• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Minggu, 4 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Kapal Bantuan Nelayan 16 GT Disorot, DPRD Gelar RDP Libatkan DKP dan Kontraktor

Redaksi by Redaksi
13/04/2026
in ADVERTORIAL, DAERAH, PARLEMEN
0
PostTweetShareScan

JT.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas polemik pengadaan kapal bantuan nelayan yang menjadi sorotan publik. Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Tanjab Timur, Senin (13/4/2026), difokuskan pada penjelasan terkait perbedaan ukuran kapal yang semula direncanakan 10 Gross Tonnage (GT), namun hasil pengukuran menunjukkan kapasitas 16 GT.

RDP dipimpin Ketua DPRD Tanjab Timur Hj. Zilawati, S.H., dan dihadiri perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), kontraktor pelaksana, konsultan perencanaan, unsur masyarakat, serta media massa.

Baca juga

M. Lisman Puja Kesuma Berpulang, H. Suharto Sampaikan Duka

03/10/2026

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

03/10/2026

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

03/10/2026

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

03/10/2026

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

03/10/2026

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

03/10/2026

Dalam forum tersebut, DPRD meminta penjelasan dari pihak terkait guna memastikan proses pengadaan kapal bantuan nelayan yang menelan anggaran sekitar Rp1,8 miliar berjalan sesuai ketentuan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Direktur PT Cahaya Anggun Segara, Bambang, menjelaskan bahwa perbedaan angka Gross Tonnage (GT) bukan disebabkan perubahan desain kapal, melainkan karena metode pengukuran yang dilakukan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Menurut dia, GT merupakan satuan yang mengacu pada volume ruang tertutup di dalam kapal, bukan berat atau kapasitas muatan kapal.

“Secara teknis, kapal tetap sesuai dengan spesifikasi awal. Tidak ada perubahan desain,” ujar Bambang dalam rapat tersebut.

Ia menjelaskan, selama proses pembangunan terdapat penambahan sekat dan pintu pada area kabin yang sebelumnya dirancang terbuka. Langkah tersebut dilakukan untuk melindungi peralatan navigasi seperti GPS dan radio agar lebih aman saat kapal beroperasi.

Perubahan pada ruang tertutup itu, lanjut Bambang, berdampak pada perhitungan volume kapal oleh KSOP sehingga hasil pengukuran menunjukkan angka 16 GT.

Bambang juga membantah informasi yang menyebut kapal bantuan nelayan tersebut merupakan kapal bekas. Ia menegaskan proses pembangunan dilakukan dari awal dan berada di bawah pengawasan lembaga yang berwenang.

Menurutnya, pembangunan kapal telah melalui pengawasan dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan Syahbandar. Selain itu, tim penerima dari daerah juga disebut melakukan pemeriksaan langsung ke galangan kapal di Tanjung Pinang sebelum kapal dikirim ke Desa Lambur Luar.

Penjelasan serupa disampaikan Direktur PT Sarawani Visindo Teknik, Multi Supriyanto. Ia menegaskan tidak terdapat perubahan spesifikasi selama proses pembangunan kapal berlangsung.

“Hasil akhir pembangunan kapal telah sesuai dengan desain dan perencanaan yang kami susun sejak awal,” katanya.

Meski demikian, penjelasan dari pihak kontraktor dan konsultan belum sepenuhnya menghilangkan keraguan yang berkembang di tengah masyarakat.

Anggota DPRD Tanjab Timur, Muhammad Guntur, menilai polemik yang muncul lebih banyak dipengaruhi perbedaan pemahaman mengenai metode pengukuran GT.

Kendati demikian, ia menegaskan persoalan tersebut tetap perlu ditelusuri secara menyeluruh agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap pelaksanaan proyek dan penggunaan anggaran daerah.

“Perlu ada penjelasan yang komprehensif agar masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan tidak menimbulkan berbagai asumsi,” ujarnya.

Sejumlah elemen masyarakat juga mendorong adanya audit dan evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut. Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk memastikan proses pengadaan kapal bantuan nelayan berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat pesisir. (Adv)

Previous Post

Golkar Tanjabtim Gelar Halal Bihalal dan Pasar Murah

Next Post

DPRD Batang Hari Berikan Catatan Evaluasi terhadap LKPJ Bupati 2025

Artikel lainnya

DAERAH

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

by Admin
03/10/2026
DAERAH

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

by Admin
03/10/2026
DAERAH

PBSI Bengkulu Dukung Kejuaraan Badminton di Bengkulu Utara

by Admin
02/10/2026
Next Post

DPRD Batang Hari Berikan Catatan Evaluasi terhadap LKPJ Bupati 2025

Irwasda Polda Bengkulu, Ja’far Sidiq, mengikuti zoom meeting Selasa (14/4/2026). (Foto:yola)

Irwasda Polda Bengkulu Ikuti Zoom Meeting Rakor dan Rakernis Fungsi TIK Polri

Polsek Seginim turun langsung mengawal Penyaluran BANPANG di Desa Banding Agung, Senin (13/4/2026). (Foto:yola)

Polsek Seginim Kawal BANPANG, 102 KK Terima Bantuan

Personel Samapta Seluma bersama piket fungsi menyisir Alun-alun Tais, Taman Patung Kuda, dan Simpang 6. (Foto:yola)

Patroli Malam Seluma, Polisi Jaga 3 Titik Rawan

Gubernur Jambi Al Haris (kiri) dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad (kanan) menunjukkan dokumen kesepakatan bersama pengelolaan Pulau Berhala usai penandatanganan di Gedung Daerah Pemprov Kepri, Tanjung Pinang, Senin (13/4/2026) (Dok. Humas)

Dua Gubernur Sepakati Pengembangan Pulau Berhala, Bidik Wisata dan Ekspor

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN