitas, dan inovasi yang mampu memperkuat eksistensi Dekranasda Kota Jambi.
“Dengan demikian, produk kita tidak hanya diterima di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar global,” pungkasnya.
Acara diakhiri dengan peninjauan gerai UMKM oleh Hesti Haris bersama rombongan. (Adv/Yol)
Discussion about this post