JT.COM – Kawasan Percandian Muaro Jambi menjadi salah satu titik utama yang dikunjungi para wali kota peserta Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) II APEKSI Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Kota Jambi.
Sebanyak sembilan wali kota meninjau langsung situs bersejarah yang pernah menjadi pusat peradaban Sriwijaya tersebut.
Kunjungan dipimpin Wali Kota Jambi, Maulana, yang menyampaikan bahwa para kepala daerah memberikan apresiasi terhadap kondisi dan pengelolaan kawasan percandian. Menurutnya, Muaro Jambi memiliki nilai historis dan potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata berbasis warisan budaya.
“Kawasan percandian ini harus segera diresmikan dan dibuka lebih luas untuk publik agar pariwisata heritage berkembang,” ujar Maulana saat mendampingi rombongan di lokasi.
Selama visitasi, para wali kota mendapatkan penjelasan mengenai struktur candi, sejarah situs, dan upaya pelestarian yang telah dilakukan pemerintah daerah serta instansi terkait. Pemaparan juga mencakup rencana penguatan fasilitas kunjungan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Maulana menambahkan bahwa jejak sejarah di berbagai daerah di Sumatera Selatan saling berkaitan dan dapat dirangkai menjadi narasi besar mengenai kejayaan Sriwijaya. Ia menilai kolaborasi antardaerah penting untuk mengangkat potensi sejarah dan budaya menjadi nilai ekonomi baru.
“Semua daerah memiliki sejarah masing-masing. Jika dirajut, itu menjadi satu kisah besar tentang peradaban yang kuat dan unggul. Kolaborasi antarwali kota se-Sumbagsel sangat penting untuk membangun ekonomi maju bersama,” katanya.
Kunjungan ke Percandian Muaro Jambi menjadi rangkaian utama Muskomwil II APEKSI di Kota Jambi, yang tak hanya membahas isu pemerintahan, tetapi juga mengenalkan kekayaan budaya dan sejarah sebagai identitas daerah.(Stp)
















Discussion about this post