JT.COM – PBSI Kota Bengkulu menggelar Musyawarah Kota (Muskot) di Hotel Adeva, Kota Bengkulu, Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, H.Suharto,SE.,MBA.
Dalam sambutannya, Suharto menegaskan bahwa jabatan pengurus PBSI adalah amanah dan bentuk pengabdian, bukan sekadar posisi organisasi.
“Menjadi pengurus PBSI adalah pengabdian. Mereka yang terpilih harus bekerja untuk kemajuan organisasi dan daerah, serta fokus meningkatkan prestasi atlet,” kata Suharto.
Ia meminta pengurus yang terpilih nantinya membangun kerja kolektif dan menjaga komunikasi yang baik dengan Pengprov PBSI Bengkulu.
“Kalau ada beban, kita pikul bersama. Kalau ada pekerjaan, kita selesaikan bersama. PBSI harus berjalan dengan semangat gotong royong,” ujarnya.
Suharto juga menekankan bahwa PBSI harus menjadi wadah pembinaan atlet, bukan ruang bagi kepentingan pribadi.
“PBSI ini bukan untuk orang besar, tetapi untuk membangun prestasi anak-anak kita agar bisa menembus level nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Selain itu, ia menyoroti kesiapan Bengkulu dalam menyukseskan Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis yang akan digelar di daerah tersebut.
Menurutnya, event tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan bulutangkis di Bengkulu, sekaligus ajang pembuktian kemampuan daerah sebagai tuan rumah.
“Sirnas ini harus kita sukseskan bersama. Ini momen penting dan kepercayaan yang diberikan kepada Bengkulu. Kita tidak boleh lemah, justru harus lebih siap dan kompak,” kata Suharto.
Ia menambahkan, sinergi seluruh pengurus dan pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan event nasional tersebut.
“Kita sudah dipercaya. Maka kita harus jawab dengan kerja keras, kekompakan, dan hasil yang membanggakan,” pungkasnya. (Yl)


















Discussion about this post