JT.COM – Sirkuit Nasional (Sirnas) B PBSI 2026 resmi dibuka di Bengkulu, Minggu (16/8/2026). Ketua Pengprov PBSI Bengkulu, Suharto, S.E., M.B.A., membuka langsung turnamen yang mempertemukan ratusan atlet bulu tangkis dari berbagai daerah di Indonesia.
Sirnas B Bengkulu 2026 berlangsung di Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) dan dijadwalkan menggelar pertandingan pada 17–22 Agustus 2026.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 422 pemain dari 124 klub dan 14 provinsi ambil bagian dalam kejuaraan nasional tersebut.
Panitia mempertandingkan 11 kategori. Peserta berasal dari kelompok usia dini hingga kategori ganda pemula campuran.
Bengkulu menjadi salah satu daerah dengan jumlah peserta terbanyak. Sebanyak 85 pemain dari 16 klub tampil sebagai wakil tuan rumah.
Peserta lainnya datang dari DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat, Banten, Lampung, Jambi, Sumatera Utara, DI Yogyakarta, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
Suharto menyampaikan apresiasi kepada PP PBSI yang memberikan kepercayaan kepada Bengkulu sebagai tuan rumah Sirnas B 2026.
“Kami bangga dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada PP PBSI yang telah mempercayakan Bengkulu sebagai tuan rumah Sirnas,” ujar Suharto.
Menurutnya, kedatangan ratusan atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah menjadi peluang bagi Bengkulu. Tidak hanya untuk olahraga, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Hotel, kuliner, transportasi, hingga UMKM ikut merasakan dampak dari gelaran Sirnas B Bengkulu.
“Daerah yang ingin maju memang harus berani mendatangkan orang banyak. Kalau ada yang kurang, kita tambah. Kalau belum punya, harus kita siapkan,” tegasnya.
Suharto juga mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan upaya membangun prestasi olahraga.
“Kita tetap tidak boleh patah semangat. Kita harus berdiri dengan kaki sendiri dan tetap berupaya agar rencana yang sudah disusun bisa tercapai,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Turnamen serta Monitoring dan Evaluasi PP PBSI, Wahyana, memastikan seluruh persiapan teknis pertandingan telah rampung.
“Persiapan sudah selesai. Besok pagi kita bisa langsung melaksanakan pertandingan,” ujar Wahyana.
Ia menjelaskan, Sirnas merupakan bagian dari program pembinaan atlet nasional. Kejuaraan ini menjadi wadah bagi pemain untuk menambah pengalaman, mengukur kemampuan, dan meningkatkan prestasi.
“Sirnas merupakan bagian dari program yang telah disusun untuk meningkatkan kemampuan atlet-atlet Indonesia,” katanya.
Sirnas B Bengkulu 2026 bukan sekadar perebutan gelar juara. Kejuaraan ini menjadi bagian dari proses pembinaan atlet muda menuju level yang lebih tinggi.
Bagi Bengkulu, gelaran Sirnas juga menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan daerah menjadi tuan rumah event olahraga nasional.
Dengan hadirnya 422 atlet dari berbagai provinsi, Sirnas B Bengkulu 2026 diharapkan melahirkan talenta-talenta baru sekaligus memperkuat posisi Bengkulu dalam pembinaan olahraga bulu tangkis nasional. (Yl)
















Discussion about this post