JT.COM – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), menegaskan pentingnya kolaborasi lintas organisasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah.
Hal itu disampaikan Hesti saat menghadiri pengukuhan empat organisasi, yakni TP-PKK, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Pokja Bunda PAUD, dan Tim Pembina Posyandu, yang dilaksanakan terpisah oleh Pemerintah Kabupaten Merangin di Aula Kantor Bupati Merangin, Jumat (8/8/2025) pagi.
“Harapan kita sebagai mitra pemerintah adalah agar setiap organisasi menjalankan tugas pokok dan fungsi sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Semua harus bergerak bersama untuk menyukseskan program pembangunan sesuai bidang masing-masing,” ujar Hesti Haris.
Dalam kesempatan tersebut, Hesti memaparkan 10 Program Pokok PKK sebagai panduan strategis untuk mewujudkan keluarga sejahtera, mandiri, dan berdaya saing.
Program ini dinilai selaras dengan upaya pemerintah daerah memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mendorong kesehatan masyarakat.
Ia juga menyoroti peran Tim Pembina Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang bertugas membina dan mengawasi pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di enam bidang: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
“Pemenuhan keenam bidang layanan ini harus dilakukan konsisten dan berkesinambungan agar manfaatnya dirasakan langsung masyarakat. Semua pihak, baik pemerintah daerah, kader Posyandu, maupun masyarakat, harus memperkuat koordinasi dan sinergi,” tegasnya.
Hesti juga menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda melalui tujuh kebiasaan positif, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal.
Menurutnya, kebiasaan ini perlu ditanamkan sejak dini di keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat, dengan orang tua dan guru sebagai teladan utama.
Bupati Merangin, H. M. Syukur, dalam sambutannya menyebut PKK, Bunda PAUD, Posyandu, dan Dekranasda sebagai pilar penting dalam pembangunan sosial, pendidikan anak usia dini, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan penguatan peran perempuan. Ia meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) berperan aktif mendukung program organisasi mitra pemerintah.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Merangin, Hj. Lavita Mudahar Syukur, memaparkan inovasi PKK tahun 2026 bertajuk Titian Dapil, yang bertujuan memperkuat komunikasi PKK dari tingkat kabupaten hingga desa, sekaligus memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital di tingkat desa.
Terkait Dekranasda, Lavita berharap pendampingan bagi pelaku UMKM dan IKM, terutama pengrajin batik, anyaman, songket, dan aksesoris, dapat terus ditingkatkan agar produk lokal Merangin mampu bersaing di pasar daerah maupun nasional.
Acara pengukuhan ini dihadiri Wakil Bupati Merangin Abdul Khafid Moein, Sekretaris Daerah Kabupaten Merangin, Ketua Pokja Bunda PAUD Provinsi Jambi Hj. Iin Kurniasih Sudirman, kepala OPD, camat se-Kabupaten Merangin, kepala desa, dan tamu undangan lainnya. (Adv/Us)
Discussion about this post