JT.COM – Peringatan Hari Bhakti Pendamping Desa Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 menjadi momentum berbagi kepedulian kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu menyalurkan 150 paket sembako dan 100 amplop santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa.
Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal, Kabupaten Bengkulu Utara, Sabtu (31/10/2026).
Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., hadir langsung dalam kegiatan tersebut sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.
Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang masih menghadapi keterbatasan ekonomi.
Yulkamra mengatakan, kehadiran BAZNAS dalam peringatan Hari Bhakti Pendamping Desa bukan sekadar memenuhi undangan kegiatan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
“Hari Bhakti Pendamping Desa ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi. Pendamping desa merupakan garda terdepan dalam pembangunan desa. BAZNAS hadir untuk memastikan zakat juga menjadi energi pemberdayaan masyarakat,” ujar Yulkamra.
Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur dan program pemerintahan. Perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan, juga harus menjadi bagian penting dari pembangunan.
Karena itu, BAZNAS terus mendorong agar pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
150 Paket Sembako dan 100 Santunan untuk Masyarakat
Yulkamra menjelaskan, sebanyak 150 paket sembako dan 100 amplop santunan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut merupakan amanah dari para muzaki.
Ia menegaskan, setiap amanah yang dipercayakan kepada BAZNAS harus dikelola dan disalurkan secara bertanggung jawab, transparan, serta tepat sasaran.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan. Bantuan hari ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita, khususnya kaum dhuafa, dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” tegasnya.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga penerima manfaat sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu.
Bagi BAZNAS, zakat tidak hanya berkaitan dengan kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki peran sosial dalam membantu mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Desa
Peringatan Hari Bhakti Pendamping Desa 2026 di Bengkulu Utara diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pendamping desa, dan berbagai lembaga yang memiliki perhatian terhadap pembangunan masyarakat.
BAZNAS Provinsi Bengkulu memandang sinergi tersebut penting agar program pemberdayaan dan penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih optimal.
Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat zakat, terutama keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Kehadiran BAZNAS dalam Hari Bhakti Pendamping Desa 2026 sekaligus menegaskan komitmen lembaga tersebut untuk terus menghadirkan zakat sebagai instrumen kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Bengkulu. (Yl)














Discussion about this post