JT.COM – Upaya pengentasan kemiskinan kembali dilakukan melalui kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersama Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak dengan melaksanakan program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kecamatan Geragai, Kamis (23/4/2026).
Program ini disebut sebagai yang pertama di Indonesia karena melibatkan kerja sama antara lembaga pemasyarakatan dan BAZNAS.
Rumah yang telah dibangun diserahkan langsung kepada penerima manfaat, Suyono, oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar. Selain rumah layak huni, Suyono juga menerima bantuan uang tunai untuk pelunasan sisa pembayaran tanah.
Kepala Lapas Narkotika Muara Sabak, M Askari Utomo, mengatakan program tersebut merupakan gagasan Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jambi sebagai bentuk inovasi pembinaan sosial.
“Pengerjaan bedah rumah ini dilakukan oleh tujuh orang warga binaan yang tergabung dalam ‘Pasukan Merah Putih’ dan diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga minggu. Sementara material bangunan disediakan oleh BAZNAS,” ujarnya.
Ketua BAZNAS Tanjung Jabung Timur, H Syarifuddin, menjelaskan program ini merupakan bagian dari peningkatan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah Layak Huni (RLH).
“Ini merupakan kolaborasi pertama kami dengan pihak lapas dalam program bedah rumah. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial lainnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan penerima manfaat agar rumah yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik.
“Kebahagiaan Pak Suyono adalah kebahagiaan kami juga,” tambahnya.
Sementara itu, Irwan Rahmat Gumilar mengapresiasi keterlibatan warga binaan dalam pembangunan rumah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk pembinaan positif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Saya berharap program ini tidak berhenti sampai di sini. Ini rumah pertama, semoga ke depan bisa menjadi program rutin,” ujarnya.
Irwan juga menyebut pihak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan akan memberikan penghargaan kepada Kepala Lapas Muara Sabak dan Ketua BAZNAS Tanjab Timur atas inovasi tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia mendorong warga binaan untuk terus mengembangkan keterampilan yang dimiliki setelah bebas nanti.
“Mereka punya kemampuan, mulai dari pertukangan hingga keterampilan lainnya. Ini bisa menjadi bekal untuk hidup mandiri dan berkontribusi di masyarakat,” katanya.
Penerima manfaat, Suyono, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Saya sangat terbantu dengan adanya rumah ini dan bantuan untuk pelunasan tanah. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu,” ujarnya.
Salah satu warga setempat, Ahmad (45), turut mengapresiasi berbagai program pembangunan yang dilakukan pemerintah, termasuk perhatian Gubernur Jambi Al Haris terhadap infrastruktur.
“Kami melihat pemerintah, khususnya Pak Gubernur Al Haris, sudah bekerja nyata. Perbaikan jalan menggunakan material pada titik-titik prioritas seperti di ruas Pungut Mudik–Sungai Kuning sangat membantu aktivitas masyarakat,” katanya.
Program ini diharapkan menjadi contoh sinergi antar-lembaga dalam mengatasi persoalan sosial, khususnya kemiskinan, sekaligus mendorong pemberdayaan warga binaan agar lebih produktif. (Us)
















Discussion about this post