JT.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar takziah dan doa bersama untuk memperingati tujuh hari wafatnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang, di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026).
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dan mendapat penghormatan luas dari berbagai kalangan hingga akhir hayatnya.
“Pada pukul 08.00 WIB saya berangkat ke Pekanbaru untuk mengantarkan jenazah almarhum. Setibanya di sana, kami disambut sangat baik. PWI dihargai oleh Pemerintah Provinsi Riau, pejabat daerah, hingga masyarakat sekitar,” ujar Munir.
Menurut dia, penghormatan tersebut mencerminkan kontribusi besar almarhum, baik bagi daerah maupun organisasi.
“Penghormatan itu tidak lepas dari jasa almarhum kepada daerah serta perannya dalam membesarkan PWI. Beliau sangat total dalam organisasi, termasuk saat proses persatuan kembali PWI,” katanya.
Acara takziah digelar pukul 14.00 WIB dan diikuti pengurus PWI Pusat, PWI provinsi, PWI kabupaten/kota, serta anggota PWI dari seluruh Indonesia secara hybrid.
Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka dari keluarga besar PWI atas kepergian sosok yang dikenal memiliki loyalitas dan komitmen dalam memajukan organisasi serta dunia jurnalistik nasional.
Suasana haru juga disampaikan Wakil Ketua Departemen Hankam Bidang Polri PWI Pusat, Musrifah, yang mendampingi almarhum pada saat-saat terakhir.
“Saya yang mendampingi saat almarhum mengalami serangan jantung,” ujarnya.
Ia juga memberikan kesaksian mengenai kepribadian almarhum.
“Dari sekian banyak orang yang saya kenal, beliau termasuk yang paling baik,” ucap Musrifah.
Munir mengajak seluruh jajaran PWI untuk terus mendoakan almarhum.
“Kami mengajak seluruh pengurus dan anggota PWI untuk mendoakan almarhum. Semoga pengabdian beliau menjadi amal jariyah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata dia. (Stp)
















Discussion about this post