JT.COM – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Wartawan Fast Respon Indonesia Provinsi Jambi, Dody Candra, mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Menurut Dody, kemajuan teknologi membuat penggunaan gawai dan aplikasi digital semakin terbuka, bahkan dapat diakses oleh anak-anak.
“Makin canggihnya dunia digital, dari orang dewasa hingga anak-anak bebas menggunakan telepon pintar dan menginstal aplikasi apa pun. Karena itu perlu pengawasan ekstra ketat dari orang tua dan guru,” kata Dody, Selasa (19/8/2025).
Ia menegaskan, masyarakat harus cermat dalam menerima informasi di media sosial. Konten yang beredar, katanya, bisa berupa propaganda, berita bohong, ujaran kebencian, hingga pornografi.
“Jangan telan mentah-mentah informasi di media sosial. Banyak konten yang dapat merusak persatuan dan kesatuan,” ujarnya.
Dody menambahkan, tidak sedikit pengguna media sosial yang menyebarkan hujatan dan menimbulkan dampak negatif, termasuk mencoreng nama baik individu maupun institusi.
Karena itu, ia mengajak masyarakat menjadikan media sosial sebagai ruang positif.
“Mari bijak dalam bermedia sosial. Jadikan media sosial sebagai tempat pembelajaran positif yang membangun dan mendidik,” tegas Dody. (Us)
Discussion about this post