JT.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi kembali memperpanjang status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Status ini berlaku mulai 5 Agustus hingga 4 November 2025.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Muaro Jambi, Alias, mengatakan perpanjangan status siaga karhutla bersifat tentatif. Artinya, keputusan tersebut dapat berubah menyesuaikan kondisi lapangan.
“Iya benar, diperpanjang selama 90 hari ke depan. Namun sifatnya tentatif, bisa berubah sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Alias, Rabu (27/8/2025).
Menurut data BPBD Muaro Jambi, hingga saat ini tercatat delapan kejadian karhutla di wilayah tersebut dengan total lahan terbakar mencapai 275 hektare. Sebagian besar kebakaran terjadi di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, dengan luas terbakar sekitar 270 hektare.
Alias menambahkan, BPBD Muaro Jambi telah mendirikan posko induk siaga karhutla di kantor BPBD sebagai pusat koordinasi. Selain itu, pihaknya rutin melakukan pemantauan serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Muaro Jambi agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tegasnya. (Yol)
Discussion about this post