JT.COM – Persiapan Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026 terus dikebut. Hingga Sabtu (15/8/2026), kesiapan lapangan dan fasilitas pendukung telah mencapai sekitar 70 persen.
Sirnas B Bengkulu dijadwalkan berlangsung pada 17–22 Agustus 2026. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang penting bagi atlet bulu tangkis untuk mengasah kemampuan dan bersaing di level nasional.
Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, Suharto, S.E., M.B.A., turun langsung meninjau venue bersama Ketua Panitia Sirnas B Bengkulu, Kussujiantho Utomo, dan Referee PP PBSI, Amirullah, Sabtu (15/8/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan pertandingan siap sebelum kejuaraan dimulai.

Suharto mengecek kondisi lapangan, pencahayaan, serta berbagai fasilitas pendukung yang masih dalam tahap penyelesaian.
“Persiapannya sudah mencapai sekitar 70 persen. Kami terus melakukan pembenahan agar seluruh kebutuhan di lapangan bisa diselesaikan tepat waktu,” ujar Suharto.
Menurut Suharto, kesiapan venue menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan Sirnas B Bengkulu 2026. Karena itu, panitia terus mengejar penyelesaian berbagai pekerjaan.
“Kami ingin ketika pelaksanaan nanti semuanya sudah siap. Tidak hanya lapangannya, tetapi juga fasilitas pendukung dan kenyamanan para peserta,” katanya.
Ia optimistis seluruh persiapan dapat rampung sebelum pertandingan dimulai.
“Kita optimistis persiapan ini bisa tuntas sesuai target. Yang terpenting, semua dikerjakan dengan baik sehingga Sirnas B dapat berlangsung sukses,” tegas Suharto.

Referee PP PBSI Amirullah juga meninjau langsung kondisi venue. Ia menilai fasilitas yang tersedia sudah layak untuk menggelar pertandingan bulu tangkis tingkat nasional.
Menurut Amirullah, sejumlah aspek penting seperti luas lapangan, tinggi ruangan, pencahayaan, dan kondisi venue sudah memenuhi standar.
“Kondisi lapangan sangat layak dan sudah memenuhi standar untuk Sirnas B di Bengkulu. Dari luas lapangan, tinggi lapangan, pencahayaan, dan situasinya sangat memungkinkan untuk kejuaraan bulu tangkis sirkuit nasional,” jelasnya.
Bahkan, Amirullah menilai venue tersebut memiliki potensi untuk digunakan pada ajang Sirnas A. Namun, diperlukan penyesuaian, terutama dari sisi jumlah lapangan.
“Lapangan ini sangat mumpuni untuk Sirnas A juga. Tinggal nanti jumlah lapangannya harus lebih banyak,” ujarnya.
Dengan progres mencapai 70 persen, panitia kini fokus menyelesaikan seluruh pekerjaan yang tersisa. Pembenahan dilakukan agar venue siap digunakan sesuai standar pertandingan.
B Bengkulu 2026 diharapkan tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding yang baik bagi atlet, pelatih, ofisial, dan seluruh peserta.
Bagi Bengkulu, kejuaraan ini juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan daerah menjadi tuan rumah event bulu tangkis tingkat nasional. (Yl)















Discussion about this post