JT.COM – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah, resmi mengukuhkan pencak silat militer di lingkungan Kodam XX/TIB. Pengukuhan tersebut berlangsung di Sport Center Kodam XX/TIB, Padang, Kamis (23/4/2026).
Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa pencak silat merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang memiliki nilai-nilai luhur, seperti disiplin, keberanian, kehormatan, dan pengendalian diri.
“Pencak silat bukan sekadar seni bela diri, tetapi juga sarana untuk mengasah kemampuan dan mempererat kebersamaan antar prajurit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kemampuan bela diri merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki setiap prajurit TNI. Pencak silat militer, kata dia, menjadi salah satu kemampuan utama yang tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk mental, disiplin, serta naluri tempur.
Selain pencak silat, prajurit juga didorong untuk menguasai bela diri lain, seperti taekwondo dan karate, guna melengkapi variasi teknik dan meningkatkan ketangkasan.
Pangdam berharap pengukuhan pencak silat militer di Kodam XX/TIB dapat mendorong peningkatan pembinaan atlet, khususnya di Sumatera Barat. Menurut dia, hal ini sejalan dengan upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan prestasi di bidang olahraga bela diri.
“Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan prajurit, tetapi juga menjaga tradisi pencak silat yang telah berkembang di masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pembinaan yang berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan prestasi, baik di lingkungan Kodam maupun di tingkat daerah dan nasional.
Di akhir arahannya, Pangdam mengingatkan seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan disiplin serta mengutamakan aspek keselamatan selama latihan berlangsung. (*/Nhr)
















Discussion about this post