JT.COM – Polda Bengkulu mengerahkan 250 personel untuk mengamankan perayaan Jumat Agung dan Paskah di Kota Bengkulu, Jumat (3/4/2026).
Aparat disebar di sejumlah gereja dan titik keramaian guna memastikan ibadah berlangsung aman dan khidmat.
Personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, Ditpamobvit, Ditlantas, dan Ditintelkam disiagakan di gereja-gereja utama.
Pengamanan difokuskan di antaranya di Gereja Katolik St. Yohanes Penginjil, Gereja Methodist Indonesia, HKBP Lingkar Barat, GKII Kebun Tebeng, dan HKBP Jitra.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama rangkaian ibadah.
Kabid Humas Polda Bengkulu, Ichsan Nur, menegaskan pengamanan ini bentuk komitmen Polri.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa beribadah dengan aman, tenang, dan nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, aparat juga mengantisipasi potensi gangguan seperti kejahatan dan ancaman keamanan lainnya.
Tim Jibom Satbrimob melakukan sterilisasi di sejumlah gereja sebelum ibadah dimulai. Polisi memastikan tidak ada benda mencurigakan di lokasi.
Selain itu, personel juga disiagakan di Pos Shelter Pantai Panjang untuk membantu masyarakat selama libur panjang.
Pengamanan tidak hanya fokus di rumah ibadah. Polisi juga menjaga objek wisata dan pusat keramaian seperti Pantai Panjang, Pantai Pasir Putih, hingga pusat perbelanjaan.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Paskah.
Kabid Humas mengimbau masyarakat tetap waspada dan aktif melapor jika menemukan hal mencurigakan.
“Jika ada potensi gangguan, segera hubungi Call Center 110. Kami siap merespons cepat,” tegas Ichsan.
Pengamanan terpadu ini diharapkan mampu menjaga kerukunan umat beragama sekaligus memastikan Bengkulu tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Paskah. (Humas Polda/Yl)
















Discussion about this post