JT.COM – Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/2 Jambi menggelar razia gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Jambi pada Sabtu (25/4/2026) malam hingga Minggu (26/4/2026) dini hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi tahun 2026.
Razia dimulai pukul 23.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 02.00 WIB dengan menyasar sejumlah lokasi hiburan malam yang dinilai rawan pelanggaran dan tindak kejahatan. Dalam operasi tersebut, Denpom II/2 Jambi bekerja sama dengan unsur Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Komandan Denpom II/2 Jambi, Letkol CPM Deka Piro Sandira, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan disiplin dan kepatuhan hukum, khususnya bagi prajurit TNI dan aparatur sipil negara (ASN).
“Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Gaktib dan Yustisi TNI yang bersifat preventif sekaligus penindakan, khususnya bagi oknum TNI yang melanggar atau memasuki tempat yang dilarang,” ujar Deka.
Ia menambahkan, sasaran utama razia adalah tempat hiburan malam yang berpotensi menjadi lokasi pelanggaran.
“Malam ini sasaran kami adalah tempat hiburan malam yang rawan pelanggaran maupun kejahatan,” katanya.
Operasi tahun ini mengusung tema Ops Gaktib “Waspada Wira Kerambit” dan Ops Yustisi “Citra Wira Kerambit” dengan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis, namun tetap tegas dalam penegakan hukum.
Deka menegaskan, operasi akan berlangsung sepanjang tahun 2026 dengan waktu pelaksanaan yang disesuaikan.
“Operasi ini berlangsung selama satu tahun. Waktu pelaksanaannya akan kami atur. Kami juga bersinergi dengan BNN, Propam, dan Satpol PP untuk menjaga ketertiban dan keamanan,” ujarnya.
Sejumlah tempat hiburan malam yang disisir dalam razia ini antara lain New Grand Club, Luna Club Jambi, Amnesia, XTwo Karaoke and Lounge, VSOP Pub Bar and KTV, New Regent Lounge Jambi, VIP Pub Bar and KTV, serta X-Three Karaoke & Lounge.
Dari hasil pemeriksaan identitas pengunjung di seluruh lokasi, petugas tidak menemukan adanya anggota TNI, Polri, maupun ASN yang melanggar ketentuan. Situasi selama razia berlangsung terpantau aman dan kondusif. (Nhr)
















Discussion about this post