JT.COM – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya menyelesaikan persoalan yang membelit program Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) IV di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Hal itu disampaikan Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, saat melakukan kunjungan kerja bersama Gubernur Jambi Al Haris di Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Rabu (20/8/2025).
Menteri Iftitah menegaskan, penyelesaian konflik lahan transmigrasi akan ditempuh melalui jalur mediasi maupun hukum.
“Keterangan dari saksi-saksi dan tokoh masyarakat akan menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian ini,” ujarnya.
Selain itu, Kementerian Transmigrasi berencana memperkuat kawasan transmigrasi di Jambi dengan pendekatan pendidikan dan inovasi industri. Pemerintah akan membangun Kampus Patriot dengan empat jurusan utama: Teknologi Pertanian, Teknik Kimia, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro. Kampus ini ditargetkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) transmigrasi.
“Kami ingin mencetak ahli-ahli industri, khususnya di sektor gula, agar kawasan transmigrasi memiliki kontribusi nyata secara nasional,” kata Iftitah.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V, Edi Purwanto, menekankan pentingnya dua hal krusial dalam pembahasan legislasi terkait transmigrasi. Pertama, pelepasan status kawasan hutan dari wilayah transmigrasi untuk memberi kepastian hukum bagi warga. Kedua, pembenahan regulasi yang berkaitan dengan pertanahan dan tata ruang.
“Ini menjadi prioritas pembahasan kami di Komisi V agar ke depan transmigrasi bukan hanya solusi pemukiman, tetapi juga pusat pertumbuhan baru,” ujar Edi.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan penyelesaian konflik lahan transmigrasi serta penguatan program jangka panjang berbasis pemberdayaan masyarakat. (Stp)
Discussion about this post