• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Selasa, 13 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

PAKEM, Contoh Nyata Reformasi Ekosistem Pers Daerah

Redaksi by Redaksi
05/06/2025
in OPINI
0
SS Apliksi PAKEM Pemkab Batabng Hari

SS Apliksi PAKEM Pemkab Batabng Hari

PostTweetShareScan

Oleh: Ramadhani

Di tengah derasnya arus informasi digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batanghari mengambil langkah taktis yang patut diapresiasi: menciptakan platform PAKEM sebagai bentuk multitugas dinamis dalam menghadirkan produk jurnalistik berkualitas.

Baca juga

BRIEF 2026 Buka Peluang Investasi Bengkulu ke Pasar Global

12/10/2026

HUT ke-27 Sarolangun, Gubernur Al Haris Tekankan Hari Jadi Sebagai Momentum Evaluasi dan Perkuat Sinergi Pembangunan

12/10/2026

Kapolri Pimpin Sertijab Kakorlantas dan Tiga Kapolda di Mabes Polri

12/10/2026

Melesat di Tengah Persaingan Ketat, Bintang dan Resky Naik Podium Moto4 Asia Cup

12/10/2026

Ditpolairud Polda Bengkulu Patroli dan Sambangi Nelayan di Perairan Muara Dua

12/10/2026

Minggu Kasih di Lubuk Sirih Ilir, Kapolsek Manna Tampung Keluhan Warga soal Kenakalan Remaja

12/10/2026

Langkah ini bukan sekadar administratif. PAKEM memberi ruang bagi para wartawan untuk naik kelas—bukan hanya dari segi kompetensi, tetapi juga etika dan kejelasan posisi mereka sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Melalui PAKEM, berita yang telah dipublikasikan oleh wartawan—baik melalui media daring maupun media sosial diintegrasikan ke dalam satu sistem. Hasilnya, keterbukaan informasi meningkat secara signifikan. Masyarakat kini bisa mengakses, menanggapi, bahkan mengkritisi informasi secara langsung melalui kanal yang disediakan. Inilah transparansi dalam bentuk paling nyata.

Namun transparansi tanpa kualitas hanyalah ruang kosong. Kepala Diskominfo Batanghari, Amir Hamzah, tampaknya menyadari betul hal itu. Ia menaruh harapan besar pada lahirnya penulis-penulis yang tidak hanya produktif, tetapi juga patuh pada kaidah jurnalistik: menyajikan fakta, menjaga keberimbangan (cover both sides), dan tidak mencampuradukkan opini pribadi dengan informasi publik.

Di sinilah PAKEM punya nilai strategis. Sistem ini menjadi alat seleksi alam terhadap mereka yang benar-benar layak disebut jurnalis. Diskominfo juga menetapkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sebagai tolok ukur legalitas media. Artinya, hanya perusahaan pers dengan badan hukum dan wartawan yang bersertifikat yang dapat ikut dalam ekosistem informasi resmi pemerintah.

Namun, seperti biasa, tidak semua pihak menyambutnya dengan tangan terbuka. Sebagian oknum—yang kerap disebut “wartawan untul-untul” tampak gelisah. Mereka adalah individu atau kelompok yang tidak memiliki badan hukum, tidak memiliki sertifikasi kompetensi, dan lebih sering menjalankan praktik intimidasi ketimbang kerja jurnalistik.

Wartawan jenis ini biasanya keluar masuk kantor pemerintahan tanpa tujuan jelas, kecuali sekadar menakut-nakuti. Mereka tidak terdaftar di Dewan Pers, tidak menjunjung kode etik jurnalistik, dan tidak bisa menunjukkan legalitas medianya. Praktik semacam ini bukan hanya merusak citra profesi wartawan, tetapi juga membahayakan hak masyarakat atas informasi yang benar.

PAKEM, dalam konteks ini, menjadi pagar pengaman sekaligus cermin. Masyarakat dan instansi pemerintah kini bisa mengecek legalitas wartawan hanya dengan mengakses situs resmi Dewan Pers. Ini langkah cerdas dan strategis yang seharusnya menjadi standar nasional.

Sudah saatnya pemerintah daerah lain mengikuti jejak Batanghari. PAKEM adalah bukti bahwa inovasi birokrasi bisa berperan besar dalam menertibkan dunia pers, sekaligus menjaga marwah jurnalisme sebagai pilar keempat demokrasi.

Di era ketika siapa pun bisa mengaku wartawan, sistem seperti PAKEM adalah penyaring yang dibutuhkan. Bukan untuk membatasi kebebasan pers, tetapi untuk memastikan bahwa kebebasan itu dijalankan oleh mereka yang layak, terdidik, dan bertanggung jawab.

Penulis adalah Pengurus JMSI Jambi, Pemegang Sertifikat Madya LPDS

Previous Post

Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Tiba di Mendahara

Next Post

Tinjau Proyek, Wali Kota Jambi dan Tim Terperosok ke Lubang Sedalam Dua Meter

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Bandara Sultan Thaha: Upaya Membuka Langit Jambi, Membuka Masa Depan

by Redaksi
17/06/2026
Ir. Syahrasaddin, M.Si. (Dok. Penulis)
OPINI

MBG Jambi :  Dari Piring Anak Menuju Penguatan Ekonomi Desa

by Redaksi
17/06/2026
Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. (dok. Penulis)
OPINI

Perspektif Hukum: Dasar Hukum Hibah Aset Daerah dalam Sistem Pemerintahan Indonesia

by Redaksi
07/06/2026
Syahrasaddin (Dok. Penulis)
OPINI

Strategi Pemerintah Daerah Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat

by Redaksi
05/06/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

SDM sebagai Fondasi Hilirisasi di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur

by Redaksi
04/06/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Migas, Kelapa, Sawit, hingga Kekuatan Maritim Masa Depan

by Redaksi
04/06/2026
Next Post
Tangkapan layar video Maulana dan rombongan terperosok ke lubang berlumpur saat meninjau proyek pengendalian banjir di Kenali Asam Bawah, Rabu (6/6/2025). (Dok. SS Akun instgaram Jambisharing)

Tinjau Proyek, Wali Kota Jambi dan Tim Terperosok ke Lubang Sedalam Dua Meter

Pansus I DPRD Kota Jambi menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama sejumlah OPD untuk membahas temuan LHP BPK Tahun 2024 di Ruang Rapat B DPRD Kota Jambi, Rabu (4/6/2025). (dok. Humas DPRD Kota Jambi)

LHP BPK 2024, DPRD Kota Jambi Dorong Perbaikan Tata Kelola Keuangan

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar bersama Wakil Gubernur Jambi, unsur Forkopimda, dan perwakilan PT Brahmana Bina Bakti melakukan penanaman jagung siklus II sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional di Muaro Jambi, Kamis (5/6/2025). (Dok, Stepanus)

Panen Raya Jagung 180 Ton, Kapolda Jambi: Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan

Gubernur Jambi Al Haris bersama para kepala daerah se-Provinsi Jambi saat melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Dok. Ertit - Kominfo)

Al Haris Minta Dukungan Menkes untuk Percepatan Pembangunan RS Daerah

Dirut Perumdam Tirta Mayang, Dwike Riantara (kanan), secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada panitia pelaksana di lingkungan warga RT 27 Kota Jambi, Kamis (5/6/2025). (Dok. Yola)

Tirta Mayang Salurkan 22 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Jambi

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN