• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab & Koreksi Berita
  • Iklan & Kerja Sama
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Sabtu, 31 Oktober 2026
Jabung Today
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN
Morning News
No Result
View All Result
  • ADVERTORIAL
  • DAERAH
  • EKBIS
  • KABAR TNI/POLRI
  • OTOMOTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PARLEMEN
  • HUKRIM
  • BINTAN

Kopi Bengkulu Tembus Italia: BI Perkuat Ekosistem Kopi dari Hulu hingga Pasar Global

Admin by Admin
07/09/2026
in EKBIS
0
PostTweetShareScan

JT.COM – Aroma kopi Bengkulu kini semakin jauh melangkah. Sebanyak 19,2 ton kopi Robusta Bengkulu resmi dikirim ke Italia dalam ekspor perdana yang dilepas di Kabupaten Kepahiang, Senin (7/9/2026).

Ekspor satu kontainer kopi tersebut memiliki nilai sekitar Rp1,26 miliar atau US$71.000.

Baca juga

Polri Dorong Profesionalisme Satpam, Perkuat Peran dalam Menjaga Keamanan Masyarakat

30/10/2026

Tinggalkan 3 Anak demi Berobat, Suminarti Dapat Bantuan Gubernur

30/10/2026

Polri Ungkap Produksi 525 Ton Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label

30/10/2026

Kapolri Perkuat Sinergi dengan Kemendes, Dorong Desa Bersih Narkoba dan Pemberdayaan Masyarakat

30/10/2026

Polri Mutasi Lima Pati dan Pamen, Kapusdokkes dan Kapuskeu Berganti

30/10/2026

Ingin Mendahului Kendaraan Lain?, Simak 6 Tips Aman dari Sinsen

30/10/2026

Kopi berasal dari koperasi, petani, dan pengusaha kopi di Provinsi Bengkulu yang bekerja sama dengan PT Alko Sumatra Kopi sebagai agregator ekspor.

Wakil Gubernur Bengkulu, Ir H. Mian, melepas langsung ekspor perdana tersebut.

Kegiatan turut dihadiri Bupati Kepahiang, Bupati Lebong, perwakilan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, kementerian/lembaga, perbankan, akademisi, asosiasi, pelaku industri, UMKM, kelompok tani, hingga sejumlah pemangku kepentingan.

Ekspor ini menjadi sinyal kuat bahwa kopi Bengkulu mulai mendapat tempat di pasar internasional.

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan mitra strategis membangun ekosistem kopi dari hulu hingga hilir.

Fokusnya mencakup peningkatan kualitas, kapasitas pelaku usaha, penguatan kelembagaan, pembiayaan, hingga pembukaan akses pasar ekspor.

“Ekspor perdana ini menjadi bukti bahwa kopi Bengkulu memiliki kualitas dan daya saing untuk menembus pasar global,” demikian keterangan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, dalam siaran pers, Senin (7/9/2026).

Bengkulu merupakan salah satu sentra kopi utama nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, provinsi ini tercatat sebagai produsen kopi terbesar kelima di Indonesia.

Kabupaten Kepahiang, Lebong, dan Rejang Lebong menjadi bagian penting dalam rantai produksi kopi Bengkulu.

Potensi itu terus diperkuat melalui tiga pilar pengembangan UMKM yang diterapkan Bank Indonesia. Ketiganya yakni korporatisasi, kapasitas, dan pembiayaan.

Korporatisasi diarahkan untuk memperkuat kelembagaan dan kemitraan. Sementara peningkatan kapasitas menyasar kualitas serta kemampuan usaha.

Adapun pembiayaan ditujukan untuk memperluas akses modal dan pasar.

Pada 2026, Bank Indonesia juga menggelar kurasi produk kopi melalui Departemen Ekonomi-Keuangan Inklusif dan Hijau.

Sebanyak 11 UMKM kopi Bengkulu dengan produk kategori premium dan fine mengikuti proses kurasi.

Mereka kemudian mendapat fasilitasi business matching dengan agregator dan calon pembeli.

Salah satu UMKM hasil kurasi tersebut ikut masuk dalam realisasi ekspor 19,2 ton kopi ke Italia.

Penguatan kopi Bengkulu tidak berhenti pada promosi. Bank Indonesia juga membantu kelompok kopi melalui dukungan sarana pascapanen.

Dukungan itu berupa rumah jemur kopi, mesin color sorter green beans, dan mesin roasting.

Pada kegiatan pelepasan ekspor, KPwBI Provinsi Bengkulu kembali menyerahkan bantuan secara simbolis kepada dua kelompok UMKM kopi.

Bantuan berupa mesin color sorter green beans dan mesin roasting.

Peralatan tersebut diharapkan meningkatkan kualitas dan konsistensi hasil pengolahan kopi.

Dengan begitu, pelaku usaha semakin siap memenuhi standar pasar nasional maupun internasional.

Rangkaian kegiatan juga diisi Bincang Kopi. Forum ini menghadirkan pelaku dari PT Alko Sumatra Kopi, Starbucks Coffee, Tomoro Coffee, serta barista Nichel Alfathah Saputra, peraih juara kompetisi barista pada Karya Kreatif Sumatera Utara 2026.

Diskusi membahas perjalanan kopi dari hulu hingga hilir. Mulai dari kualitas biji, peran agregator, kebutuhan industri, hingga peran barista dalam mengenalkan karakter kopi kepada konsumen.

Momentum ekspor juga dirangkai dengan penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Lebong, dan Rejang Lebong.

Kerja sama ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi unggulan di masing-masing daerah.

Kopi menjadi salah satu komoditas yang berpotensi diperkuat melalui kolaborasi tersebut. Ketiga kabupaten memiliki posisi penting dalam ekosistem produksi kopi Bengkulu.

Sinergi antardaerah diharapkan membuat pengembangan kopi berjalan lebih terintegrasi. Petani dan pelaku usaha juga diharapkan mendapat nilai tambah yang lebih besar.

Bank Indonesia juga meluncurkan PADEK (Platform Asal Usul dan Dashboard Ekonomi Kopi) Bengkulu.

Platform digital ini memperkuat sistem traceability atau ketertelusuran kopi melalui QR Code.

Buyer dapat memperoleh informasi mengenai asal kopi, karakteristik produk, hingga pelaku usaha. Sistem ini sekaligus memperkuat identitas dan kredibilitas kopi Bengkulu di pasar global.

Ekspor perdana ke Italia menjadi langkah awal. Bank Indonesia menargetkan semakin banyak UMKM kopi Bengkulu terhubung dengan pasar internasional.

Pengembangan selanjutnya diarahkan pada peningkatan kualitas, kontinuitas produksi, perluasan pasar, dan peningkatan nilai tambah bagi petani serta UMKM.

Dengan langkah itu, satu kontainer kopi yang berangkat ke Italia bukan sekadar transaksi ekspor. Ini menjadi pintu baru bagi kopi Bengkulu untuk naik kelas di pasar dunia. (Yl)

Previous Post

Waka DPRD Jambi Dorong Konsep Multiple Gateway untuk Logistik Nasional

Next Post

Brimob Polda Metro Jaya Semprot Jalan dan Bagikan Masker Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Artikel lainnya

EKBIS

BI Bengkulu Kompensasi 100 Ton Emisi, Perkuat Ekonomi Hijau

by Admin
30/10/2026
EKBIS

BI Bengkulu Perkenalkan Kekayaan Wastra Daerah Lewat Mode by Cheka

by Admin
23/10/2026
EKBIS

ISEF 2026 Perkuat Ekonomi Syariah, BI Bengkulu Dorong Wakaf Produktif

by Admin
23/10/2026
EKBIS

Rekomendasi Laptop untuk Kerja Hybrid, ASUS Zenbook DUO dengan Dua Layar Penuh

by Redaksi
15/10/2026
EKBIS

BRIEF 2026 Buka Peluang Investasi Bengkulu ke Pasar Global

by Admin
12/10/2026
EKBIS

Bengcoolen Fest 2026 Diserbu 20 Ribu Pengunjung, Transaksi Tembus Rp1,29 Miliar

by Admin
12/10/2026
Next Post

Brimob Polda Metro Jaya Semprot Jalan dan Bagikan Masker Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Polri Gerak Cepat Dukung Pemadaman Karhutla Sumsel dengan Formula X-Fire

Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polres Rejang Lebong Gencar Sambangi Warga

Kapolres Bengkulu Tengah Groundbreaking Pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Bukit

Gerak Cepat Polres Rejang Lebong dan Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Sukarami

Discussion about this post

Iklan

Populer

    Beranda -- Disclaimer -- Hak Jawab & Koreksi Berita -- Iklan & Kerja Sama -- Kode Etik -- Pedoman Media Siber -- Redaksi -- SOP Perlindungan Wartawan -- Tentang Kami

    Jl.Ternate, RT 03 No 49 Kel. Kebun Handil, Kec. Jelutung, Kota Jambi Kode Pos 36137
    Email : jabungtoday@gmail.com
    Phone / WA : 0813-1302-4411

    Copyright© 2026 Jabungtoday.com
    Developed by - OMG

    No Result
    View All Result
    • ADVERTORIAL
    • DAERAH
    • EKBIS
    • KABAR TNI/POLRI
    • OTOMOTIF
    • NASIONAL
    • OPINI
    • PEMERINTAHAN
    • PARLEMEN
    • HUKRIM
    • BINTAN