JT.COM – Pemerintah Provinsi Bengkulu meluncurkan program pemutihan pajak kendaraan bermotor sekaligus undian hadiah emas total 12 gram bagi wajib pajak taat, Jumat (1/5/2026).
Program ini memberi keringanan sekaligus insentif. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan, kebijakan ini hadir untuk membantu masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
“Kami paham kondisi ekonomi masyarakat berbeda-beda. Karena itu, kami beri kesempatan membayar pajak lebih ringan lewat program pemutihan ini,” tegas Helmi.
Program pemutihan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Wajib pajak cukup membayar pajak tahun berjalan tanpa dibebani tunggakan dan denda.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kepatuhan sekaligus mendorong penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan.
Tak hanya keringanan, Pemprov juga menyiapkan apresiasi menarik. Wajib pajak yang membayar pada periode 1 Maret hingga 30 Juni 2026 berkesempatan mendapat hadiah emas total 12 gram.
Rinciannya:
1 keping emas 5 gram
2 keping emas 2,5 gram
2 keping emas 1 gram
“Ini bentuk apresiasi bagi masyarakat yang taat pajak. Kepatuhan harus kita hargai,” ujar Helmi.
Ia juga mengapresiasi dukungan PT Jasa Raharja Bengkulu yang ikut memfasilitasi hadiah tersebut.
Selain undian emas, wajib pajak yang membayar di Samsat Virtu Balai Buntar juga bisa membawa pulang hadiah langsung, seperti helm, payung, jam dinding, hingga mug dan kalender.
Peluncuran program ditandai pelepasan balon dan burung merpati sebagai simbol harapan baru bagi peningkatan kesadaran pajak.
Program ini langsung disambut antusias. Salah satu warga, Manap, mengaku terbantu dengan kebijakan tersebut.
“Alhamdulillah, pemutihan ini sangat membantu. Pembayaran jadi lebih ringan,” ujarnya.
Dalam kegiatan yang sama, Pemprov Bengkulu juga menyalurkan bingkisan dari Baznas kepada pengemudi ojek daring.
Pemprov menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan yang adil dan pro-rakyat. Pajak, kata Helmi, menjadi fondasi pembangunan daerah.
“Mari kita bangun Bengkulu dari hal sederhana, yakni taat membayar pajak dengan kesadaran dan kebanggaan,” pungkasnya. (Yl)
















Discussion about this post