JT.COM – Polresta Bengkulu menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Kompetisi yang berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polresta Bengkulu, Minggu (28/6/2026), menjadi ajang unjuk kemampuan para gamer sekaligus seleksi menuju Kapolri Cup.
Turnamen yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dikoordinasikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bengkulu dengan menggandeng Indonesia E-Sport Association (IESPA). Kegiatan tersebut turut melibatkan Liaison Officer (LO) IESPA, Eko Putra Utama J., bersama jajaran panitia.
Sebanyak sembilan tim berpartisipasi dalam kompetisi ini. Para peserta berasal dari kalangan remaja Kota Bengkulu dan personel Polresta Bengkulu, dengan masing-masing tim beranggotakan lima pemain.
Persaingan berlangsung sengit menggunakan sistem gugur hingga menghasilkan tiga tim terbaik.
Tim MUTCHII tampil sebagai juara pertama setelah menunjukkan permainan konsisten sepanjang turnamen. Posisi runner-up diraih Tim VRNC, sementara Tim ARCHON menempati peringkat ketiga.
Selain membawa pulang trofi dan piagam penghargaan, para juara juga menerima uang pembinaan. Juara pertama memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1 juta, sedangkan juara ketiga menerima Rp500 ribu.
Berkat kemenangan tersebut, Tim MUTCHII berhak mewakili Polresta Bengkulu pada turnamen tingkat Polda Bengkulu sebagai tahapan seleksi menuju kompetisi nasional Kapolri Cup.
Suasana turnamen semakin semarak dengan penampilan cosplay karakter Mobile Legends yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dan penonton.
Kehadiran para cosplayer menambah kemeriahan acara sekaligus memperkuat nuansa kreatif yang identik dengan dunia e-sport.
Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempererat hubungan Polri dengan generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha yang memiliki minat besar terhadap olahraga elektronik.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bengkulu ingin mendorong lahirnya atlet e-sport berprestasi sekaligus memperkuat semangat sportivitas, kolaborasi, dan kebersamaan.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat menegaskan pihaknya terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu meningkatkan prestasi, profesionalisme, dan soliditas personel maupun masyarakat.
“Turnamen ini menjadi wadah untuk membangun sportivitas, mempererat kebersamaan, sekaligus mendukung pengembangan bakat di bidang e-sport. Kami ingin Polri semakin dekat dengan generasi muda dan mampu mengikuti perkembangan teknologi serta dunia digital,” ujarnya.
Melalui turnamen ini, Polresta Bengkulu berharap e-sport tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional. (Yl)
















Discussion about this post