• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Minggu, 4 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Transformasi Ekonomi Berbasis Pertanian dalam Meningkatkan Nilai Tambah dan Kesempatan Kerja di Provinsi Jambi

Redaksi by Redaksi
13/05/2026
in OPINI
0
Prof. Dr. Ir. Suandi, M.Si., IPU (Dok. Penulis)

Prof. Dr. Ir. Suandi, M.Si., IPU (Dok. Penulis)

PostTweetShareScan

Oleh: Prof. Dr. Ir. Suandi, M.Si., IPU

Sektor primer yang meliputi tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan masih menjadi tulang punggung perekonomian Provinsi Jambi karena memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), penyerapan tenaga kerja, dan pengurangan kemiskinan masyarakat perdesaan.

Baca juga

M. Lisman Puja Kesuma Berpulang, H. Suharto Sampaikan Duka

03/10/2026

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

03/10/2026

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

03/10/2026

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

03/10/2026

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

03/10/2026

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

03/10/2026

Struktur ekonomi Provinsi Jambi menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan merupakan sektor dominan yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat terutama melalui subsektor perkebunan kelapa sawit, karet, kopi, dan hortikultura (BPS Provinsi Jambi, 2025).

Pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian di Provinsi Jambi memiliki karakteristik inklusif karena sebagian besar masyarakat perdesaan menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perkebunan rakyat.

Oleh karena itu, peningkatan produksi dan produktivitas pertanian secara langsung akan mempengaruhi tingkat pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian Taufik et al,. (2023) menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi memiliki hubungan positif terhadap perluasan kesempatan kerja dan pengurangan ketimpangan pendapatan masyarakat.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik Indonesia (2026), kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan ekonomi daerah pada Kuartal I 2026 sebesar 12,67% terhadap PDB dan menjadi penopang utama ekonomi ketiga terbesar setelah industri pengolahan dan perdagangan.

Sektor ini memiliki sumbangan penyerapan tenaga kerja terpenting di wilayah perdesaan yaitu mencapai 29,77% sehingga sektor pertanian di Provinsi Jambi disebut sektor padat karya yang mampu menyediakan kesempatan kerja bagi tenaga kerja dengan tingkat pendidikan dan keterampilan yang terbatas.

Hal tersebut menjadikan sektor pertanian sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat perdesaan terutama pada saat terjadi perlambatan ekonomi nasional maupun global.

Melalui pendekatan pembangunan ekonomi berkualitas, pemerintah Provinsi Jambi mulai mengarahkan kebijakan pembangunan kepada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan tata kelola pembangunan daerah, pembangunan infrastruktur dan pengembangan hilirisasi komoditas pertanian.

Strategi tersebut bertujuan meningkatkan nilai tambah produk pertanian sehingga ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada ekspor bahan mentah melainkan adanya pengembangan industri pengolahan berbasis sumber daya lokal (Haryana, 2025).

Kabupaten Merangin merupakan salah satu daerah di Provinsi Jambi yang memiliki ketergantungan sangat tinggi terhadap sektor pertanian sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB Kabupaten Merangin, yaitu lebih dari 50 persen dari total aktivitas ekonomi daerah. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi Kabupaten Merangin masih sangat bergantung pada aktivitas pertanian dan perkebunan rakyat (BPS Kabupaten Merangin, 2025).

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Merangin dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang relatif stabil. Pertumbuhan tersebut sebagian besar ditopang oleh peningkatan aktivitas sektor pertanian, terutama subsektor perkebunan kelapa sawit, karet, kopi, dan tanaman pangan. Penelitian Mainita, Winarni, Susilawati, dan Fajri (2025) menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Merangin dengan tingkat kontribusi yang dominan dibandingkan sektor lainnya.

Sektor pertanian, selain berperan terhadap pertumbuhan ekonomi, sektor ini juga berperan sebagai sumber utama lapangan kerja masyarakat. Sebagian besar tenaga kerja di wilayah pedesaan bekerja pada subsektor perkebunan rakyat dan usaha pertanian swadaya. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan produktivitas pertanian akan berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat dan penurunan tingkat kemiskinan daerah (Mainita et al., 2025).

Investasi pada sektor pertanian Kabupaten Merangin juga menunjukkan kontribusi yang sangat besar terhadap pembangunan ekonomi daerah. Penelitian Suandi dan Delis (2020) menggunakan pendekatan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) menunjukkan bahwa investasi terbesar di Kabupaten Merangin berada pada sektor pertanian dengan kontribusi sekitar 37,45 persen terhadap total investasi daerah.

Besarnya investasi tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian masih dianggap sebagai sektor strategis dalam pembangunan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja masyarakat. Pengembangan ekonomi Kabupaten Merangin saat ini mulai diarahkan pada penguatan hilirisasi pertanian dan pengembangan agroindustri berbasis komoditas unggulan lokal.

Pemerintah daerah mulai mendorong pengolahan kopi, industri turunan kelapa sawit, dan pengembangan usaha mikro berbasis hasil pertanian guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat. Selain itu, pembangunan jalan produksi, irigasi, dan konektivitas wilayah menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian dan memperkuat daya saing ekonomi daerah (BPS Provinsi Jambi, 2025).

Selain Kabupaten Merangin, Kabupaten Sarolangun juga memiliki karakteristik ekonomi yang didominasi sektor primer, terutama subsektor perkebunan kelapa sawit dan karet rakyat. Sebagian besar masyarakat Sarolangun menggantungkan kehidupan ekonomi pada aktivitas pertanian dan perkebunan sehingga fluktuasi harga komoditas global sangat memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat daerah. Perkebunan kelapa sawit rakyat menjadi salah satu penggerak utama aktivitas ekonomi lokal karena mampu menciptakan pendapatan rumah tangga dan memperluas aktivitas perdagangan serta jasa distribusi daerah (Putri, 2024).

Penelitian Putri (2024) menunjukkan bahwa faktor tenaga kerja, investasi, pengeluaran pemerintah, dan pembangunan infrastruktur memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan ekonomi Kabupaten Sarolangun. Infrastruktur jalan dan konektivitas wilayah menjadi faktor strategis karena menentukan kelancaran distribusi hasil perkebunan dan akses masyarakat terhadap pusat ekonomi dan pasar regional.

Selain pembangunan infrastruktur fisik, transformasi ekonomi Kabupaten Sarolangun juga mulai diarahkan pada peningkatan kualitas SDM pertanian dan pengembangan digitalisasi agribisnis. Pemanfaatan teknologi informasi dalam pemasaran hasil pertanian, akses informasi harga komoditas, serta penguatan kelembagaan petani menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok pertanian dan memperkuat daya saing komoditas lokal di pasar nasional maupun internasional (Kamilaris, Fonts, & Prenafeta-Boldú, 2019).

Akselerasi pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui hilirisasi pertanian menjadi strategi penting bagi Provinsi Jambi, Kabupaten Merangin, dan Kabupaten Sarolangun. Hilirisasi memungkinkan komoditas primer seperti kelapa sawit, kopi, dan karet tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi melalui pengembangan industri pengolahan dan agroindustri daerah. Strategi hilirisasi tersebut mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah secara berkelanjutan (Haryana, 2025).

Secara empiris bahwa sektor pertanian masih menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Merangin dan Kabupaten Sarolangun. Namun, untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan, diperlukan transformasi pembangunan melalui peningkatan kualitas SDM, penguatan tata kelola pembangunan, pembangunan infrastruktur, digitalisasi pertanian, dan hilirisasi komoditas unggulan daerah sehingga sektor pertanian dapat menjadi motor transformasi ekonomi regional yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Penulis adalah Tenaga Ahli Gubernur Jambi 2026

Previous Post

Polda Lampung Ungkap Kasus TPPO Anak di Bawah Umur

Next Post

TP PKK Provinsi Jambi Hadirkan Penyuluhan Gizi dan Layanan Kesehatan Gratis

Artikel lainnya

Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Bandara Sultan Thaha: Upaya Membuka Langit Jambi, Membuka Masa Depan

by Redaksi
17/06/2026
Ir. Syahrasaddin, M.Si. (Dok. Penulis)
OPINI

MBG Jambi :  Dari Piring Anak Menuju Penguatan Ekonomi Desa

by Redaksi
17/06/2026
Prof. Dr. H. Syamsir, S.H., M.H. (dok. Penulis)
OPINI

Perspektif Hukum: Dasar Hukum Hibah Aset Daerah dalam Sistem Pemerintahan Indonesia

by Redaksi
07/06/2026
Syahrasaddin (Dok. Penulis)
OPINI

Strategi Pemerintah Daerah Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat

by Redaksi
05/06/2026
Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Dok. Penulis)
OPINI

SDM sebagai Fondasi Hilirisasi di Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur

by Redaksi
04/06/2026
Prof. Dr. H. Haryadi, S.E., M.M.S. (Dok. Penulis)
OPINI

Dari Migas, Kelapa, Sawit, hingga Kekuatan Maritim Masa Depan

by Redaksi
04/06/2026
Next Post
Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris bersama jajaran Dharma Wanita Persatuan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi berfoto usai kegiatan Rabu Berkah di Sekretariat TP PKK Provinsi Jambi, Rabu (13/5/2026). (Dok. Redaksi)

TP PKK Provinsi Jambi Hadirkan Penyuluhan Gizi dan Layanan Kesehatan Gratis

BPN Bengkulu Tengah Lepas Mahasiswa Magang UNIVED

Kapolda Bengkulu Groundbreaking Bedah Rumah ke-77 hingga 80

Polsek Seginim Mediasi Sengketa Lahan Warga, Selesai Lewat Jalan Adat di Pino Baru

Sat Intelkam Polres Kepahiang Perkuat Sinergi dengan Mahasiswa Lewat Kegiatan SHERBA ITAM

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN