JT.COM – Satu per satu juara Smanti Open 2026 naik ke podium. Mereka menerima hadiah setelah menuntaskan persaingan di turnamen bulu tangkis yang digelar di Lapangan Badminton Four Z, Kota Bengkulu.
Momen penyerahan hadiah menjadi salah satu perhatian dalam acara penutupan Smanti Open 2026, Sabtu (8/8/2026).
Kasubdit Bin Satpam Ditbinmas Polda Bengkulu, AKBP Banyu Erni Juarsih, SH., MH., turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang.
AKBP Banyu hadir mendampingi Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, Suharto, S.E., M.B.A. Ia merupakan istri Suharto.

Penyerahan hadiah berlangsung secara bergantian. Para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka selama mengikuti kompetisi.
Semanti Open 2026 menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-44 SMA Negeri 3 Kota Bengkulu. Turnamen ini diikuti 267 peserta dari berbagai daerah.
Peserta datang dari Bengkulu dan sejumlah daerah di luar provinsi. Di antaranya Lubuklinggau, Musi Rawas, Muara Enim, Palembang hingga Klaten.
Panitia membuka sejumlah kategori usia. Peserta termuda berasal dari kelompok usia 9 tahun. Kategori veteran juga ikut dipertandingkan.
Total hadiah yang diperebutkan dalam Smanti Open 2026 mencapai Rp40 juta.
Bagi Pengprov PBSI Bengkulu, turnamen ini tidak berhenti pada perebutan gelar juara. Kompetisi juga menjadi ruang untuk mengukur perkembangan atlet.
Ketua Pengprov PBSI Bengkulu, Suharto, mengatakan Smanti Open menjadi salah satu wadah untuk melihat potensi pemain. Pertandingan juga memberi gambaran mengenai kemampuan atlet dalam menghadapi persaingan.
“Kegiatan ini penting untuk menggali potensi atlet bulu tangkis, khususnya di Provinsi Bengkulu. Dari kegiatan seperti ini kita bisa melihat atlet yang memiliki potensi dan prestasi,” ujar Suharto.
Ia mendorong sekolah dan berbagai pihak lain ikut menggelar kompetisi bulu tangkis. Menurutnya, pertandingan yang rutin dapat menambah jam terbang dan membangun mental bertanding atlet muda.
“Kami berharap jangan hanya Smanti yang melakukan kegiatan seperti ini. Kalau bisa sekolah-sekolah lain juga ikut menggelar event bulu tangkis, sehingga dapat menunjang dan meningkatkan prestasi putra-putri kita,” katanya.
PBSI Bengkulu juga memasang target lebih tinggi. Pembinaan tidak hanya diarahkan untuk melahirkan juara di tingkat daerah, tetapi juga pemain yang mampu bersaing secara nasional.
“Bukan hanya mengejar juara di Bengkulu. Kami berharap atlet-atlet kita bisa menjadi juara di tingkat nasional,” tegas Suharto.

Kepala SMA Negeri 3 Kota Bengkulu, Rustiano, mengatakan Smanti Open 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-44 sekolah.
Menurutnya, turnamen juga menjadi sarana mempererat hubungan alumni dan keluarga besar SMA Negeri 3 Kota Bengkulu.
“Smanti Open 2026 ini merupakan rangkaian kegiatan HUT sekolah. Selain mengenang sejarah sekolah, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi alumni dan keluarga besar Semanti,” ujar Rustiano.
Ia mengapresiasi dukungan para atlet, pelatih, orang tua, PBSI, KONI, serta berbagai pihak yang ikut menyukseskan turnamen.
Berakhirnya Smanti Open 2026 meninggalkan dua hal penting. Para juara membawa pulang hadiah dan pengalaman. Sementara para atlet lainnya mendapat tambahan jam terbang dari persaingan dengan pemain berbagai daerah.
Bagi PBSI Bengkulu, turnamen tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan untuk menemukan dan mengembangkan bibit bulu tangkis potensial yang mampu membawa nama Bengkulu ke tingkat nasional. (Yl)
















Discussion about this post