JT.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang sekitar 3 meter yang diduga memangsa ternak warga di RT 20, Kelurahan Talang Bakung, Jumat (24/4/2026).
Peristiwa bermula saat seorang warga hendak memberi makan ternak bebek miliknya. Ia mendapati jumlah ternaknya berkurang satu ekor. Setelah melakukan pencarian di sekitar kandang, warga tersebut justru menemukan seekor ular sanca yang berada di dalam lubang di samping kandang.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Damkartan Kota Jambi melalui layanan WhatsApp dan call center darurat 112.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan evakuasi setelah menerima laporan.
“Laporan kami terima dan langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan Regu 2 Pleton 3 sebanyak lima personel ke lokasi,” ujar Mustari dalam keterangan tertulis.
Petugas yang datang ke lokasi membawa peralatan evakuasi, seperti armada rescue, alat penjepit (stick grab), hook, serta alat pelindung diri (APD).
Namun, proses evakuasi tidak berjalan mudah. Petugas harus membongkar bagian pohon mati dan memperbesar lubang tempat ular bersembunyi agar dapat mengeluarkan hewan tersebut.
“Ada hambatan di lapangan, personel harus membongkar pohon yang sudah mati dan memperbesar lubang untuk memudahkan proses evakuasi,” kata Mustari.
Setelah berhasil dievakuasi, ular sanca tersebut diamankan dengan cara melakban bagian mulut untuk menghindari risiko saat penanganan.
“Ular yang berhasil ditangkap memiliki panjang sekitar 3 meter dengan bobot kurang lebih 50 kilogram,” tambahnya.
Damkartan Kota Jambi menyebutkan, penanganan tersebut dilakukan sesuai dengan standar operasional yang mengacu pada Permendagri Nomor 114 Tahun 2018 tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal Sub Urusan Kebakaran di daerah kabupaten/kota. (Stp)
















Discussion about this post