JT.COM – Program Subuh Berkah Bahagia yang digagas oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., kembali digelar untuk ketiga kalinya di Masjid Al-Amanah, kompleks Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (21/6/2025).
Kegiatan rutin yang diluncurkan sejak April 2025 ini bukan hanya menjadi wadah ibadah shalat Subuh berjamaah, melainkan juga forum silaturahmi, penyampaian aspirasi, serta dialog antara jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dengan masyarakat.
Wali Kota Maulana menekankan pentingnya komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan ini kami gagas untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan warga. Usai salat Subuh, kami berdialog santai sambil sarapan bersama untuk mendengarkan masukan warga,” ujar Maulana.
Acara ini dihadiri jajaran Pemkot Jambi, pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jambi, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), serta masyarakat dari berbagai kecamatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan forum ini sebagai ruang menyampaikan ide, kritik, maupun aspirasi secara terbuka. Ia menegaskan bahwa rumah dinas Wali Kota terbuka bagi warga yang ingin berolahraga bersama seperti senam sehat maupun bermain tenis setiap akhir pekan.
Tak hanya itu, Maulana menyinggung pentingnya program Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai sejak PAUD, serta berbagai inisiatif Pemkot seperti Sekolah Digital. “Program ini bagian dari ikhtiar membentuk generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota juga menyampaikan sejumlah program strategis seperti Call Center Bahagia 112 dan 119, jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan dan petugas keagamaan, serta program Kampung Bahagia berbasis gotong royong.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Amran, turut memberikan paparan mengenai upaya pengawasan pasar, pengendalian harga LPG 3 kilogram bersubsidi, serta penataan Pedagang Kaki Lima (PKL).
“Relokasi ini bukan untuk menyulitkan pedagang, tetapi justru untuk memberikan tempat usaha yang lebih layak dan aman. Mereka kami arahkan ke Pasar Rakyat Talang Banjar dan Pasar Induk Angso Duo, dengan kebijakan pembebasan sewa selama enam bulan di Angso Duo,” jelas Amran.
Diskusi berlangsung hangat, dengan masyarakat antusias menyampaikan pertanyaan dan keluhan. Wali Kota Maulana menutup kegiatan dengan penyerahan simbolis Al-Qur’an kepada perwakilan jamaah, sebagai dukungan spiritual bagi umat.
Kegiatan Subuh Berkah Bahagia kemudian ditutup dengan sarapan bersama antara wali kota, jajaran pemerintah, dan masyarakat, dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.(Stp/Adv)
Discussion about this post