JT.COM – Sepeda motor warga Desa Suka Maju, Kabupaten Mukomuko, yang hilang pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, berhasil ditemukan kurang dari 24 jam.
Polsek Penarik Raya bersama masyarakat menemukan motor tersebut di area perkebunan. Saat ditemukan, kendaraan sengaja ditutupi pelepah sawit. Polisi juga mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial M untuk menjalani pemeriksaan.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 22.30 WIB. Korban panik setelah mendapati sepeda motor yang sebelumnya diparkir di samping rumah sudah tidak ada.
Korban kemudian berkoordinasi dengan warga. Informasi kehilangan langsung disebarkan melalui grup WhatsApp pemuda dan masyarakat Desa Suka Maju.
Respons cepat warga membuahkan hasil. Mereka menemukan sepeda motor korban di area kebun. Kendaraan tersebut tertutup pelepah sawit yang diduga digunakan untuk menyamarkan keberadaannya.
Di lokasi, warga juga menemukan dua orang yang gerak-geriknya mencurigakan. Warga kemudian mengamankan keduanya dan melakukan pemeriksaan awal.
Dari hasil pemeriksaan awal warga, salah satu di antaranya berinisial M diduga berkaitan dengan hilangnya sepeda motor tersebut. Warga kemudian membawa M ke rumah Kepala Dusun I Desa Suka Maju sebelum menghubungi Polsek Penarik Raya.
Mendapat laporan, personel Polsek Penarik Raya langsung menuju lokasi. Polisi kemudian mengamankan M dan membawa sepeda motor sebagai barang bukti ke Mapolsek Penarik Raya.
Saat ini, Polsek Penarik Raya masih menangani perkara tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mukomuko untuk proses penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Penarik Raya IPTU Atrawan Saswan, SH., MH. mengapresiasi respons cepat masyarakat dalam membantu menemukan kendaraan yang hilang.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan kerja sama antara polisi dan warga.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa kamtibmas tidak bisa dijaga polisi sendiri. Peran aktif masyarakat sangat penting. Kecepatan informasi, kepedulian warga, dan respons anggota di lapangan menjadi kunci,” ujar Atrawan.
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling.
“Informasi dari masyarakat sangat membantu mempercepat penanganan. Mari kita jaga lingkungan bersama. Jika melihat hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat,” katanya.
Penemuan motor hilang di kebun ini menjadi contoh pentingnya komunikasi antara masyarakat dan kepolisian.
Respons cepat warga membantu polisi bergerak lebih cepat dalam menangani laporan.
Polsek Penarik Raya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan dan membangun kolaborasi dengan masyarakat di wilayah hukumnya. (Dd)
















Discussion about this post