• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Jumat, 30 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

BI Bengkulu Kompensasi 100 Ton Emisi, Perkuat Ekonomi Hijau

Admin by Admin
30/10/2026
in EKBIS
0
PostTweetShareScan

JT.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bengkulu memperkuat komitmen mendukung ekonomi hijau melalui aksi pengurangan emisi dan pelestarian lingkungan.

Salah satu langkah konkretnya, BI Bengkulu mengompensasi emisi karbon sebesar 100 ton CO₂e melalui mekanisme carbon offset di Bursa Karbon Indonesia.

Baca juga

Kapolda Tinjau Demplot Bawang Putih dan Tanam Pohon di Bengkulu Tengah

30/10/2026

Polda Bengkulu Mutasi 152 Personel, Perkuat Organisasi dan Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

30/10/2026

Kapolri dan Muhammadiyah Dorong Dialog untuk Cegah Konflik dan Jaga Kerukunan

29/10/2026

Wagub Sani Dorong Dekranasda Perkuat Ekonomi Kreatif dan Digitalisasi Kerajinan Daerah

29/10/2026

32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026

29/10/2026

10 Calon Berebut 5 Kursi Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu

29/10/2026

Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menerima Sertifikat Carbon Offset pada 16 Oktober 2026.

Sertifikat tersebut diserahkan oleh Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Bursa Efek Indonesia (BEI), Abdul Munim, bersama Kepala Pengembangan Carbon Trading dan Inisiatif Baru BEI, Edwin Hartanto.

Kompensasi karbon tersebut menjadi bagian dari implementasi program Sinergi Ekonomi dan Keuangan Hijau dan Inklusif (SEHATI) 2026.

BI Bengkulu menjalankan program ini melalui pengukuran jejak karbon, pengurangan emisi, penghijauan, pengelolaan limbah, hingga kompensasi karbon.

Langkah carbon offset tersebut mengacu pada hasil pengukuran jejak karbon dari aktivitas operasional dan kegiatan strategis BI Bengkulu selama Januari hingga Oktober 2026. Hasil pengukuran mencatat emisi sekitar 98,5 ton CO₂e.

Penghitungan mencakup penggunaan energi, operasional kendaraan, perjalanan dinas, serta penyelenggaraan kegiatan kelembagaan.

Data tersebut menjadi dasar bagi BI Bengkulu untuk menyusun langkah mitigasi emisi secara lebih terukur.

BI Bengkulu melakukan kompensasi melalui pembelian dan penghapusan unit karbon atau retirementSertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) pada IDXCarbon, Bursa Karbon Indonesia.

Unit karbon tersebut berasal dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei berkapasitas 2,4 megawatt di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Proyek ini memanfaatkan limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber energi terbarukan.

Pemanfaatan limbah tersebut membantu mengurangi emisi gas rumah kaca sekaligus mendukung pengembangan energi bersih.

Selain melalui pasar karbon, BI Bengkulu menjalankan aksi penghijauan bersama pemerintah daerah, BUMN, TNI, kelompok tani, dan masyarakat.

Hingga Oktober 2026, BI Bengkulu telah menanam dan mendistribusikan 500 bibit pohon. BI Bengkulu juga berpartisipasi dalam gerakan penanaman mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir.

Kolaborasi tersebut bertujuan memperluas kawasan hijau sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

BI Bengkulu berharap gerakan ini memberi manfaat ekologis dan memperkuat ketahanan lingkungan.

Komitmen ekonomi hijau juga terlihat dalam pengelolaan Limbah Racik Uang Kertas (LRUK).

BI Bengkulu memanfaatkan sebanyak 12,6 ton LRUK sebagai bahan bakar alternatif di PLN Nusantara Power, Muara Enim, Sumatera Selatan.

Pemanfaatan limbah tersebut menghasilkan lebih dari 14.485 kWh energi listrik.

BI Bengkulu tidak berhenti pada pemanfaatan limbah sebagai sumber energi.

Residu hasil pembakaran LRUK kembali diolah menjadi bahan baku paving block. Produk tersebut kemudian digunakan di area urban farming Program Jaga Dapur di lingkungan rumah dinas BI Bengkulu.

Upaya ini menerapkan prinsip reduce, reuse, recycle atau mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang limbah.

Program Jaga Dapur juga mendorong pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga.

Langkah tersebut sekaligus membantu upaya pengendalian inflasi melalui penguatan ketersediaan pangan.

Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengatakan berbagai inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam kegiatan operasional kelembagaan.

“Inisiatif carbon offset merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan yang kami lakukan untuk memastikan bahwa setiap aktivitas kelembagaan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui pengukuran jejak karbon, pengurangan emisi, penghijauan, pengelolaan limbah, dan kompensasi karbon, KPwBI Bengkulu berupaya menjadi contoh nyata dalam penerapan ekonomi dan keuangan hijau,” ujar Wahyu.

Menurutnya, BI Bengkulu akan terus memperkuat budaya kerja ramah lingkungan. Upaya itu dilakukan melalui pengukuran emisi secara berkala, efisiensi operasional, pengelolaan limbah, penghijauan, serta evaluasi kebutuhan kompensasi karbon.

BI Bengkulu juga akan memperluas sinergi dengan pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong praktik ekonomi rendah karbon.

Melalui rangkaian program tersebut, BI Bengkulu berkomitmen mendukung ekonomi dan keuangan hijau yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi kontribusi terhadap transisi menuju ekonomi rendah karbon dan pencapaian target Net Zero Emission Indonesia pada 2060 atau lebih cepat. (Yl)

Previous Post

Polda Bengkulu Mutasi 152 Personel, Perkuat Organisasi dan Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Next Post

Kapolda Tinjau Demplot Bawang Putih dan Tanam Pohon di Bengkulu Tengah

Artikel lainnya

EKBIS

BI Bengkulu Perkenalkan Kekayaan Wastra Daerah Lewat Mode by Cheka

by Admin
23/10/2026
EKBIS

ISEF 2026 Perkuat Ekonomi Syariah, BI Bengkulu Dorong Wakaf Produktif

by Admin
23/10/2026
EKBIS

Rekomendasi Laptop untuk Kerja Hybrid, ASUS Zenbook DUO dengan Dua Layar Penuh

by Redaksi
15/10/2026
EKBIS

BRIEF 2026 Buka Peluang Investasi Bengkulu ke Pasar Global

by Admin
12/10/2026
EKBIS

Bengcoolen Fest 2026 Diserbu 20 Ribu Pengunjung, Transaksi Tembus Rp1,29 Miliar

by Admin
12/10/2026
EKBIS

Talk Show BI Bengkulu: Pembukuan Rapi Buka Peluang Kredit UMKM

by Admin
11/10/2026
Next Post

Kapolda Tinjau Demplot Bawang Putih dan Tanam Pohon di Bengkulu Tengah

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN