• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Minggu, 4 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Dua Roadmap OJK Jadi Arah Baru Pengembangan Pasar Modal Indonesia

Redaksi by Redaksi
14/04/2026
in EKBIS, NASIONAL
0
Logo OJK (Dok,. Humas OJK Jambi)

Logo OJK (Dok,. Humas OJK Jambi)

PostTweetShareScan

JT.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua peta jalan (roadmap) strategis periode 2026–2030 untuk memperkuat sektor pasar keuangan, yakni pengembangan pasar derivatif dan pasar modal berkelanjutan.

Kebijakan ini bertujuan memperdalam pasar keuangan, meningkatkan pelindungan investor, serta mendorong pendanaan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca juga

M. Lisman Puja Kesuma Berpulang, H. Suharto Sampaikan Duka

03/10/2026

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

03/10/2026

Polresta Bengkulu Hadir Jaga Keamanan dan Keselamatan Pengunjung Pantai Zakat

03/10/2026

Patroli Teluk 01 Polsek Teluk Segara Sasar Lokasi Rawan, Cegah 3C dan Balap Liar

03/10/2026

Kapolres Mukomuko Bersama Ketua Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Ponpes Miftahul ’Ulum

03/10/2026

Subdit Wisata Dit Pamobvit Polda Bengkulu Intensifkan Patroli Dialogis di Pantai Panjang dan Pasir Putih

03/10/2026

Kedua roadmap tersebut meliputi Roadmap Pengembangan Pasar Derivatif Berlandaskan Instrumen Pasar Modal 2026–2030 dan Roadmap Pasar Modal Berkelanjutan Indonesia 2026–2030. OJK menyatakan kebijakan ini juga sejalan dengan target penurunan emisi nasional menuju net zero emission pada 2060 atau lebih cepat, serta amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Melalui roadmap pengembangan pasar derivatif, OJK menargetkan terciptanya pasar yang likuid, efisien, dan kredibel. Pasar derivatif diharapkan dapat berfungsi sebagai instrumen manajemen risiko sekaligus memperdalam pasar keuangan domestik.

Strategi tersebut disusun dalam empat pilar utama. Pertama, penguatan pelindungan investor melalui klasifikasi investor, pembatasan leverage bagi investor ritel, serta penguatan pemisahan aset nasabah. Kedua, harmonisasi dan pengawasan intermediari melalui penyelarasan perizinan, tata kelola, dan manajemen risiko.

Ketiga, pengembangan pasar dengan memperluas variasi produk derivatif, baik yang diperdagangkan di bursa maupun di luar bursa (over-the-counter). Keempat, peningkatan efisiensi infrastruktur melalui penguatan bursa dan lembaga kliring agar memenuhi standar internasional.

Implementasi roadmap ini didukung oleh koordinasi lintas pemangku kepentingan, penguatan regulasi, serta peningkatan pengawasan dan edukasi kepada pelaku pasar.

Sementara itu, roadmap pasar modal berkelanjutan difokuskan untuk memperkuat peran pasar modal sebagai sumber pendanaan berbasis prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Empat pilar utama dalam roadmap ini mencakup penguatan regulasi, pengembangan produk, peningkatan partisipasi pelaku pasar, serta penguatan kolaborasi domestik dan internasional.

Data OJK menunjukkan, hingga Desember 2025, total penerbitan obligasi dan sukuk berkelanjutan mencapai Rp74,14 triliun. Komposisinya terdiri atas tema lingkungan sebesar 42,72 persen, sosial 28,82 persen, keberlanjutan 26,44 persen, dan sustainability-linked 2,02 persen.

Selain itu, produk reksa dana berbasis ESG mencatatkan nilai kelolaan (AUM) sebesar Rp9,98 triliun. Produk tersebut didominasi reksa dana indeks, diikuti reksa dana pendapatan tetap dan exchange traded fund (ETF).

OJK memproyeksikan pertumbuhan penerbitan obligasi dan sukuk berkelanjutan rata-rata 55,11 persen per tahun, serta reksa dana ESG tumbuh sekitar 14,36 persen per tahun melalui implementasi roadmap ini.

OJK menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam penyusunan roadmap, termasuk kementerian dan lembaga, self-regulatory organization (SRO), asosiasi industri keuangan, serta mitra pembangunan seperti Asian Development Bank.

Melalui kedua roadmap tersebut, OJK berharap tercipta sinergi antara pengembangan instrumen keuangan, peningkatan pelindungan investor, serta penguatan pendanaan berkelanjutan di Indonesia. (*/Stp)

 

Previous Post

Skutik Premium Stylo 160 Dapat Penyegaran Warna, Simak Detailnya

Next Post

Bangun Kolaborasi, PWI Kota Jambi Kunjungi Ditpolairud Polda Jambi

Artikel lainnya

EKBIS

Dari Curup, BI dan Wartawan Bicara Masa Depan Kopi Bengkulu

by Admin
28/09/2026
EKBIS

BI Percepat Transformasi Ekonomi Digital Daerah

by Admin
25/09/2026
NASIONAL

IAWP 2026 Jadi Ruang Perkenalkan Kekayaan Budaya Indonesia ke Dunia

by Admin
25/09/2026
NASIONAL

Polri-AFP Perkuat Kerja Sama Hadapi Kejahatan Transnasional Dalam SOM ke-14 di Bali

by Admin
25/09/2026
NASIONAL

Bank Raya Raih Penghargaan ESG 2026

by Admin
22/09/2026
EKBIS

Gas Miliki Honda BeAT Sporty! Ada Diskon Angsuran hingga Rp1,75 Juta

by Redaksi
16/09/2026
Next Post
Ketua PWI Kota Jambi bersama pengurus menyerhakan Plakat kepada Ditpolairud Polda Jambi di Mako Ditpolairud, Selasa (14/4/2026) (Dok. Dhea)

Bangun Kolaborasi, PWI Kota Jambi Kunjungi Ditpolairud Polda Jambi

Anggota Ditlantas Polda Jambi melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan perangkat ETLE Handheld dalam patroli di Kota Jambi, Selasa (14/4/2026). (Dok. Nahar)

Gunakan ETLE Handheld, Ditlantas Polda Jambi Tindak Pelanggaran di Sejumlah Jalan

Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali saat memberikan arahan kepada personel Polres Kerinci dalam kunjungan kerja, Selasa (14/4/2026) (Dok Humas)

Wakapolda Jambi Minta Personel Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

Petugas Kantor Pertanahan Bengkulu Tengah melakukan pengecekan bidang tanah dalam program PTSL 2026 di Desa Dusun Baru. (foto:yola)

PTSL 2026 Bengkulu Tengah Dikebut, Warga Antusias

Kapolda Bengkulu, Mardiyono, kuker ke Pulau Enggano, melakukan aksi lingkungan dengan menanam 500 bibit kelapa dan melepas 50 tukik. (Foto:yola)

Kapolda Bengkulu Sambangi Enggano, Bawa Layanan dan Aksi Lingkungan

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN