JT.COM – Komandan Korem (Danrem) 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin meninjau progres pembangunan dua jembatan strategis di wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Jambi, guna memastikan pengerjaan berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas.
Peninjauan dilakukan di lokasi pembangunan jembatan beton Desa Penawar Tinggi, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, serta jembatan gantung Desa Koto Duko, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Kepala Seksi Operasi Korem 042/Gapu Kolonel Inf. Wahyu dan Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf. Eko Siswanto.
Danrem meninjau langsung kondisi konstruksi, mulai dari struktur bangunan hingga aspek keamanan pekerjaan di lapangan. Ia menegaskan percepatan pembangunan harus tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan konstruksi.
“Ini bukan sekadar proyek fisik. Ini akses utama hidup warga. Kalau jembatan terputus atau rusak, ekonomi dan aktivitas masyarakat ikut terganggu,” kata Brigjen TNI Nyamin.
Menurut dia, keberadaan dua jembatan tersebut sangat penting bagi mobilitas masyarakat, terutama untuk distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta konektivitas antarwilayah yang selama ini terkendala kondisi geografis.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang baik diharapkan mampu mengurangi hambatan aktivitas masyarakat, terutama saat cuaca buruk yang kerap memutus akses transportasi warga.
“Kita kejar waktu, tapi tidak boleh abaikan kualitas pekerjaan. Jembatan ini harus kuat, aman, dan bertahan lama karena dipakai setiap hari oleh masyarakat,” ujarnya.
Danrem juga menyebut keterlibatan TNI dalam pengawalan proyek infrastruktur merupakan bagian dari fungsi pembinaan teritorial, khususnya untuk mendukung pemerataan pembangunan di daerah.
Selama ini, keterbatasan akses di sejumlah wilayah Kerinci dan Sungai Penuh berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, layanan pendidikan, hingga distribusi hasil kebun.
Dengan pembangunan jembatan permanen tersebut, konektivitas masyarakat diharapkan semakin lancar dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (Nhr)
















Discussion about this post