JT.COM – Pekan Ilmiah Komunikasi (PIKOM) 2026 menjadi momentum penting bagi penguatan kolaborasi antara Polresta Bengkulu dan Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 Kampus I Universitas Dehasen Bengkulu, Kamis (25/6/2026).
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat hadir langsung dalam kegiatan yang diselenggarakan Laboratorium Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial Universitas Dehasen Bengkulu tersebut.
Mengusung tema “Scientific & Entrepreneurship Communication”, PIKOM 2026 menghadirkan berbagai agenda akademik dan kreatif, mulai dari konferensi internasional, pameran fotografi hingga bazar UMKM yang melibatkan mahasiswa dan berbagai pemangku kepentingan.
Penandatanganan MoU menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Kesepakatan itu membuka ruang kerja sama antara Polresta Bengkulu dan Universitas Dehasen dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat menegaskan sinergi antara institusi pendidikan dan kepolisian menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis.
“Kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi nyata untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Kami ingin membangun sinergi yang memberikan manfaat luas bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” ujar Rahmad Hidayat.
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Kapolresta Bengkulu bersama perwakilan Universitas Dehasen Bengkulu dan disaksikan sejumlah pejabat daerah, akademisi, serta tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di lingkungan tempat tinggal mahasiswa seperti kos dan kontrakan.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus mitra kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami mengajak mahasiswa untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Lingkungan yang aman akan mendukung proses belajar, aktivitas sosial, dan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” katanya.
Selain penandatanganan MoU, PIKOM 2026 juga menghadirkan International Hybrid Conference bertema “Tourism, Entrepreneurship & Event: Kolaborasi Membangun Industri Kreatif Masa Depan”.
Kegiatan tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan antara akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan industri kreatif, pariwisata, serta kewirausahaan di Bengkulu.
Acara turut dihadiri perwakilan OJK, pemerintah daerah, pimpinan Universitas Dehasen Bengkulu, dosen, mahasiswa, serta berbagai unsur lainnya.
Kapolresta Bengkulu menegaskan pihaknya akan terus membangun kemitraan dengan perguruan tinggi dan berbagai elemen masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya keamanan sekaligus pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
“Kolaborasi antara Polri, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat. Dengan sinergi yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang berkualitas,” tegasnya.
Kegiatan PIKOM 2026 berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Pengamanan kegiatan dilakukan oleh jajaran Polsek Ratu Agung guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan kondusif. (Yl)
















Discussion about this post